MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 17 April 2017 07:52
CANTIK...!! Bayi Hasil Hubungan Ayah dan Anak Itu Dinamai Ini
SAKSI BISU: Rumah yang ditinggali DW dan ayahnya, MF, di Kampung Kajang, RT 20, Sangatta Selatan, Kutim. Keduanya telah pergi dan meninggalkan bayi hasil hubungan terlarang di RSUD Kudungga. (Akrom/kp)

PROKAL.CO, SANGATTA – Malang benar bayi perempuan satu ini. Dia ditinggal orangtuanya setelah dilahirkan sekitar sebulan lalu di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutim. Diketahui, ibunya ternyata baru berusia 15 tahun.

Bayi tak berdosa tersebut diduga hasil hubungan gelap remaja perempuan berinisial DW (15) asal Kampung Kajang, RT 20, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim, dengan ayah kandungnya berinisial MF. Keduanya tinggal di sebuah gubuk yang berada di dekat SD 010, Sangatta Selatan.  

“Namun, mereka belum pernah melapor kepada saya. Warga sekitar pun tidak mengetahui keberadaan mereka. Pasalnya, anak dan ayahnya jarang berkomunikasi dengan warga setempat,” ujar Ketua RT 20 Sudarsono.

Informasi warga RT 20, Sulkhani Abidin, sebelum anak dan ayahnya tinggal di Kampung Kajang, mereka pernah berdiam di daerah Palaran, Samarinda. “Mereka memang selalu tinggal berdua semenjak ayah dan ibunya bercerai,” jelasnya.

Dari keterangan Sulkhani, mereka mulai meninggalkan Samarinda dan menginjakkan kaki di Sangatta sejak Juni 2016. Sekitar 10 bulan bermukim di RT 20, Kampung Kajang, sejak 27 Maret 2017, keduanya sudah tidak berada di RT 20.

Kepala TU RSUD Kudungga M Yusuf membenarkan adanya kasus tersebut. Menurut dia, saat ini, bayi berusia satu bulan itu masih dalam penanganan rumah sakit. Terang dia, bayi itu dilahirkan sekitar 10 Maret lalu dan memiliki berat 1,7 kilogram. Proses kelahiran dilakukan di rumah DW.

Karena ada ari-ari yang tertinggal, kemudian bidan yang membantu melahirkan menyarankan DW dirawat di RSUD Kudungga. “Alasan dilarikan ke RSUD Kudungga karena sisa ari-ari yang tertinggal dan berat badan yang kurang,” ungkapnya, Sabtu (15/4).

Sebelum meninggalkan bayinya, DW sempat menanyakan biaya persalinan dan perawatan selama di RSUD. Sesudah itu, DW menghilang. Nomor telepon yang ditinggalkan, tak dapat dihubungi. “Biaya melahirkan dan perawatannya selama sebulan terakhir sekira Rp 11 juta,” ujar Yusuf.

“Untuk susu, popok, dan sejenisnya, dibiayai dari hasil iuran para perawat RSUD Kudungga,” sambungnya.

Karena orangtuanya tidak pernah muncul, dia lalu melaporkan masalah tersebut kepada pihak polisi dan Dinas Sosial (Dissos) Kutim. “Saat ini, kondisi bayinya sehat. Oleh para bidan, bayi itu diberi nama Nanda Salsabila. Berat badannya juga sudah naik menjadi 2,7 kg. Sementara ini masih dirawat di ruangan perinatologi,” tambah dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena menyampaikan, kasus tersebut kini sedang diselidiki. “Identitas orangtua bayi sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam penyelidikan. DW dan orangtuanya telah meninggalkan rumah sejak beberapa hari lalu,” urai Andika.

Plt Kepala Dissos Kutim menyatakan, bayi tersebut akan diserahkan ke Dissos Kaltim. “Soalnya, hanya di sana (Dinsos Kaltim) yang mempunyai panti asuhan,” ujarnya. (*/akr/ica/k8)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 07:34

Potensial..!! Tapi Karst Terkendala Sarana Penunjang

SANGATTA – Gua Karst Sangkulirang Rockt Art di Sangkulirang dan Karangan, Kutim, terus didorong…

Rabu, 20 September 2017 18:06

Demi Pembangunan Kukar, Rita Minta ESDM Hitung Ulang DBH

SAMARINDA- Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari menyambangi Kantor kementerian Energi dan Sumber…

Rabu, 20 September 2017 08:33

Ramai-Ramai Kembalikan Kerugian Negara

BONTANG – Jumlah uang kerugian negara yang dikembalikan saksi maupun tersangka kasus dugaan korupsi…

Rabu, 20 September 2017 08:31

Terpidana, Empat Pejabat Belum Diberhentikan

PENAJAM – Empat pejabat Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) diusulkan diberhentikan dengan hormat.…

Rabu, 20 September 2017 08:30

Jalan Masuk Pelabuhan Tambah Parah

BONTANG – Jalan menuju Pelabuhan Loktuan kembali ambles. Kerusakan yang terjadi pada Juni lalu,…

Rabu, 20 September 2017 08:28

Hanya Empat Toko Obat Berizin

BONTANG – Bermaksud ingin menelusuri penyebaran paracetamol, cafein, dan carisoprodol (PCC), Dinas…

Rabu, 20 September 2017 08:15

Mahasiswa Menjambret, Ditembak Polisi

BONTANG – Muhammad Ali Wahyudien (23) kembali merasakan dinginnya lantai tahanan. Pasalnya, residivis…

Rabu, 20 September 2017 08:12

Sengketa Tapal Batas Hambat Plasma

SANGATTA – Warga Desa Kelinjau Ilir, Kecamatan Muara Ancalong, Kutim, sempat tidak mendapatkan…

Rabu, 20 September 2017 08:11

KPC Minta Panja Tunda Kunjungan

SANGATTA – Manajemen perusahaan tambang batu bara yang bersengketa lahan dengan kelompok tani…

Rabu, 20 September 2017 08:09

Masjid Rasa Hotel Berbintang

Jamaah haji asal Kutim sudah kembali dari Tanah Suci beberapa hari lalu. Ada sedikit kisah manis yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .