MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 20 April 2017 07:19
40 Persen Industri Masuk Kawasan Khusus pada 2019
MESTI TERINTEGRASI: Kawasan peruntukan industri di Kariangau, Balikpapan. Pemerintah akan mendorong aktivitas industri untuk masuk di kawasan khusus guna mendorong efisiensi perekonomian. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA - Kementerian Perindustrian menargetkan 40 persen industri bisa masuk ke kawasan industri pada 2019. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi serta memangkas ongkos logistik.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menyatakan, pemerintah memberikan fasilitas kemudahan bagi industri yang masuk ke kawasan inudstri (KI). “Adanya kawasan industri, terutama di luar Jawa, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan industri di daerah sehingga pengembangan kawasan industri difokuskan ke luar Jawa,” paparnya, Senin (17/4).

Hingga akhir 2016, jumlah industri yang berada di kawasan industri baru mencapai 25,19 persen. Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kemenperin Imam Haryono menyebut, jika pusat pertumbuhan industri baru dibangun sesuai jadwal, kesenjangan antara Jawa dan luar Jawa dapat ditekan. Menurut dia, KI harus punya infrastruktur memadai.

“Sistem logistik efisien. Ada keunggulan SDA yang bisa diolah secara efisien, seperti pendidikan maupun pusat riset,” terangnya.

Pemerintah pun memiliki 14 kawasan industri prioritas. Dari 14 kawasan industri yang sudah beroperasi adalah Sei Mangkei, Morowali, dan Bantaeng.  Di kawasan industri Bantaeng, rencana investasi yang masuk mencapai Rp 45,5 triliun.

Selain tiga KI tersebut, pemerintah berniat mempercepat pembangunan kawasan industri Tanjung Buton, Dumai, Kutai Timur (Kaltim), Tanah Kuning (Kaltara), JIIPE (Gresik), Kendal, dan Kawasan Industri Terpadu Wilmar (Serang, Banten).

“Targetnya ada 9.000 industri baru hingga 2019. Jika 90 persen di antaranya masuk, target 40 persen industri berada di kawasan industri akan tercapai,” imbuh Imam.

Dia memaparkan, pemerintah pun memberikan beberapa fasilitas untuk menarik investor masuk ke KI. Di antaranya, kemudahan kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK) dan izin investasi hanya tiga jam.

KLIK merupakan kemudahan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan yang berinvestasi di kawasan industri tertentu. Setelah mendapatkan izin investasi/izin prinsip, baik dari pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) pusat maupun daerah, bisa langsung melakukan konstruksi sambil secara paralel mengurus izin mendirikan bangunan (IMB), izin lingkungan (UKL/UPL, amdal), serta perizinan daerah lainnya. (vir/c17/sof/man/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 06:32

Kehadiran e-Commerce Bukan Masalah

BALIKPAPAN  -   Sejumlah tantangan mewarnai investasi pusat perbelanjaan, beberapa tahun…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Siapkan Usulan Bandara Mahulu

SAMARINDA –  Masih terisolasinya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) membuat pembangunan di daerah…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Belum Pasti, Waspada Spekulasi

SAMARINDA –  Kepastian wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kaltim masih dinanti dunia…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:29

Harapkan Efek Jalan Tol dan BSB

SAMARINDA  –  Meski badai permasalahan menerpa keuangan Pemkot Samarinda, namun pertumbuhan…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:27

Kelola Aset Peninggalan Chevron, PPU Belajar dari Siak

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kian serius menyiapkan diri menjadi pengelola…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Redenominasi Tak Ganggu Kurs Rupiah

JAKARTA  -  Wacana redenominasi yang dilontarkan Bank Indonesia (BI) dianggap tak akan mengganggu…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Garuda Indonesia Kian Seriusi Bisnis Kargo

JAKARTA  -  Pengembangan bisnis terus dilakukan PT Garuda Indonesia. Salah satunya, pada sektor…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:24

Pemerintah Lebih Percaya Diri

Bank Indonesia (BI) semakin mantap untuk menjalankan Rancangan Undang-Undang Redenominasi atau penyerderhanaan…

Jumat, 21 Juli 2017 07:30

Dana Talangan bagai Jebakan Batman

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO(Pemerhati Ekonomi Kerakyatan &  Ketenagakerjaan) TULISAN ini terinspirasi…

Jumat, 21 Juli 2017 07:26

Lifting Migas Turun, Pemerintah Obral Insentif

JAKARTA - Pemerintah jorjoran memberi insentif karena produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .