MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 20 April 2017 07:30
Pembangunan Kantong Parkir Terkendala Kontrak
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemkot Samarinda berencana membangun kantong parkir bertingkat di kawasan pertokoan Pasar Pagi dan Citra Niaga di Plaza 21 Samarinda. Namun, hingga kini kontrak dengan investor itu belum berakhir sehingga pembangunannya belum bisa dimulai.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda Khairul Fadly mengatakan, rencana pembangunan kantong parkir di ibu kota Kaltim masih belum bisa direalisasikan. Sebab, lahan yang dinilai berpotensi, yakni di Plaza 21 Samarinda. Menurut dia, lahan tersebut berpotensi karena bakal menjadi pusat parkir seluruh pertokoan di Pasar Pagi dan Citra Niaga. Untuk peluang di tempat lain, dia mengatakan, di Plaza 21 paling strategis. Sebab, mempertimbangkan kepadatan penduduk dan kendaraan. “Parkirnya di satu tempat yang bertingkat. Kemudian mereka jalan kaki ke toko yang dituju,” jelasnya.

Namun, lahan Plaza 21 itu masih terikat kontrak kerja sama build, operate, and transfer (BOT) dengan Pemkot Samarinda hingga 2020 mendatang. Jadi, kata dia, pilihannya adalah menunggu kontrak itu selesai. “PDPAU memang dijanjikan untuk mengelola parkir bertingkat. Kami sangat siap. Beberapa kali kami koordinasi dengan bagian aset pemkot,” sebut dia.

Meski terkendala kontrak, kata Fadly, ada kemungkinan secara masa kontrak dipercepat. Yakni, bila perjanjian tidak jelas peruntukannya. Saat ini, kata dia. kondisi bangunan tersebut tidak jelas manfaatnya bagi masyarakat. Tetapi, kata dia, hal ini merupakan kewenangan sepenuhnya dari pemkot. “Kalau tak sesuai perjanjian mending dihentikan saja. Mungkin saja investor sekarang kerja sama kembali, tapi dengan konsep dari pemkot. Daripada tak jelas manfaatnya bagi warga Samarinda,” paparnya.

Sebelumnya, akademisi ekonomi dari Universitas Mulawarman Haerul Anwar meyakini penghasilan dari kantong parkir swasta itu sangat besar. Sebab, area Pasar Pagi selalu padat parkir sejak pagi hingga sore. Hal itu berlangsung setiap hari tanpa henti. “Bisa lebih dari 500 mobil per hari dan lebih dari 1.000 motor yang bergantian parkir di sana,” ungkapnya.

Menurut dia, kalau mau bangun kantong parkir di sana mesti bertingkat. Jadi, daya tampung lebih luas dan keuntungan melimpah. Dengan adanya kantong parkir di area macet seperti itu, pemkot untung, pengusaha juga untung. “Selama ini pemkot mengatur pasar, tapi tidak mengatur parkirnya. Ini yang tak pernah disentuh selama ini. Padahal, peluangnya besar,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan, penataan Pasar Pagi dan Citra Niaga Samarinda juga dibarengi pembangunan lahan parkir. Nusyirwan mengatakan, Pemkot Samarinda melirik Plaza 21 yang berada dekat dengan Citra Niaga dan Pasar Pagi sebagai bangunan yang akan dijadikan lahan parkir bertingkat. “Di Surabaya dan kota berkembang lain, gedung parkir sudah sangat profesional. Misalnya, sudah menggunakan hidrolik. Samarinda bakal mengarah ke sana,” ujarnya.

Nusyirwan membuka kesempatan bagi pihak swasta yang memiliki lahan untuk membangun parkir bertingkat untuk dikelola sendiri. Dia memastikan izin bakal dipermudah. Parkir swasta itu bakal menggunakan sistem elektronik sehingga PAD yang masuk bakal terukur. “Kami sangat terbuka bagi investor yang mau membangun kebaikan di Samarinda,” ujarnya. (*/hdd/lhl/k16)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 15:30

Leasing Hati-Hati, Suplai Tertahan

BALIKPAPAN – Sempatlesu beberapa tahun terakhir, pasar otomotif di Kaltim kembali bergairah tahun…

Rabu, 13 Desember 2017 15:28
Bangun Infrastruktur dan SDM Butuh Belanja Besar

Kemnkeu: Jangan Bergantung Pendapatan Negara

JAKARTA- Pemerintah menegaskan, pemerintah akan terus berusaha mencegah bencana pada masa mendatang…

Rabu, 13 Desember 2017 15:23

Harga Terus Naik, Investasi Emas Kian Diminati

SAMARINDA – PT Pegadaian(Persero) mencatat, harga emas berada dalam tren positif. Kondisi itu…

Rabu, 13 Desember 2017 15:22
Ekspansi Agresif, Flormar Pilih Kota Minyak

“Konsumen Kosmetik Jarang Loyal dengan Produk Tertentu”

Produk kosmetik memang bukan kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat. Namun tetap saja, kebutuhan…

Rabu, 13 Desember 2017 07:05

Ekspor ke Israel Terus Turun

JAKARTA - Aktivitas perdagangan Indonesia dengan Israel terus turun dari tahun ke tahun. Beberapa faktor,…

Rabu, 13 Desember 2017 07:04

Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lampaui Target

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan mencatatkan pertumbuhan kinerja tahun ini. Per November lalu, jumlah…

Rabu, 13 Desember 2017 07:03

BPS: Kalangan Menengah Mulai Tertarik Investasi

BOGOR - Kelas menengah di Indonesia cenderung menghabiskan uang untuk berinvestasi dengan membeli saham…

Selasa, 12 Desember 2017 06:55

SDM Jadi Faktor Krusial

JAKARTA - Perkembangan zaman memaksa para pelaku usaha agar tak jalan di tempat. Termasuk untuk menghadapi…

Selasa, 12 Desember 2017 06:53

Upah Naik, UMKM Dipaksa Siasati Usaha

JAKARTA - Pemerintah menilai, kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang cukup tinggi tahun depan bakal…

Selasa, 12 Desember 2017 06:52

2018, Indonesia Dikepung Tantangan Domestik dan Global

JAKARTA - Investor dan pelaku pasar nasional disebut pantas waspada menyambut 2018. Peringatan dini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .