MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 21 April 2017 07:23
Defisit, Tak Ada Proyek Baru di Kukar
-ilustrasi.

PROKAL.CO, TENGGARONG - Kekurangan (defisit) anggaran belanja dan pendapatan (APBD) Kukar tiap tahun jadi momok bagi upaya membangun daerah ke depan. Musrenbang 2017 Maret lalu, dikabarkan pengurangan anggaran bakal terus terjadi dan tertuang dalam APBD.

Kabag Pembangunan Setkab Kukar Hamly mengatakan, pada tahun ini Kukar tak ada merencanakan proyek pembangunan infrastruktur yang baru. Efisiensi anggaran ini karena potensi penerimaan daerah di APBD masih rendah. Terlebih konsentrasi anggaran seperti yang disampaikan Bupati Rita Widyasari, dapat terpusat dan lebih fokus pada program berkualitas.

“Pada 2017 hanya satu proyek multiyears yang berlanjut yakni pembangunan Jalan Sebelimbingan-Tuana Tuha menyisakan sekitar 26 km masih berupa agregat. Pada 2017 ini, jalan tersebut akan dirigid (beton) dengan anggaran multiyears sebesar Rp 212 miliar, administrasi pelelangan sedang diproses,” ungkapnya.

Sementara itu, satu paket proyek anggaran multiyears lainnya saat ini masih dibahas yakni Jalan Bukit Biru Batuah. “Jalan yang pasti dikerjakan tahun ini Sebelimbingan-Tuana Tuha  karena jalan ini sempat rusak berat, pengendara pernah 4-5 hari menginap di jalan karena tak bisa dilalui,” ujarnya.

Menurut dia, mulai rusaknya jalan ini tak lama setelah jalan pendekat Jembatan Martadipura tersambung. Kendaraan tak hanya bertonase besar, namun frekuensi yang melintas di jalur ini juga meningkat. “Terdapat beberapa perusahaan ingin berkontribusi memperbaiki jalan darurat ini, mulai menyumbang material hingga membantu dengan alat berat,” bebernya.

Pada 2015, lanjutnya, APBD Kukar lebih dari cukup, apapun usulan saat itu bisa terpenuhi. APBD mencapai Rp 6,91 triliun, angka tersebut belum termasuk tambahan dari silpa. Defisit mulai menjadi momok pada 2016. Meski APBD mencapai Rp 6,5 triliun, hampir 40 persen anggaran di SKPD dipangkas. Hal ini terjadi karena isu rasionalisasi terkait defisit anggaran, termasuk pengurangan Bantuan Keuangan Pemprov Kaltim dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. “Defisit terparah pada 2017 ini, APBD hanya mencapai Rp 2,8 triliun,” ujarnya.

Lanjut Hamly, pada 2017 usulan desa dan kelurahan untuk membangun jalan lingkungan kemungkinan tak ada yang terlaksana. Sebab, dari 18 kecamatan di Kukar, hanya mendapat anggaran masing-masing Rp 2 miliar. “Karena defisit pemkab saat ini menggenjot pembangunan dengan melibatkan perusahaan seperti pembangunan Jembatan Sedulang di Muara Kaman yang diperkirakan menghabiskan Rp 350 juta yang dibebankan kepada perusahaan. Saat ini masih proses pengumpulan dana,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada 2014 APBD Kukar cukup melimpah. Saking gemuknya alokasi dana itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kukar saat ini, Dinas PU mendapat alokasi Rp 1,4 triliun. Bahkan hingga Juli, anggaran baru terserap Rp 200 miliar.

Sama halnya Disdik Kukar juga mendapat anggaran Rp 1 triliun lebih dari 2014-2015. “Defisit saat ini membuat berbagai pihak sangat sensitif menggunakan anggaran, namun pihaknya tetap komitmen dan memperjuangkan pembayaran triwulan pertama gaji THL/guru se-Kukar yang baru diselesaikan pekan lalu,” jelas Eryadi kasubag Program Keuangan Disdikbud Kukar.

Menurut sumber media ini, satu proyek multiyears yang masih dibahas saat ini yakni akses jalan dua arah terbentang sepanjang 36 kilometer dengan lebar 24 meter menembus Kelurahan Bukit Biru-Batuah Kecamatan Loa Janan. Proyek ini diperkirakan dibagi dalam tiga paket dengan total anggaran Rp 500 miliar. “Sekitar Rp 500 miliar ini dilelang menjadi empat paket (4 perusahaan kontraktor yang bekerja) agar cepat selesai, saat ini masih proses untuk masuk lelang,” ucap sumber media ini yang enggan dikorankan namanya.

Pada multiyears 2013–2016 proyek Bukit Biru-Batuah ini menelan anggaran Rp 490 miliar, termasuk pembebasan lahan yang dikerjakan PT Mawatindo. Namun, proyek ini dikabarkan tak sesuai progres karena dari 36 km, hanya di titik sta 7-36 (Batuah) yang digarap oleh Mawatindo. Sementara itu, di titik dari Bukit Biru sta 1-7 masih belum dibebaskan, lahannya sementara pembayaran sudah dilakukan 100 persen. “Dari sta 7 ini hanya sekitar 1 km lebih yang lantai dasar cor yang rampung. Sementara di sta 13-19 masih berupa agregat,” ucapnya.

Sisa proyek ini, lanjut dia, kemungkinan dikerjakan memakai anggaran multiyeras 2017. Sebab jalan ini masih banyak terdapat bukaan hamparan tanah dan beberapa ada yang ditimbun. “Pada sta 20-26 cukup banyak gunung bebatuan, untuk membukanya harus di-blasting. Jika pakai alat berat bisa rusak,” terangnya.

Media ini melakukan konfirmasi ke sejumlah narasumber di Dinas PU. Namun, sayang nyaris semua pejabat yang mengetahui  pengadaan ini enggan membuka suara termasuk saat media ini melakukan konfirmasi kepada Restu (PPTK proyek Batuan-Bukit Biru 2013-2016). (adw/lhl/k16)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 10:00

TERNYATA..!! Masih Ada 82 Desa di Kaltim-Kaltara yang Belum Teraliri Listrik

SAMARINDA - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) mencatat…

Senin, 25 September 2017 07:19

PLN Ajak Industri Masuk Jaringan

SAMARINDA – Pasokan setrum yang surplus hingga 130 megawatt (MW) menjadi peluang bagi PT PLN (Persero)…

Senin, 25 September 2017 07:13

Semua Sektor Nantikan Perbaikan Infrastruktur

SAMARINDA – Selain menanti diversifikasi, perbaikan kinerja ekonomi di Kaltim juga menantikan…

Senin, 25 September 2017 07:11

Kaltim Butuh Penyesuaian Lebih Cepat

BALIKPAPAN – Turunnya suku bunga acuan dari bank sentral tak langsung direspons perbankan untuk…

Senin, 25 September 2017 07:10

Inflasi Triwulan III Bakal Lebih Tinggi

SAMARINDA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim, memprediksi akan ada lonjakan inflasi…

Senin, 25 September 2017 07:07

Investasi ke Start-up Mesti Cermat

SAMARINDA – Maraknya kemunculan para pelaku bisnis start-up yang melakukan penghimpunan modal…

Senin, 25 September 2017 07:06

Kredit Berpeluang Tumbuh Dua Digit

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo…

Senin, 25 September 2017 07:05

Biaya Isi Ulang e-Money, Perbankan Ingin Lebih Tinggi

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyatakan, usulan industri perbankan atas batas atas biaya isi…

Senin, 25 September 2017 07:04

Predikat Utang Tiongkok Turun Satu Tingkat

LEMBAGA Pemeringkat Internasional, Standard and Poors (S&P) menurunkan peringkat utang Tiongkok…

Senin, 25 September 2017 07:04

Baru 10 Persen Kebutuhan Hunian Terpenuhi

BALIKPAPAN – Ketersedian rumah di Kota Minyak masih minim. Dinas Perumahan dan Pemukiman Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .