MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 19 April 2017 07:06
Stagnasi Harga Batu Bara Segera Berakhir
HARGANYA TERTAHAN: Harga batu bara tertahan.

PROKAL.CO, STAGNASI harga batu bara terjadi setelah fundamental dibalut oleh katalis positif dan negatif yang saling tarik-menarik. Mengutip Bloomberg, Senin (17/4) harga batu bara kontrak pengiriman Juli 2017 di ICE Futures Exchange stabil di level USD 78,60 per metrik ton atau sama dengan harga penutupan hari sebelumnya. Sementara dalam sepekan terakhir harga batu bara sudah menukik 2,54 persen.

Ibrahim selaku direktur PT Garuda Berjangka menuturkan, tertahannya laju harga batu bara terjadi setelah harga minyak mentah dunia mengakhiri tren kenaikannya. Beban datang bagi pergerakan harga komoditas energi termasuk batu bara.

Di sisi lain, saat ini pasar global sedang dibanjiri pasokan minyak mentah dan gas alam, efeknya daya tarik batu bara pun memudar. “Belum lagi ketegangan geopolitik global dan naiknya produksi batu bara Tiongkok ikut memojokkan pergerakan harga,” tutur Ibrahim.

Laporan National Bureau of Statistics China, produksi Maret 2017 naik 1,9 persen menjadi 300  juta ton dibanding bulan sebelumnya dan menjadikan ini sebagai kenaikan pertama dalam dua tahun terakhir.

Tentu hal ini membuat terjadinya ketidakseimbangan di pasar. Saat permintaan dikhawatirkan mengering, pasokan justru bertambah.

Beban semakin besar setelah tambang Shenhua yang merupakan tambang batu bara terbesar Tiongkok memproyeksi dalam laporan terbarunya yang rilis 20 Maret 2017 lalu bahwa produksi akan naik menjadi 298 juta ton sepanjang tahun ini atau lebih tinggi dibanding 2016 lalu yang hanya 290 juta ton.

Namun katalis ini gagal menekan harga lebih dalam setelah data pertumbuhan ekonomi Tiongkok kuartal satu 2017 dicatat tumbuh 6,9 persen atau lebih tinggi dibanding kuartal satu 2016 lalu yang berada di level 6,8 persen.

Artinya ada aktivitas ekonomi yang lebih menggeliat dan diharapkan bisa meningkatkan kebutuhan batu bara untuk industri di masa datang. “Pasca stagnasi beberapa waktu terakhir biasanya akan diwarnai koreksi teknikal terlebih dahulu. Apalagi jika nantinya USD rebound dan kondisi geopolitik masih memanas,” imbuh Ibrahim.

Dengan kondisi geopolitik saat ini, pelaku pasar akan cenderung meninggalkan aset berisiko seperti komoditas dan berlindung pada safe haven. (ant/lhl/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 06:32

Kehadiran e-Commerce Bukan Masalah

BALIKPAPAN  -   Sejumlah tantangan mewarnai investasi pusat perbelanjaan, beberapa tahun…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Siapkan Usulan Bandara Mahulu

SAMARINDA –  Masih terisolasinya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) membuat pembangunan di daerah…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Belum Pasti, Waspada Spekulasi

SAMARINDA –  Kepastian wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kaltim masih dinanti dunia…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:29

Harapkan Efek Jalan Tol dan BSB

SAMARINDA  –  Meski badai permasalahan menerpa keuangan Pemkot Samarinda, namun pertumbuhan…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:27

Kelola Aset Peninggalan Chevron, PPU Belajar dari Siak

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kian serius menyiapkan diri menjadi pengelola…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Redenominasi Tak Ganggu Kurs Rupiah

JAKARTA  -  Wacana redenominasi yang dilontarkan Bank Indonesia (BI) dianggap tak akan mengganggu…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Garuda Indonesia Kian Seriusi Bisnis Kargo

JAKARTA  -  Pengembangan bisnis terus dilakukan PT Garuda Indonesia. Salah satunya, pada sektor…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:24

Pemerintah Lebih Percaya Diri

Bank Indonesia (BI) semakin mantap untuk menjalankan Rancangan Undang-Undang Redenominasi atau penyerderhanaan…

Jumat, 21 Juli 2017 07:30

Dana Talangan bagai Jebakan Batman

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO(Pemerhati Ekonomi Kerakyatan &  Ketenagakerjaan) TULISAN ini terinspirasi…

Jumat, 21 Juli 2017 07:26

Lifting Migas Turun, Pemerintah Obral Insentif

JAKARTA - Pemerintah jorjoran memberi insentif karena produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .