MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 18 April 2017 07:25
Kontraktor Lokal Silakan asal Mampu

Proyek RDMP Pertamina Butuh Kualifikasi Khusus

PEKERJAAN KHUSUS: Bukan persoalan lokal atau nasional, tapi pekerjaan perluasan kilang minyak PT Pertamina Balikpapan memang butuh kontraktor dengan kompetensi tertentu. Pertamina tak membatasi kontraktor lokal asal memenuhi persyaratan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Sekalipun proyek apartemen Pertamina hampir rampung, siapa yang bakal mengerjakan mega proyek  Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Refinery Unit (RU) V masih belum ditentukan. Keterlibatan pengusaha lokal menjadi subkontraktor dalam perkemungkinan bisa selama dinilai mampu.

“Siapa yang akan melaksanakan masih belum ditentukan. Tetapi sudah ada nama perusahaan besar yang masuk. Kami masih melihat bagaimana kemampuan perusahaan tersebut. Pada prinsipnya, kami memberikan pekerjaan kepada yang memang sudah ahlinya dan siap,” ujar General Manager Pertamina  RU V Yulian Dekri saat temu awak media di Blue Sky Hotel Balikpapan kemarin, (17/4).

Sejauh ini, progress dari proyek ini dijelaskannya masih dalam tahap land clearing di bagian dalam area kilang dan detail engineering design (DED). Jika, DED ini rampung, kontraktor sudah harus segera diputuskan. Setelah itu langsung eksekusi. Pasalnya, komponen yang pemesanannya membutuhkan waktu lama harus segera dipesan. “Target proyek rampung 2019. Kami bekerja harus dikejar waktu,” bebernya.

Dekri menjelaskan, lelang proyek RDMP ini akan dibagi menjadi tiga area. Masing-masing area kontraktor yang ditunjuk disesuaikan dengan keahliannya.

Apakah ada kebijakan bagi kontraktor lokal untuk menjadi subkontraktor ? “Jika mampu silahkan. Pasalnya proyek ini membutuhkan keahlian tinggi. Tidak bisa mengambil risiko. Adanya malah menghambat pengerjaan dan kontraktor besarnya pun terkena imbasnya,” jelasnya.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, lanjut Dekri, juga telah menyuarakan tentang tenaga lokal. Tapi tetap, bakal membutuhkan seleksi. “Di Jakarta pun banyak kontraktor yang belum cukup kapasitasnya,” bebernya.

Saat ini, proyek apartemen tinggal menunggu finishing. Sedikit lagi sudah dapat ditempati. Kemungkinan bulan depan, karyawan yang tinggal di kawasan Parikesit sudah dapat dipindahkan ke apartemen. Setelah itu, area tersebut termasuk stadion Persiba akan dilakukan pengerjaan. Pengerjaan RDMP pun akan dimulai.

Sebelumnya diwartakan, proyek  RDMP atau peningkatan kapasitas produksi kilang PT Pertamina (Persero) RU V Balikpapan jadi basis penting ekonomi nasional. Sebab dari proyek itu, Pertamina diharapkan mampu mencukupi kebutuhan minyak nasional tanpa harus impor pada tahun 2023 nanti.

Dalam pelaksanaannya, proyek RDMP keseluruhan terbagi menjadi dua tahap atau two step. First step akan dilakukan hingga tahun 2019, kemudian, second step diproyeksikan akan selesai di tahun 2022 atau tahun 2023.

Penambahan kapasitas produksi minyak yang pertama berasal dari proyek di Balikpapan. Proyek yang dijadwalkan selesai tahun 2019 ini adalah bagian dari proyek RDMP first step.

Jika sudah beroperasi nantinya proyek ini akan menambah kapasitas kilang sebesar 100.000 barel per hari. Artinya, dari sebelumnya 260.000 menjadi 360.000 barel per hari.

Sebagai informasi, nilai investasi pengembangan kilang di Balikpapan mencapai USD 2,6 miliar. (aji/lhl/k18)


BACA JUGA

Senin, 29 Mei 2017 11:40

Lebaran Bisa Jadi Momen Pulihkan Pasar, THR Jadi Harapan Developer

BALIKPAPAN - Lesunya permintaan dan pertumbuhan harga rumah masih membayangi bisnis properti di Balikpapan,…

Senin, 29 Mei 2017 11:23

Di Samarinda, Daerah Ini yang Paling Rentan Sengketa Lahan

SAMARINDA - Sebagai aset yang nilai ekonomisnya tak pernah turun, bahkan selalu naik setiap tahun, tanah…

Senin, 29 Mei 2017 10:10

Tren Inflasi Musim Mudik Lebaran, Transportasi Masih Jadi Sorotan

BALIKPAPAN - Struktur kelompok pengeluaran yang menjadi sumber inflasi di Balikpapan pada Mei dan Juni…

Minggu, 28 Mei 2017 08:07

Pelaku UMKM Didorong Produksi Massal

SURABAYA - Besarnya jumlah industri kecil menengah atau UMKM di Jawa Timur masih belum diimbangi dengan…

Sabtu, 27 Mei 2017 11:12

Jangan Lelang Proyek sebelum Lahan Klir

SAMARINDA –  Kendala pembebasan lahan seringkali disebut sebagai penghambat pembangunan.…

Sabtu, 27 Mei 2017 09:00

Aksi Jual Masih Ramai, IHSG Tetap Menguat

JAKARTA  -  Menutup akhir pekan ini, penguatan berhasil dicatatkan Indeks Harga Saham Gabungan…

Sabtu, 27 Mei 2017 00:10

Hypermart Geber Program Belanja Berhadiah

BALIKPAPAN  -  Memasuki bulan Ramadan, penawaran menarik kembali tersaji Hypermart. Aneka…

Sabtu, 27 Mei 2017 00:09

Belanja Properti Belum Jadi Prioritas

BALIKPAPAN  -  Harga properti di Kota Minyak belum menunjukkan tren pertumbuhan mencolok,…

Sabtu, 27 Mei 2017 00:06

Kembangkan Layanan Aplikasi untuk Dorong Penggunaan Data

BALIKPAPAN –  Mendorong penggunaan data internet, tahun ini, Telkomsel kian serius mengembangkan…

Sabtu, 27 Mei 2017 00:00

Wood Mackenzie: Pemangkasan Produksi OPEC Efektif

LEMBAGA riset energi internasional Wood Mackenzie menyatakan bahwa pemangkasan produksi organisasi negara-negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .