MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 19 April 2017 07:21
Proyek Perluasan Kilang Balikpapan, Pengusaha Lokal Siap Berkompetisi

Menunggu Detail Perencanaan Perluasan Kilang Pertamina

ASAS PEMERATAAN: Setidaknya pekerjaan penunjang dapat diserahkan ke kontraktor lokal. (paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Para pengusaha lokal berharap agar PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V segera memperjelas bagaimana rencana pengerjaan proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP). Dari sisi kesiapan, perusahaan lokal dinilai mampu berkontribusi dalam pembangunan ekspansi kilang ini.

“Meski menjadi subkontraktor, kami pengusaha lokal siap. Pengerjaan kilang ini memang dibutuhkan tenaga yang ahli. Namun, paling tidak pengerjaan infrastruktur penunjang kilang kami siap. Contoh kecilnya pembangunan pagar atau pengaspalan,” ujar ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Balikpapan, Yaser Arafat kemarin (18/4).

Menurutnya, Kadin, sebagai lembaga yang membawahi pengusaha lokal dapat menyortir pengusaha yang siap dan sesuai klasifikasi dibutuhkan. Tinggal dari perseroan tersebut apa yang dibutuhkan. “Kalau bisa Pertamina dapat mengimbau kepada kontraktor utama agar dapat mempioritaskan pengusaha lokal terlebih dahulu,” bebernya.

Sampai saat ini, ia mengakui belum ada komunikasi yang mendalam dengan pihak Pertamina. Paling hanya berbincang-bincang. Konsep pembangunannya bagaimana dan dibutuhkan untuk lokal apa saja belum ada sampai sekarang.

Yaser mengungkapkan, paling tidak dari bidang konstruksi pengusaha lokal bisa dilibatkan. Serta pendukung lainnya seperti katering dan lainnya.

Menurutnya, potensi kecemburuan sosial bisa saja terjadi. Pasalnya, proyek RDMP ini digadang menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah. Harapan besar ada pada proyek ini. Jika tidak terlihat memberikan kontribusi daerah banyak pihak yang bakal kecewa. “Untuk itu pemerintah juga dapat menggiring agar bagaimana proyek ini berpengaruh besar bagi daerah. Yang menjaga proyek ini kan juga kami karena ada di Balikpapan,” tambahnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim Slamet Brotosiswoyo juga ikut mengatakan, bahwa keterlibatan lokal dalam pembangunan ini sangat perlu. Sejauh ini, belum ada pembicaraan yang pasti terkait RDMP. “Sejauh ini masih lip service saja adanya,” imbuhnya.

Merujuk kota Balikpapan dikenal sebagai kota Minyak, pengusaha di sini kerap kali mendapat proyek dari perusahaan migas, sebut saja dari Chevron, Total, dan Vico. Jadi, pengalaman dari dunia migas sudah jangan dipertanyakan lagi.

“Jika kontraktor utama telah ditetapkan. Paling tidak pengusaha lokal dapat diinformasikan. Kebutuhan proyek yang dapat dikerjakan apa saja. Jadi kami tahu dan dapat menyiapkan,” sahutnya.

Berdasarkan pengalaman, kontraktor besar tersebut biasa dari BUMN. Dalam pembangunan di daerah, keterlibatan lokal biasanya hingga 60 persen, tergantung jenis proyek. Ia berharap, nantinya mereka dapat melakukan hal yang sama dalam mega proyek ini.

Sebelumnya, General Manager Pertamina  RU V Yulian Dekri menjelaskan, kontraktor mana yang akan melaksanakan masih belum ditentukan. Tetapi sudah ada nama perusahaan besar yang masuk. “Kami masih melihat bagaimana kemampuan perusahaan tersebut. Pada prinsipnya, kami memberikan pekerjaan kepada yang memang sudah ahlinya dan siap,” ujar Yulian Dekri saat temu awak media di Blue Sky Hotel Balikpapan (17/4).

Sejauh ini, progress dari proyek ini dijelaskannya masih dalam tahap land clearing di bagian dalam area kilang dan detail engineering design (DED). Jika, DED ini rampung, kontraktor sudah harus segera diputuskan. Setelah itu langsung eksekusi. Pasalnya, komponen yang pemesanannya membutuhkan waktu lama harus segera dipesan. “Target proyek rampung 2019. Kami bekerja harus dikejar waktu,” bebernya.

Dekri menjelaskan, lelang proyek RDMP ini akan dibagi menjadi tiga area. Masing-masing area kontraktor yang ditunjuk disesuaikan dengan keahliannya.

Apakah ada kebijakan bagi kontraktor lokal untuk menjadi subkontraktor ? “Jika mampu silahkan. Pasalnya proyek ini membutuhkan keahlian tinggi. Tidak bisa mengambil risiko. Adanya malah menghambat pengerjaan dan kontraktor besarnya pun terkena imbasnya,” jelasnya. (aji/lhl)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 06:32

Kehadiran e-Commerce Bukan Masalah

BALIKPAPAN  -   Sejumlah tantangan mewarnai investasi pusat perbelanjaan, beberapa tahun…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Siapkan Usulan Bandara Mahulu

SAMARINDA –  Masih terisolasinya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) membuat pembangunan di daerah…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Belum Pasti, Waspada Spekulasi

SAMARINDA –  Kepastian wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kaltim masih dinanti dunia…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:29

Harapkan Efek Jalan Tol dan BSB

SAMARINDA  –  Meski badai permasalahan menerpa keuangan Pemkot Samarinda, namun pertumbuhan…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:27

Kelola Aset Peninggalan Chevron, PPU Belajar dari Siak

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kian serius menyiapkan diri menjadi pengelola…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Redenominasi Tak Ganggu Kurs Rupiah

JAKARTA  -  Wacana redenominasi yang dilontarkan Bank Indonesia (BI) dianggap tak akan mengganggu…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Garuda Indonesia Kian Seriusi Bisnis Kargo

JAKARTA  -  Pengembangan bisnis terus dilakukan PT Garuda Indonesia. Salah satunya, pada sektor…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:24

Pemerintah Lebih Percaya Diri

Bank Indonesia (BI) semakin mantap untuk menjalankan Rancangan Undang-Undang Redenominasi atau penyerderhanaan…

Jumat, 21 Juli 2017 07:30

Dana Talangan bagai Jebakan Batman

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO(Pemerhati Ekonomi Kerakyatan &  Ketenagakerjaan) TULISAN ini terinspirasi…

Jumat, 21 Juli 2017 07:26

Lifting Migas Turun, Pemerintah Obral Insentif

JAKARTA - Pemerintah jorjoran memberi insentif karena produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .