MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 19 April 2017 09:39
Senandung Secangkir Kopi

60 Persen Rasa Ditentukan oleh Biji Berkualitas

PELAJARI KOPI: Gatoet Seputra (pakai topi) selaku Konsultan Son’s Coffee memaparkan kepada Zetizen proses melakukan roasting pada biji kopi.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BEBERAPA waktu lalu, Zetizen Kaltim Post mengadakan workshop kopi bertajuk Senandung Secangkir Kopi bersama Son’s Coffee yang merupakan kedai kopi berlokasi di Komplek Ruko Wika, Balikpapan. Pada workshop kali ini, sembilan Zetizen yang beruntung berkesempatan untuk belajar dan mengenal lebih dalam mengenai kopi.

Seperti yang kita tahu semua, Indonesia merupakan salah satu negara terkaya di dunia. Sumber daya alam yang melimpah serta tanah subur yang terhampar di hampir seluruh wilayah Indonesia, menjadikannya tempat terbaik untuk ditanami berbagai macam tumbuhan, termasuk kopi.

Nah,beberapa abad lalu, metode pengolahan kopi begitu sederhana. Orang-orang terdahulu hanya menggunakan wajan dan kompor biasa untuk melakukan roasting pada kopi. Makin lama memanggangnya, semakin hitam dan bagus pula biji kopinya. Begitulah anggapan mereka pada saat itu. Padahal, kopi itu menghitam karena menjadi arang. Kandungan glukosa yang terbakar inilah yang menghasilkan rasa pahit khas kopi. Akan tetapi, semakin berkembangnya zaman, muncul generasi modern yang ingin menciptakan kopi dengan rasa yang lebih bervariasi..

Gatoet Seputra selaku Konsultan Son’s Coffee mengatakan, Indonesia duduk di posisi ketiga penghasil kopi terbesar di dunia. “Banyak kopi yang memang terbaik di dunia, enggak terkecuali kopi Indonesia. Contohnya kopi luwak yang harganya bisa mencapai tiga juta per kilo. Kita perlu orang-orang yang berani mengatakan bahwa ini adalah kopi terbaik, namun bukan sekadar ngomong saja. Ya, para volunteer sebagai story maker,” terangnya.

Kopi di Indonesia punya ciri khas variasi rasa di masing-masing pulau. Seperti di Bali, ada rasa kopi yang fruity karena tanaman pendamping di sekitarnya adalah jeruk. Selain itu, ada juga kopi liberika khas Kepulauan Meranti Riau yang terkenal dengan taste nangkanya. Rasa tersebut tercipta secara alami tanpa dicampur dengan ekstrak buah nangka pada saat pengolahannya, lho.

Pria yang juga bekerja di hotel ternama ini bilang, bahwa kualitas rasa secangkir kopi sangat dipengaruhi oleh proses pengolahannya. “60 persen rasa kopi ditentukan oleh bijinya, 30 persen dari proses roasting, dan 10 persen ditentukan oleh sang barista. Jadi, kalau dari awal kualitas biji sudah tidak bagus, maka hasilnya pun juga tidak akan bagus,” ungkapnya.

Dalam proses penyajiannya, hingga saat ini kopi memiliki metode yang sangat beragam. Seperti Aeropress, Vietnam Drip, V60, Syphon, French Press dan masih banyak lagi. Setiap metode memiliki cara penyajian yang berbeda pula. Inilah yang bikin menyeduh kopi enggak membosankan lagi.

Enggak hanya belajar mengenai kopi, Son’s Coffee juga mengajak Zetizen untuk membuat latte art, lho. Dan ternyata membuatnya enggak mudah seperti yang dibayangkan. Ritual pembuatan kopi harus melalui proses-proses yang dilakukan dengan sepenuh hati. “Karena sesuatu yang nikmat itu pasti melewati proses rumit,” kata Rido Tri Putra, siswa SMA 1 Balikpapan. (*/fzn*/ewy)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:01

Kisah di Balik Make-up dan Kostum Ceria

SORE itu, kawasan perumahan di daerah Petemon, Surabaya, tampak lengang. Di balik pagar rumah bercat…

Rabu, 20 September 2017 09:57

Coulrophobia Menurut Psikolog

KETAKUTAN akan sesuatu emang lumrah datang kepada siapa aja. Tapi, pertanyaanya, apakah semua rasa takut…

Selasa, 19 September 2017 09:04

Bernyanyi di Hadapan Gubernur

Oleh: Kevin Jie - Universitas Balikpapan SABTU lalu (9/9), aku berkesempatan menjadi bintang tamu di…

Selasa, 19 September 2017 09:01

Hemat Pangkal Happy

AGENDA travelling bareng sahabat, nonton film baru di bioskop, dan wisata kuliner bisa batal karena…

Selasa, 19 September 2017 08:59

Ini Tradisi Sekolah Zetizen Kaltim

KITA kembali dihebohkan dengan kasus Hilarius Christian Event Raharjo. Setahun lalu, Zetizen asal SMA…

Selasa, 19 September 2017 08:56

Sabet Prestasi di Dalam dan Luar Negeri

JIKA terus ditekuni, ternyata hobi yang dijalani dengan benar bisa menjadi prestasi. Aku lahir di Tanjung…

Selasa, 19 September 2017 08:54

Masih Berani Melanggar?

HAYO, siapa yang sering berhenti melebihi stop line saat di lampu merah? Wah, kayaknya kamu harus mulai…

Selasa, 19 September 2017 08:52

Yang Sering Ditanyain

PENERAPAN CCTV tilang bisa banget nih mengurangi angka pelanggaran di jalan raya. Eh, tapi kok masih…

Selasa, 19 September 2017 08:49

What Zetizen Says

PEMASANGAN CCTV di beberapa titik lampu merah di kota-kota besar di Indonesia mulai dilakukan. Lantas,…

Senin, 18 September 2017 09:19

Makin Diapresiasi karena Prestasi

Oleh : Muhammad Viki Prasetyo - SMK 1 Samarinda AWALNYA aku dan teman-teman pengin menambah pengalaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .