MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 20 April 2017 07:30
Pembangunan Kantong Parkir Terkendala Kontrak
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemkot Samarinda berencana membangun kantong parkir bertingkat di kawasan pertokoan Pasar Pagi dan Citra Niaga di Plaza 21 Samarinda. Namun, hingga kini kontrak dengan investor itu belum berakhir sehingga pembangunannya belum bisa dimulai.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda Khairul Fadly mengatakan, rencana pembangunan kantong parkir di ibu kota Kaltim masih belum bisa direalisasikan. Sebab, lahan yang dinilai berpotensi, yakni di Plaza 21 Samarinda. Menurut dia, lahan tersebut berpotensi karena bakal menjadi pusat parkir seluruh pertokoan di Pasar Pagi dan Citra Niaga. Untuk peluang di tempat lain, dia mengatakan, di Plaza 21 paling strategis. Sebab, mempertimbangkan kepadatan penduduk dan kendaraan. “Parkirnya di satu tempat yang bertingkat. Kemudian mereka jalan kaki ke toko yang dituju,” jelasnya.

Namun, lahan Plaza 21 itu masih terikat kontrak kerja sama build, operate, and transfer (BOT) dengan Pemkot Samarinda hingga 2020 mendatang. Jadi, kata dia, pilihannya adalah menunggu kontrak itu selesai. “PDPAU memang dijanjikan untuk mengelola parkir bertingkat. Kami sangat siap. Beberapa kali kami koordinasi dengan bagian aset pemkot,” sebut dia.

Meski terkendala kontrak, kata Fadly, ada kemungkinan secara masa kontrak dipercepat. Yakni, bila perjanjian tidak jelas peruntukannya. Saat ini, kata dia. kondisi bangunan tersebut tidak jelas manfaatnya bagi masyarakat. Tetapi, kata dia, hal ini merupakan kewenangan sepenuhnya dari pemkot. “Kalau tak sesuai perjanjian mending dihentikan saja. Mungkin saja investor sekarang kerja sama kembali, tapi dengan konsep dari pemkot. Daripada tak jelas manfaatnya bagi warga Samarinda,” paparnya.

Sebelumnya, akademisi ekonomi dari Universitas Mulawarman Haerul Anwar meyakini penghasilan dari kantong parkir swasta itu sangat besar. Sebab, area Pasar Pagi selalu padat parkir sejak pagi hingga sore. Hal itu berlangsung setiap hari tanpa henti. “Bisa lebih dari 500 mobil per hari dan lebih dari 1.000 motor yang bergantian parkir di sana,” ungkapnya.

Menurut dia, kalau mau bangun kantong parkir di sana mesti bertingkat. Jadi, daya tampung lebih luas dan keuntungan melimpah. Dengan adanya kantong parkir di area macet seperti itu, pemkot untung, pengusaha juga untung. “Selama ini pemkot mengatur pasar, tapi tidak mengatur parkirnya. Ini yang tak pernah disentuh selama ini. Padahal, peluangnya besar,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan, penataan Pasar Pagi dan Citra Niaga Samarinda juga dibarengi pembangunan lahan parkir. Nusyirwan mengatakan, Pemkot Samarinda melirik Plaza 21 yang berada dekat dengan Citra Niaga dan Pasar Pagi sebagai bangunan yang akan dijadikan lahan parkir bertingkat. “Di Surabaya dan kota berkembang lain, gedung parkir sudah sangat profesional. Misalnya, sudah menggunakan hidrolik. Samarinda bakal mengarah ke sana,” ujarnya.

Nusyirwan membuka kesempatan bagi pihak swasta yang memiliki lahan untuk membangun parkir bertingkat untuk dikelola sendiri. Dia memastikan izin bakal dipermudah. Parkir swasta itu bakal menggunakan sistem elektronik sehingga PAD yang masuk bakal terukur. “Kami sangat terbuka bagi investor yang mau membangun kebaikan di Samarinda,” ujarnya. (*/hdd/lhl/k16)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:30

WARNING..!! Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam…

Senin, 23 April 2018 08:26

Tujuh Blok Terminasi Diserahkan ke Pertamina

JAKARTA – Tujuhwilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) yang berakhir masa kontraknya (terminasi…

Senin, 23 April 2018 08:21

Redam NPL, Laba Bank Danamon Menyusut

JAKARTA – Upaya perbaikan kualitas kredit menekan laba PT Bank Danamon Indonesia Tbk awal tahun…

Senin, 23 April 2018 08:16

Empat Bulan, Temukan 72 Entitas Investasi Bodong

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan 72 entitas investasi yang terindikasi bodong…

Sabtu, 21 April 2018 06:19

Cuti Panjang Lebaran Tak Sepenuhnya Buruk

JAKARTA  –   Langkah pemerintah menambah cuti bersama untuk libur Lebaran dinilai bisa…

Sabtu, 21 April 2018 06:17

Pajak Rp 230 Miliar Berpotensi Menguap

JAKARTA   -   Hasil risetCenter of Reform on Economics (CORE) menyebutkan, industri makanan…

Sabtu, 21 April 2018 06:16

Rupiah Terdepresiasi, Dana Asing Kembali Masuk

JAKARTA   -  Sentimen dari Amerika Serikat (AS) dan sentimen global masih memengaruhi…

Sabtu, 21 April 2018 06:13

Laba Kimia Farma Tumbuh 22 Persen

JAKARTA  -  Perusahaan industri farmasi PT Kimia Farma memastikan akan membagikan dividen…

Jumat, 20 April 2018 06:45

Pengembang Kencangkan Ikat Pinggang

BALIKPAPAN – Momen peningkatan konsumsi saat Ramadan tampaknya tak berlaku pada sektor properti.…

Jumat, 20 April 2018 06:43

KABAR BAIK !!! Stok Pangan Aman Sampai Enam Bulan

SAMARINDA – Serangkaian operasi pasar dan rapat koordinasi daerah (rakorda) menunjukkan bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .