MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 17 April 2017 09:40
Gubernur Serius Sikapi Tambang

Besok Awang Tinjau Desa Mulawarman di Tenggarong Seberang

-ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDAKomitmen Pemprov Kaltim sangat tinggi terhadap pengelolaan pertambangan batu bara agar tidak merusak lingkungan. Untuk itu, sebagai bentuk komitmen Pemprov Kaltim dalam pengawasan, penataan dan evaluasi terhadap kegiatan usaha pertambangan batu bara di daerah, Selasa besok (18/4), Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meninjau Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Di desa itu, usaha pertanian tampak terganggu usaha pertambangan.

Menurut dia, banyak kegiatan usaha pertambangan batu bara di provinsi tersebut yang dinilai tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. "Tanggal 18 April (besok) kita sama-sama turun ke lapangan sidak ke lahan tambang batu bara. Selain instansi terkait, TNI dan Polri serta teman-teman media maupun LSM harus ikut. Sama-sama liat kondisi di lapangan," kata  Awang Faroek Ishak saat coffee morning dengan pimpinan redaksi media cetak dan elektronik di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Senin (10/4) lalu.

Khusus kasus tumpang tindih lahan warga Desa Mulawarman, ujar Awang, hampir 90 persen kawasan izin usaha pertambangan mengambil alih lahan pertanian masyarakat. Padahal, lanjutnya, desa tersebut awalnya merupakan kawasan transmigrasi untuk kegiatan pertanian tanaman pangan dan perkebunan serta peternakan. Ironi dan sangat memprihatinkan jelasnya, di mana pemerintah berupaya mewujudkan swasembada pangan tetapi ada saja lahan-lahan produktif beralih fungsi.

"Saya kasihan sama warga desa tersebut. Mereka kehilangan sawah, lahan pertanian, perkebunan dan peternakan hanya gara-gara pertambangan," ungkap Awang Faroek.  Karenanya, sejak kewenangan perizinan usaha pertambangan dilimpahkan ke provinsi maka Pemprov Kaltim segera melakukan langkah-langkah konkret untuk penertiban. Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang selama ini bermukim di desa tersebut dari ancaman bencana akibat pengelolaan lingkungan yang tidak lestari.

Sebelumnya, Awang Faroek mengutus Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa ke lokasi di desa Mulawarman untuk melihat secara langsung kondisi Desa Mulawarman yang terkepung pertambangan. Gede Yusa sempat berbincang dengan kepala desa, kepala dusun dan masyarakat desa Mulawarman. Mulyono  yang  dihubungi via telepon  mengatakan, dari 812 KK, 80% petani  saat ini hanya mengerjakan sekitar 80 ha yang tersisa. Lahan garapan mereka ini sangat menurun drastis dari jumlah yang dulunya 700 ha. “Punah sudah  Desa Mulawarman yang dulunya dikenal sebagai lumbung Padi, bahkan desa ini sudah tidak layak untuk dijadikan areal permukiman,” ujar Mulyono yang awalnya datang ke desa ini mengikuti kedua orangtuanya lewat program transmigrasi.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang Yahya menjelaskan, di Desa Mulawarman terdapat tiga dusun, yaitu Dusun Karya Bhakti, Dusun Karya Jaya dan Dusun  Karya Harapan. Dari tiga dusun terdapat 812 kepala keluarga (KK) dan kurang lebih 3.000 jiwa.

Ditambahakan, di Desa Mulawarman terdapat dua perusahaan tambang batu bara, yaitu PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) yang beroperasi di bagaian hulu Desa Mulawarman dan PT Jembayan Muara Bara (JMB) yang beroperasi di sebeleh hilir Desa Mulawarman, semula lahan masyarakat 563 hektare tetapi sekarang ini tinggal 63 hektare.  

Dikatakan, kehadiran Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk melihat langsung keberadaan masyarakat Desa Mulawarman, sangat kami harapkan, kami akan berdialog langsung untuk mencari solusi tebaik bagi masyarakat Desa Mulawarman, kasihan warga sekarang ini sudah sangat susah mencari mata pencaharian karena lahan semakin berkurang bahkan sudah tidak ada.

"Kita harapkan kehadiran Gubernur Kaltim di Desa Mulawarman, nantinya bisa memberikan solusi terbaik bagi masyarakat, sehingga  mereka bisa bangkit dari keterpurukan akibat lahan pertanian yang berubah menjadi lahan tambang," kata Yahya.

Apa yang menjadi harapan masyarakat menarik perhatian Tim Utusan Staf Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan RI yang sudah tiga kali ini meninjau dan melakukan pendampingan Desa Mulawarman. “Sudah sejak tahun 2010 masyarakat berjuang atas kerusakan desanya, “ ujar Erwin Triono salah seorang anggota tim, didampingi Koordinator Feri Aryanto. (mar/inni/sul/ri//adv/waz/k9)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 09:44

Dampak Negatif Game Center, Orangtua Ramai-Ramai Melapor

SAMARINDA – Sejumlah orangtua di kawasan Samarinda Utara mulai khawatir dengan aktivitas anaknya…

Rabu, 26 Juli 2017 09:43

Pemkot Bingung Jalan Cepat Rusak

SAMARINDA – Kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa di Jalan Kadrie Oening, Jumat (21/7), menguak…

Rabu, 26 Juli 2017 09:42

Rumah Anggota DPD RI Dibobol

SAMARINDA – Sebuah kutipan menyebutkan, hasil takkan mengkhianati kerja keras. Itu sebagai ungkapan…

Rabu, 26 Juli 2017 09:41

Pria Paruh Baya Ngeyel Jual Togel

SAMARINDA – Sejumlah kerabat sedianya sudah sering memperingatkan Abdul Kadir (54) agar berhenti…

Rabu, 26 Juli 2017 09:39

Sayangkan Korban Hamil Tak Dipertimbangkan

SAMARINDA – Berakhir sudah kisah kasus pemukulan oleh Muhammad Bragja Britania Suyatna kepada…

Rabu, 26 Juli 2017 09:38

Pembunuh Senyap Bernama Sindrom Brugada

TIDAK mudah mendeteksi irama jantung. Padahal, sedikit perbedaan bisa berarti banyak. Di antaranya,…

Rabu, 26 Juli 2017 09:37

Appraisal Tak Pernah Ada

SAMARINDA – Peningkatan berupa pengecoran di Jalan Pattimura, Kecamatan Samarinda Seberang, pada…

Rabu, 26 Juli 2017 09:36

Kementerian Beri Restu

SAMARINDA – Karut-marut pengelolaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 26 Juli 2017 09:35

Air Kotor karena Pompa Tak Stabil

SAMARINDA – Keluhan masyarakat atas buruknya kualitas air yang didistribusikan PDAM kembali mencuat.…

Rabu, 26 Juli 2017 09:34

Setahun Beradaptasi, Biasakan Diri Berjalan Kaki

Tiga tahun sudah Monica Anjeli Sitorus dan Garin Yudha Primaditya menjadi perantauan di Rusia. Di sana,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .