MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Kamis, 20 April 2017 08:50
Mengajarkan Anak Bernegosiasi
TEMAN BERMAIN: Interaksi orangtua dan anak harus dibentuk sedini mungkin. Sadar akan hal itu, Jeane dan suami selalu bermain bersama anak-anaknya.

PROKAL.CO, MALAM semakin larut saat Jeane Stavia dan suaminya, Harris Muqaddar, mengerjakan projek permainan wayang orang.

Tak peduli dengan rasa kantuk, keduanya kompak menyelesaikan permainan edukasi yang dibuat untuk putra pertama mereka, Muhammad Arshavin Muqaddar (3).

Keesokan harinya saat memberikan permainan tersebut kepada Javin–sapaan putranya, dia hanya melirik malas dan memutus tali-tali mainan wayang. Jeane Stavia–yang akrab disapa Avia– dan suaminya hanya bisa pasrah, memaklumi jika putranya tidak menyukai mainan yang dibuatnya.

“Saya dan suami akhirnya paham, kalau ingin memberikan permainan kepada anak, harus dilihat dulu anak suka atau tidak. Walaupun kami membuat mainan yang ada edukasinya untuk anak. Sejak Javin usia 7 bulan saya suka bikin mainan sendiri, yang bisa merangsang motorik kasar dan halus anak dan berlanjut sampai ke adiknya,” ujar Avia saat diwawancarai di Ruang Giat Samarinda, Sabtu (15/4).

Dalam mendidik putra-putrinya, Avia dan Harris memang sangat kompak. Di tengah kesibukan, keduanya tetap menyediakan waktu khusus untuk anak, terutama Harris. Dengan bonding time, seorang ayah bisa dekat, mengenal karakter anak, dan membentuknya agar memiliki karakter yang positif.

“Intinya, main bersama anak berarti ayah bundanya juga ikut belajar. Memahami karakter dan cara belajar anak,” tutur alumnus Teknik Industri Bina Nusantara, Jakarta, itu.

Avia dan Harris menyadari, mendidik anak adalah tugas serta tanggung jawab berdua, berawal dari rumah mereka.

“Saya suka membaca buku ataupun artikel parenting, saya bagi ke suami. Kami berdua saling belajar untuk mendidik anak, mulai dari tumbuh kembang, agama, serta pendidikan karakter anak," jelasnya.

Karena sebenarnya, sambung Avia, mendidik anak adalah mendidik diri sendiri, terutama cara mendidik dan mengontrol rasa keakuan sebagai orangtua. Perempuan berkulit putih itu sadar, jika anak-anaknya pasti memiliki penilaian sendiri terhadap orangtuanya.

Sebagai orangtua, Avia dan Harris merasa masih banyak kekurangan. Makanya sebelum tidur, mereka dan anak-anaknya saling bercerita dan melakukan koreksi.

Menjadi orangtua di era digital, menurut Avia, memang banyak tantangan. “Contohnya, anak pertama saya Javin, diizinkan menonton televisi hanya di weekend. Itu pun setelah dia melakukan tanggung jawabnya. Saya kontrol benar apa yang dia tonton, tidak pernah sendirian, selalu saya dampingi atau didampingi pengasuh saat saya sibuk,” kisahnya.

Namun, sambung Avia, hal yang menjadi pekerjaan rumahnya dan suami adalah pada saat Javin bertanya, mengapa ayah dan bundanya boleh memegang handphone setiap hari. Sedangkan Javin hanya boleh memegang gadget setiap weekend.

“Susah mengerem diri sendiri untuk tidak pegang ponsel saat ada anak. Jadi, saya dan suami memutuskan untuk bergantian tidak pegang ponsel,” tutur perempuan kelahiran Jakarta, 24 Juni 1987 tersebut.

Dalam urusan bermain gadget, Avia mengaku putranya sudah bisa kontrol diri. Jika boleh menonton, kemudian waktu menonton habis sesuai perjanjian, Javin tidak akan menangis. Kecuali di saat moodnya sedang tidak bagus.

“Kalau sudah begitu, kembali lagi saya mengajak dia bernegosiasi. Memiliki anak tiga tahun dan lebih kecil lagi, harus bisa negosiasi dan menepatinya. Harus sabar juga menerima negoisasi dari anak. Kalau anak kedua, Kalisya, biasanya mengikuti apa yang dikerjakan abangnya,” urai pemilik Ruang Giat tersebut.

(*/ni/her/k9)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 08:47

Higienis saat Haid, Hindari Infeksi

SAAT datang bulan, hampir semua perempuan menggunakan pembalut agar tetap nyaman beraktivitas selama…

Kamis, 22 Juni 2017 08:45

Scabies, Gatal Menular

Umumnya, kutu hidup di rambut. Ada pula kutu yang hidup di kulit. Gigitan kutu ini bisa membuat gatal.…

Kamis, 22 Juni 2017 08:43

Sate Jamur 11

Bahan-bahan: 200 gram (gr) tempe gembus potong kotak 100 gr jamur tiram   Bumbu ungkep: 3 siung…

Kamis, 22 Juni 2017 08:42

Ogura Chocolate Super Moist

Bahan-bahan: 5 butir kuning telur 1 butir telur utuh 70 ml minyak goreng 70 ml susu cair 1 sendok teh…

Kamis, 22 Juni 2017 08:41

Basic Meringues

Bahan-bahan: 4 putih telur (suhu ruangan) Sejumput garam halus 1 cup gula caster (220 gr) 1/2 sendok…

Rabu, 21 Juni 2017 09:11

Tes Kesiapan Anak Sekolah

PENDIDIKAN formal di sekolah salah satu hal penting yang harus didapatkan anak. Sebagian besar orangtua…

Rabu, 21 Juni 2017 09:10

Berikan Mainan yang Mengasah Otak

BERMAIN secara fisik tak hanya membuat anak senang, tetapi juga dapat merangsang otak buah hati Anda.…

Rabu, 21 Juni 2017 09:09

Bernyanyi Optimalkan Perkembangan

MENDUKUNG tumbuh kembang buah hati tak sekadar dengan mencukupi kebutuhan nutrisi saja. Orangtua harus…

Selasa, 20 Juni 2017 09:11

Kurang Oksigen, Tubuh Mudah Kantuk

KURANG darah alias anemia dapat memicu tubuh menjadi selalu ingin tidur, kerap mengantuk. Hati-hati…

Selasa, 20 Juni 2017 09:10

Kenali Pemicu Kantuk

MENGANTUK bisa jadi tanda tubuh mengalami kelelahan. Keadaan tersebut bila dibiarkan terus-menerus tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .