MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 21 April 2017 07:23
Defisit, Tak Ada Proyek Baru di Kukar
-ilustrasi.

PROKAL.CO, TENGGARONG - Kekurangan (defisit) anggaran belanja dan pendapatan (APBD) Kukar tiap tahun jadi momok bagi upaya membangun daerah ke depan. Musrenbang 2017 Maret lalu, dikabarkan pengurangan anggaran bakal terus terjadi dan tertuang dalam APBD.

Kabag Pembangunan Setkab Kukar Hamly mengatakan, pada tahun ini Kukar tak ada merencanakan proyek pembangunan infrastruktur yang baru. Efisiensi anggaran ini karena potensi penerimaan daerah di APBD masih rendah. Terlebih konsentrasi anggaran seperti yang disampaikan Bupati Rita Widyasari, dapat terpusat dan lebih fokus pada program berkualitas.

“Pada 2017 hanya satu proyek multiyears yang berlanjut yakni pembangunan Jalan Sebelimbingan-Tuana Tuha menyisakan sekitar 26 km masih berupa agregat. Pada 2017 ini, jalan tersebut akan dirigid (beton) dengan anggaran multiyears sebesar Rp 212 miliar, administrasi pelelangan sedang diproses,” ungkapnya.

Sementara itu, satu paket proyek anggaran multiyears lainnya saat ini masih dibahas yakni Jalan Bukit Biru Batuah. “Jalan yang pasti dikerjakan tahun ini Sebelimbingan-Tuana Tuha  karena jalan ini sempat rusak berat, pengendara pernah 4-5 hari menginap di jalan karena tak bisa dilalui,” ujarnya.

Menurut dia, mulai rusaknya jalan ini tak lama setelah jalan pendekat Jembatan Martadipura tersambung. Kendaraan tak hanya bertonase besar, namun frekuensi yang melintas di jalur ini juga meningkat. “Terdapat beberapa perusahaan ingin berkontribusi memperbaiki jalan darurat ini, mulai menyumbang material hingga membantu dengan alat berat,” bebernya.

Pada 2015, lanjutnya, APBD Kukar lebih dari cukup, apapun usulan saat itu bisa terpenuhi. APBD mencapai Rp 6,91 triliun, angka tersebut belum termasuk tambahan dari silpa. Defisit mulai menjadi momok pada 2016. Meski APBD mencapai Rp 6,5 triliun, hampir 40 persen anggaran di SKPD dipangkas. Hal ini terjadi karena isu rasionalisasi terkait defisit anggaran, termasuk pengurangan Bantuan Keuangan Pemprov Kaltim dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. “Defisit terparah pada 2017 ini, APBD hanya mencapai Rp 2,8 triliun,” ujarnya.

Lanjut Hamly, pada 2017 usulan desa dan kelurahan untuk membangun jalan lingkungan kemungkinan tak ada yang terlaksana. Sebab, dari 18 kecamatan di Kukar, hanya mendapat anggaran masing-masing Rp 2 miliar. “Karena defisit pemkab saat ini menggenjot pembangunan dengan melibatkan perusahaan seperti pembangunan Jembatan Sedulang di Muara Kaman yang diperkirakan menghabiskan Rp 350 juta yang dibebankan kepada perusahaan. Saat ini masih proses pengumpulan dana,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada 2014 APBD Kukar cukup melimpah. Saking gemuknya alokasi dana itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kukar saat ini, Dinas PU mendapat alokasi Rp 1,4 triliun. Bahkan hingga Juli, anggaran baru terserap Rp 200 miliar.

Sama halnya Disdik Kukar juga mendapat anggaran Rp 1 triliun lebih dari 2014-2015. “Defisit saat ini membuat berbagai pihak sangat sensitif menggunakan anggaran, namun pihaknya tetap komitmen dan memperjuangkan pembayaran triwulan pertama gaji THL/guru se-Kukar yang baru diselesaikan pekan lalu,” jelas Eryadi kasubag Program Keuangan Disdikbud Kukar.

Menurut sumber media ini, satu proyek multiyears yang masih dibahas saat ini yakni akses jalan dua arah terbentang sepanjang 36 kilometer dengan lebar 24 meter menembus Kelurahan Bukit Biru-Batuah Kecamatan Loa Janan. Proyek ini diperkirakan dibagi dalam tiga paket dengan total anggaran Rp 500 miliar. “Sekitar Rp 500 miliar ini dilelang menjadi empat paket (4 perusahaan kontraktor yang bekerja) agar cepat selesai, saat ini masih proses untuk masuk lelang,” ucap sumber media ini yang enggan dikorankan namanya.

Pada multiyears 2013–2016 proyek Bukit Biru-Batuah ini menelan anggaran Rp 490 miliar, termasuk pembebasan lahan yang dikerjakan PT Mawatindo. Namun, proyek ini dikabarkan tak sesuai progres karena dari 36 km, hanya di titik sta 7-36 (Batuah) yang digarap oleh Mawatindo. Sementara itu, di titik dari Bukit Biru sta 1-7 masih belum dibebaskan, lahannya sementara pembayaran sudah dilakukan 100 persen. “Dari sta 7 ini hanya sekitar 1 km lebih yang lantai dasar cor yang rampung. Sementara di sta 13-19 masih berupa agregat,” ucapnya.

Sisa proyek ini, lanjut dia, kemungkinan dikerjakan memakai anggaran multiyeras 2017. Sebab jalan ini masih banyak terdapat bukaan hamparan tanah dan beberapa ada yang ditimbun. “Pada sta 20-26 cukup banyak gunung bebatuan, untuk membukanya harus di-blasting. Jika pakai alat berat bisa rusak,” terangnya.

Media ini melakukan konfirmasi ke sejumlah narasumber di Dinas PU. Namun, sayang nyaris semua pejabat yang mengetahui  pengadaan ini enggan membuka suara termasuk saat media ini melakukan konfirmasi kepada Restu (PPTK proyek Batuan-Bukit Biru 2013-2016). (adw/lhl/k16)


BACA JUGA

Jumat, 28 April 2017 07:43

Usung Optimisme lewat Produk Baru di IIMS 2017

JAKARTA – Di tengah optimisme memulihkan penjualan produk otomotif, gelaran Indonesia International…

Jumat, 28 April 2017 07:37
Pasarkan Setrum dari Pembangkit Sistem Mahakam hingga Wilayah Utara

Penyediaan Listrik Mahal, Masih Andalkan Subsidi Silang

Menggenjot profit, PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek (UIP) Kalimantan Bagian Timur berupaya memperluas…

Jumat, 28 April 2017 07:26

WOOWW..!! Alfamart Akan Buka 1.500 Gerai

PT SUMBER Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan pendapatan 2016 sebesar Rp 56,1 triliun. Angka tersebut…

Jumat, 28 April 2017 07:13

Penerapan Euro 5 Tunggu Kesiapan Kilang

MENTERI Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah masih mendalami regulasi…

Kamis, 27 April 2017 07:44

Pertamina Bentuk Satgas Amankan Kuota BBM Ramadan

SAMARINDA – Ramadan sebulan lagi. PT Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG selama Ramadan hingga…

Kamis, 27 April 2017 07:28

2020, Produksi Mobil Ditarget 2,5 Juta Unit

MESKI saat ini masih dalam tren perlambatan, industri otomotif di Tanah Air diyakini bakal tumbuh pesat…

Kamis, 27 April 2017 07:24

Bayar Pajak, Perempuan Bisa Sendiri atau Ikut Suami

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, persentase perempuan dalam dunia kerja terbilang…

Kamis, 27 April 2017 07:22

Bertahan Justru karena Perubahan

PERKEMBANGAN teknologi melahirkan banyak perusahaan rintisan berbasis digital. Mulai dari menjajakan…

Kamis, 27 April 2017 07:20

Akhirnya! IHSG Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

PASAR saham Indonesia kembali mencatatkan rekor penutupan all time high pada perdagangan kemarin. Indeks…

Kamis, 27 April 2017 07:18

OJK Turunkan Syarat IPO Industri Kecil

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) berencana menyeret turun syarat bagi industri kecil yang ingin go public.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .