MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Kamis, 20 April 2017 08:50
Mengajarkan Anak Bernegosiasi
TEMAN BERMAIN: Interaksi orangtua dan anak harus dibentuk sedini mungkin. Sadar akan hal itu, Jeane dan suami selalu bermain bersama anak-anaknya.

PROKAL.CO, MALAM semakin larut saat Jeane Stavia dan suaminya, Harris Muqaddar, mengerjakan projek permainan wayang orang.

Tak peduli dengan rasa kantuk, keduanya kompak menyelesaikan permainan edukasi yang dibuat untuk putra pertama mereka, Muhammad Arshavin Muqaddar (3).

Keesokan harinya saat memberikan permainan tersebut kepada Javin–sapaan putranya, dia hanya melirik malas dan memutus tali-tali mainan wayang. Jeane Stavia–yang akrab disapa Avia– dan suaminya hanya bisa pasrah, memaklumi jika putranya tidak menyukai mainan yang dibuatnya.

“Saya dan suami akhirnya paham, kalau ingin memberikan permainan kepada anak, harus dilihat dulu anak suka atau tidak. Walaupun kami membuat mainan yang ada edukasinya untuk anak. Sejak Javin usia 7 bulan saya suka bikin mainan sendiri, yang bisa merangsang motorik kasar dan halus anak dan berlanjut sampai ke adiknya,” ujar Avia saat diwawancarai di Ruang Giat Samarinda, Sabtu (15/4).

Dalam mendidik putra-putrinya, Avia dan Harris memang sangat kompak. Di tengah kesibukan, keduanya tetap menyediakan waktu khusus untuk anak, terutama Harris. Dengan bonding time, seorang ayah bisa dekat, mengenal karakter anak, dan membentuknya agar memiliki karakter yang positif.

“Intinya, main bersama anak berarti ayah bundanya juga ikut belajar. Memahami karakter dan cara belajar anak,” tutur alumnus Teknik Industri Bina Nusantara, Jakarta, itu.

Avia dan Harris menyadari, mendidik anak adalah tugas serta tanggung jawab berdua, berawal dari rumah mereka.

“Saya suka membaca buku ataupun artikel parenting, saya bagi ke suami. Kami berdua saling belajar untuk mendidik anak, mulai dari tumbuh kembang, agama, serta pendidikan karakter anak," jelasnya.

Karena sebenarnya, sambung Avia, mendidik anak adalah mendidik diri sendiri, terutama cara mendidik dan mengontrol rasa keakuan sebagai orangtua. Perempuan berkulit putih itu sadar, jika anak-anaknya pasti memiliki penilaian sendiri terhadap orangtuanya.

Sebagai orangtua, Avia dan Harris merasa masih banyak kekurangan. Makanya sebelum tidur, mereka dan anak-anaknya saling bercerita dan melakukan koreksi.

Menjadi orangtua di era digital, menurut Avia, memang banyak tantangan. “Contohnya, anak pertama saya Javin, diizinkan menonton televisi hanya di weekend. Itu pun setelah dia melakukan tanggung jawabnya. Saya kontrol benar apa yang dia tonton, tidak pernah sendirian, selalu saya dampingi atau didampingi pengasuh saat saya sibuk,” kisahnya.

Namun, sambung Avia, hal yang menjadi pekerjaan rumahnya dan suami adalah pada saat Javin bertanya, mengapa ayah dan bundanya boleh memegang handphone setiap hari. Sedangkan Javin hanya boleh memegang gadget setiap weekend.

“Susah mengerem diri sendiri untuk tidak pegang ponsel saat ada anak. Jadi, saya dan suami memutuskan untuk bergantian tidak pegang ponsel,” tutur perempuan kelahiran Jakarta, 24 Juni 1987 tersebut.

Dalam urusan bermain gadget, Avia mengaku putranya sudah bisa kontrol diri. Jika boleh menonton, kemudian waktu menonton habis sesuai perjanjian, Javin tidak akan menangis. Kecuali di saat moodnya sedang tidak bagus.

“Kalau sudah begitu, kembali lagi saya mengajak dia bernegosiasi. Memiliki anak tiga tahun dan lebih kecil lagi, harus bisa negosiasi dan menepatinya. Harus sabar juga menerima negoisasi dari anak. Kalau anak kedua, Kalisya, biasanya mengikuti apa yang dikerjakan abangnya,” urai pemilik Ruang Giat tersebut.

(*/ni/her/k9)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 12:24

Bimbing Persalinan dengan Sabar

AGAR bisa bermanfaat bagi orang lain, Alfiani Rachmiputeri memutuskan untuk menjadi dokter. Cita-cita…

Kamis, 26 April 2018 12:23

Eratkan Kerja Sama demi Pasien

WALAU berprofesi sebagai dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Alfiani Rachmiputeri tetap memerlukan…

Rabu, 25 April 2018 11:16

Berani Dahulu, Menang Kemudian

ALUNAN Melody Ramadhania. Sesuai dengan namanya, gadis kecil yang akrab disapa Melody tersebut sangat…

Rabu, 25 April 2018 11:15

Business Day, Latih Karakter Entrepreneurship dan Kemandirian Anak

“BERAPA harganya? Saya mau beli satu,” ujar seorang gadis kecil sambil menyerahkan selembar…

Selasa, 24 April 2018 11:02

Disepelekan, Muntaber Berujung Kematian

MUNTAH dan buang air besar yang terlalu sering (muntaber) dapat terjadi karena infeksi bakteri atau…

Selasa, 24 April 2018 10:54

Ada Penyakit, Tubuh Keluarkan Banyak Keringat

BERKERINGAT memang hal yang wajar, tetapi Anda perlu waspada jika keringat yang keluar berlebihan. Atau…

Minggu, 22 April 2018 11:09

Kuas Makeup Menentukan Hasil Riasan

Salah satu aplikator yang umum digunakan untuk berdandan adalah kuas. Tidak semua jenis kuas cocok untuk…

Minggu, 22 April 2018 11:08

Pangkas Bobot hingga 14 Kilogram

BERHASIL menurunkan berat badan dalam jangka tiga bulan, membuat Imelda Linaberthin Suba dihujani banyak…

Minggu, 22 April 2018 11:07

Rutin Berolahraga Sesuai Kemampuan

TAK hanya mengatur pola dan jam makan, untuk menunjang program penurunan berat badannya, Imelda Linaberthin…

Minggu, 22 April 2018 11:05

Ganti Gorengan dengan Makanan Direbus

UNTUK mendapatkan berat badan yang ideal, Imelda Linaberthin Suba harus melalui proses yang panjang.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .