MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 20 April 2017 07:32
BNI Pasang Strategi Tekan Laju NPL
LANGKAH EFEKTIF: Bahkan jalur hukum pun ditempuh mengatasi nasabah nakal.(dok/kp)

PROKAL.CO, PT BANK Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatatkan kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) kuartal I 2017 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Per Maret 2017, NPL bank berkode emiten BBNI ini di level 3,00 persen, naik 20 basis poin (bps) dibanding Maret 2016 sebesar 2,8 persen.

Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahyu Setiawan mengatakan, kenaikan NPL tersebut mayoritas berasal dari kredit korporasi. Jika merujuk pada laporan kinerja kuartal I-2017, kredit bermasalah di segmen korporasi naik cukup tinggi menjadi 2,7 persen dari posisi 2,2 persen pada kuartal I 2016.

Jika dirinci, sektor pertambangan menyumbang NPL terbesar yakni mencapai 9,4 persen pada Maret 2017, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,5 persen. Putrama mengatakan, tingginya sektor pertambangan masih dipengaruhi oleh belum stabilnya harga komoditas dari tahun lalu.

Meski demikian, Putrama membeberkan salah satu perusahaan dengan nilai kredit bermasalah tertinggi berasal dari sektor perdagangan yakni PT Trikomsel Oke Tbk (Trio) yang menyumbang NPL Rp 1,3 triliun. Jumlah tersebut tercatat lebih dari 10 persen dari total kredit bermasalah BNI per kuartal I 2017 yang sebesar Rp 11,89 triliun.

"Ini nasabah lama kami, dia (Trikomsel) bergerak di bidang telekomunikasi, ini yang menyebabkan NPL kami naik menjadi 3 persen, atau berasal dari kredit korporasi kami," kata Putrama, Rabu (19/4). Trikomsel merupakan perusahaan distribusi dan perital produk telekomunikasi yang memiliki dua anak usaha, yakni Global Teleshop dan OkeShop.

Putrama mengatakan, saat ini Trikomsel masih dalam masa penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang diperkirakan berjalan selama 7 bulan. Artinya, saat ini pembayaran kredit Trikomsel berada dalam kesepakatan dengan pengadilan niaga untuk melaksanakan keputusan PKPU.

Akibat adanya NPL tersebut, bank berlogo 46 ini  telah menyiapkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sejak 2016 lalu. Per kuartal I 2017, CKPN BNI juga naik menjadi 147,1 persen dari periode yang sama tahun 2016 di level 142,4 persen.

Tidak mau masalah ini kembali terulang, BNI juga telah menyiapkan beberapa strategi dengan melakukan penyelamatan kredit serta restrukturisasi. "Kalau tidak bisa juga, kreditnya kami selesaikan atau recovery. Untuk penyelesaian, kami bisa melakukan penjadwalan ulang, penjualan aset atau langkah hukum jika ada unsur kecurangan dari debitur," papar Putrama.

Lanjut Putrama, saat ini BNI juga telah bekerja sama dengan aparat hukum untuk menindaklanjuti debitur yang memiliki potensi kecurangan. Salah satu yang telah masuk ke jalur hukum antara lain PT Rockit Aldeway yang terindikasi melakukan tindakan penipuan kredit dengan BNI berupa kredit modal kerja (KMK) sebesar Rp 140 miliar. BNI menargetkan, hingga akhir tahun ini pihaknya dapat menjaga NPL di level 2 persen sampai 2,5 persen. (ant/lhl/k16)


BACA JUGA

Jumat, 28 April 2017 11:56

OTT Berlanjut, Arus Barang di Palaran Tetap Lancar

SAMARINDA – Pungutan liar di area Pelabuhan Palaran yang diungkap penegak hukum telah memberikan…

Jumat, 28 April 2017 07:39

Triwulan I, NPL Gross Kota Minyak 12,22 Persen, Pertambangan Tetap Mendominasi

BALIKPAPAN – Rasio kredit macet perbankan di Kota Minyak di triwulan pertama kembali meningkat…

Jumat, 28 April 2017 07:37
Pasarkan Setrum dari Pembangkit Sistem Mahakam hingga Wilayah Utara

Penyediaan Listrik Mahal, Masih Andalkan Subsidi Silang

Menggenjot profit, PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek (UIP) Kalimantan Bagian Timur berupaya memperluas…

Kamis, 27 April 2017 07:53

Dorong Distributor Merasionalisasi Harga

SAMARINDA – Pungli yang terjadi di jalur distribusi Pelabuhan Peti Kemas Palaran baru saja diungkap…

Kamis, 27 April 2017 07:40

Nelayan Kaltim Minim Kapal Penangkap Ikan

SAMARINDA – Potensi perikanan Kaltim berlimpah ruah. Dari satu pangkalan pendaratan ikan (PPI)…

Kamis, 27 April 2017 07:34

Recovery Masih Andalkan Tambang

BALIKPAPAN - Pertumbuhan ekonomi di Kota Minyak diperkirakan terus membaik tahun ini. Meski begitu,…

Kamis, 27 April 2017 07:33

CATAT..!! Spot Wisata Kaltim Tidak Kalah dari Jawa

Tinggal bagaimana mengelola dan menata, pariwisata Kaltim juga punya keunggulan dan keunikan tersendiri.…

Kamis, 27 April 2017 07:20

Akhirnya! IHSG Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

PASAR saham Indonesia kembali mencatatkan rekor penutupan all time high pada perdagangan kemarin. Indeks…

Kamis, 27 April 2017 07:18

OJK Turunkan Syarat IPO Industri Kecil

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) berencana menyeret turun syarat bagi industri kecil yang ingin go public.…

Rabu, 26 April 2017 07:28

Idealnya, Percepat Industri Hilir

SAMARINDA – Boikot terhadap sawit dari Indonesia yang dilakukan Uni Eropa dinilai bakal berdampak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .