MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Rabu, 19 April 2017 08:35
Workshop Kesenian Garapan Dinas Pariwisata Kaltim
Butet-Djaduk Mantapkan Seni Pertunjukan Seniman Lokal

PROKAL.CO, Pertunjukan yang apik seringkali membekas di ingatan. Gerak dan suara yang harmonis. Ditambah penampilan yang prima. Wujud kerja keras para seniman yang patut diapresiasi.

ROESITA IKA WINARTI, Samarinda

HARI ini (19/4) Dinas Pariwisata Kaltim mengadakan workshop kesenian, khusus membahas tentang seni pertunjukan. Pesertanya yakni para seniman lokal dan perwakilan Dinas Pariwisata dari tiap kota dan kabupaten. “Pemateri dalam kegiatan tersebut adalah kakak adik seniman Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto. Serta Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kaltim, Syafril Teha Noor,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Syafruddin Pernyata, diwakili Kabid Pengembangan Karya Seni Budaya Dinas Pariwisata Kaltim Effy Susanty.

Dia mengatakan, saat ini pertunjukan seni di Kaltim belum digarap maksimal. Penyebabnya, selain dari fasilitas yang kurang memadai, pengetahuan tentang manajemen pertunjukan seni yang baik masih kurang. Inilah tujuan diadakannya workshop tersebut. Effy berharap, setelah kegiatan ini, para seniman lokal dan dinas yang menyelenggarakan acara bisa menggarap pentas dengan apik.

Effy melanjutkan, di tiap kabupaten dan kota saat ini banyak sekali kesenian yang bisa ditonjolkan, baik berupa tarian, hingga keterampilan bermain musik dengan alat musik yang khas. “Akan lebih baik bila semuanya bisa dikombinasikan. Tapi, hal ini butuh pelatihan. Jadi, ini salah satu langkah kami memajukan pariwisata Kaltim," urainya.

Diketahui, Kaltim memiliki banyak potensi pariwisata. Hanya, selalu terkendala dengan akses yang masih sulit. Minim infrastruktur. Namun, Kaltim masih bisa membangkitkan pariwisatanya dengan target market adalah para wisatawan pariwisata khusus. Masih ada harapan. Hanya perlu bekerja sama untuk menyosialisasikan potensi yang ada di Kaltim.

“Kaltim juga punya sesuatu yang tidak dimiliki daerah lain. Wisatawan pariwisata khusus pasti berniat ke Kaltim jika kita promosikan,” sebut Syafruddin, belum lama ini. Dia mengatakan, di Kaltim ada pesut sejenis lumba-lumba, namun di air tawar satu-satunya di dunia. Untuk menikmatinya, hanya membutuhkan waktu dua jam dari Samarinda menuju Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

Kaltim harus perkenalkan pariwisata budaya dan alamnya sehingga bersama dengan 10 kota/kabupaten harus terus menyosialisasikan bahwa wisatawan wajib ke Kaltim untuk melihat sesuatu yang tidak akan didapatkan di daerah lain. (*/roe/riz/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:20

Menolak Partai demi Warga Kaltim, Target Jadi Ketua DPD RI

Polemik rencana pergantian Mahyudin di wakil ketua MPR mulai meredup. Hingga kemarin (6/4), dia masih…

Sabtu, 07 April 2018 07:09

DP Hanya Rp 3 Juta Bisa Pilih Lokasi

BALIKPAPAN  —  Borneo Paradiso tak pernah berhenti menyuguhkan hunian terbaik bagi warga…

Sabtu, 31 Maret 2018 06:28

Bekali Tenaga Pendidik, Karyawan Bergiliran Ikut Mengajar

Upaya menciptakan generasi berkualitas tak hanya dibutuhkan di wilayah perkotaan. Hak untuk memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .