MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 20 April 2017 09:53
Let's Save The Environment!
-

PROKAL.CO, JIKA kondisi lingkungan enggak sehat, maka kehidupan di bumi ikut terganggu. Sayangnya, polusi dan kerusakan alam enggak bisa dihilangkan. Akan tetapi, kita masih dapat melakukan berbagai pencegahan. Nah, Zetizen Kaltim sudah mewawancarai Pandu Dharma Wicakshono, presiden Green Generation Indonesia, tentang aksi sederhana yang berdampak besar untuk lingkungan. Apa aja sih? Check'em out! (*/fzn/*/yjm/k16)
 
Do Not Littering
Mungkin terlihat sepele, tapi banyak banget orang yang suka membuang sampah di sembarang tempat, baik di daratan maupun lautan. Indonesia merupakan negara penyumbang sampah kedua terbesar dunia setelah Tiongkok. Kebiasaan ini bisa menyebabkan terjadinya pencemaran air laut, terganggunya ekosistem laut, dan matinya satwa karena mengira sampah adalah makanan. So stop doing it!

Use The Power Wisely
Hemat bukan berarti pelit. Kita bisa menggunakan energi secara efisien dan efektif. Apalagi ada sebagian sumber daya yang enggak bisa diperbarui. Jika memakai dengan berlebihan, akibat jangka pendeknya bakal menyebabkan kenaikan harga barang. Akan tetapi, dalam jangka panjang akan menyebabkan SDA habis. Karena itu, pakai secukupnya saja.

Bring The Tumbler
Coba bayangkan jika dalam satu kelas di sebuah sekolah ada sepuluh anak yang mengonsumsi air minum kemasan. Kalikan hingga 12, maka ada 120 sampah botol plastik dalam sehari, 720 seminggu dan 2880 sebulan. Banyak banget, kan? Oleh sebab itu, dengan membawa tumbler dari rumah, secara enggak langsung kita juga berperan aktif dalam merawat lingkungan.

Eat and Finish It!
Lho, apa hubungannya makan dengan lingkungan? Well, pernah mendengar istilah jejak karbon? Ini adalah jumlah emisi gas rumah kaca yang dilepaskan oleh individu atau kelompok dalam melakukan kegiatan per periode tertentu. Nah, pengedaran dan transportasi makanan lokal maupun antar negara adalah penyumbang polusi terbesar nomor satu. Makan secukupnya dan selalu menghabiskannya dijamin bakal mengurangi laju aktivitas jejak karbon dari peredaran makanan. Apalagi jika banyak yang melakukannya.


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 06:28

Jadi Tuan Rumah Gelaran Seminar dan Pelatihan PLC

Oleh: Elektro Industri 2016 Politeknik Negeri Balikpapan SABTU (9/6), mahasiswa semester 4 elektronika…

Senin, 18 Juni 2018 06:26

Aktif Bergerak di Bidang Kemanusiaan

SESUAI namanya, Borneo Organization of Student Service (BOSS) Smaridasa merupakan klub pelayanan yang…

Senin, 18 Juni 2018 06:22

Aksi PenolakanUang Pangkal

VIDEO mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang mengadang mobil rektor, viral di media sosial.…

Senin, 18 Juni 2018 06:19

Enhance Your Creativity!

SETUJU enggak, kalau kreativitas sangat diperlukan untuk melakukan improvisasi di kehidupan sehari-hari.…

Minggu, 17 Juni 2018 00:19

The Guilty Pleasure of Eid Dishes

SETELAH sebulan penuh menahan lapar, dahaga, dan menjaga amalan baik, kini kita semua bertemu kembali…

Minggu, 17 Juni 2018 00:15

Kebanyakan Makan Berisiko Penyakit

SETELAH sebulan penuh menahan lapar dan haus, hari ini kita bisa melampiaskan keinginan untuk makan…

Minggu, 17 Juni 2018 00:11

The Back-Up Plan

ZET Rangers pasti setuju kan kalau masakan Lebaran paling bisa menggugah selera banget. Enggak jarang…

Kamis, 14 Juni 2018 06:44

DOMPET TEBAL DI HARI RAYA

SELAIN kumpul bareng keluarga, momen Lebaran nggak akan pas tanpa tunjangan hari raya (THR). Tradisi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:41

Umur Bertambah, Nominal Berkurang

SIAPA yang setuju dengan statement di atas? Sebanyak 40 persen Zetizen berusia 15–20 tahun merasa…

Kamis, 14 Juni 2018 06:35

Ke Mana Larinya THR?

SETELAH sebulan menahan hawa nafsu plus kehabisan uang untuk buka bersama, THR jadi pelampiasan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .