MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 20 April 2017 08:05
Persetubuhan Dilakukan Berkali-kali

Ayah dan Anak Penelantar Bayi Diciduk

-

PROKAL.CO, SANGATTA – Kasus bayi yang ditelantarkan karena hubungan gelap ayah dengan anak kandung, akhirnya dibeber Polres Paser. MF, sang ayah, kini diamankan dan dijadikan tersangka. Sementara itu, DW (16) yang juga diamankan, diberi pembinaan di Dinas Sosial (Dissos) Kutim.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko, melalui Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena menerangkan, penyebab bayi ditelantarkan karena malu dan tidak ada biaya. “DW dan MF ditemukan di Kecamatan Palaran, Samarinda,” terang Sena, di ruang kerjanya, kemarin (19/4).

Pemeriksaan awal, DW mengaku, bayi yang dilahirkannya merupakan hubungan badan dengan ayahnya. Sementara itu, MF membenarkan keterangan tersebut. Persetubuhan sedarah dikatakan MF, karena sudah lama tidak menyalurkan hawa nafsu setelah berpisah dengan istri pada 2010.

Persetubuhan diawali dengan paksaan. Mulanya DW menolak. Tapi, karena dipaksa dan diancam akan ditinggalkan, dia pun terpaksa menerima. MF tinggal serumah dengan DW sejak 2014. Hubungan haram tersebut sudah dilakukan berkali-kali di sebuah rumah kayu ukuran kira-kira 3x6 meter, di Kampung Kajang RT 20, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim. Sampai akhirnya DW hamil.

Sena menegaskan, MF diancam kurungan minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun, serta denda Rp 5 miliar. Dia juga bisa mendapat tambahan hukuman, yakni dikebiri. Adapun DW, dianggap sebagai korban kekerasan seksual dan hanya diberi pembinaan.

Diketahui, bayi yang telah diberi nama Nanda Salsabila, kini masih dirawat di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutim. Bayi itu dilahirkan sebulan lalu. Saat dilahirkan dan dibawa ke rumah sakit, berat badannya hanya 1,7 kilogram. Setelah dirawat, kini menjadi 2,7 kilogram. (mon/ica/k8)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 09:31

Diprediksi Masih Terjadi hingga Februari

PENAJAM – Bencana banjir masih menghantui Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga Februari…

Jumat, 19 Januari 2018 09:30

Yusran Pilih Pensiun dan Tetap Netral

YUSRAN Aspar tidak menaruh ekspektasi tinggi untuk maju dalam Pilgub Kaltim 2018. Sehingga ketika tidak…

Jumat, 19 Januari 2018 09:28

Pilbup PPU Rawan Mobilisasi Suara dari Luar Daerah

PENAJAM - Mobilisasi warga luar daerah menjadi pemilih dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Penajam Paser…

Jumat, 19 Januari 2018 09:27

Defisit, Jumlah Kendaraan Bermotor Menurun

TANA PASER – Terhitung sejak 2015 sampai 2017. Jumlah kendaraan bermotor di Paser terbilang menurun.…

Jumat, 19 Januari 2018 09:26
Ade Lufty, Autodidak Belajar Mainkan Alat Musik Sape

Ingin Ciptakan Kelas Musik Tradisional

TANA PASER – Berbeda dari kebanyakan remaja saat ini,  Ade Lufty Novi Andika remaja berusia…

Rabu, 17 Januari 2018 08:53

Wabup Kunjungi Undian Lapak Pedagang

PASER - Wakil Bupati Paser Mardikansyah meninjau undian lapak pedagang korban kebakaran Paser Senaken,…

Rabu, 17 Januari 2018 08:51

Pembangunan Ulang Pasar Senaken Butuh Rp 18 Miliar

PASER - Pemerintah Kabupaten Paser harus menyediakan dana sekitar Rp 18 miliar untuk membangun kembali…

Rabu, 17 Januari 2018 08:51

Warga Mendik 12 Tahun Menanti Pembangunan Jembatan

PASER- Kepala Desa Mendik I Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser Padiansyah mengatakan, bahwa masyarakat…

Senin, 15 Januari 2018 08:32

Jadikan Berau Sentra Kakao dan Lada

TANJUNG REDEB – Sektor pertanian menjadi salah satu andalan yang terus dikembangkan Pemerintah…

Senin, 15 Januari 2018 08:31

Buka Lomba Ketinting di Muara Radak

TANJUNG REDEB – Masyarakat Muara Radak, Kampung Buyung-Buyung mengelar lomba ketinting dan kapal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .