MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 17 April 2017 07:52
CANTIK...!! Bayi Hasil Hubungan Ayah dan Anak Itu Dinamai Ini
SAKSI BISU: Rumah yang ditinggali DW dan ayahnya, MF, di Kampung Kajang, RT 20, Sangatta Selatan, Kutim. Keduanya telah pergi dan meninggalkan bayi hasil hubungan terlarang di RSUD Kudungga. (Akrom/kp)

PROKAL.CO, SANGATTA – Malang benar bayi perempuan satu ini. Dia ditinggal orangtuanya setelah dilahirkan sekitar sebulan lalu di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutim. Diketahui, ibunya ternyata baru berusia 15 tahun.

Bayi tak berdosa tersebut diduga hasil hubungan gelap remaja perempuan berinisial DW (15) asal Kampung Kajang, RT 20, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim, dengan ayah kandungnya berinisial MF. Keduanya tinggal di sebuah gubuk yang berada di dekat SD 010, Sangatta Selatan.  

“Namun, mereka belum pernah melapor kepada saya. Warga sekitar pun tidak mengetahui keberadaan mereka. Pasalnya, anak dan ayahnya jarang berkomunikasi dengan warga setempat,” ujar Ketua RT 20 Sudarsono.

Informasi warga RT 20, Sulkhani Abidin, sebelum anak dan ayahnya tinggal di Kampung Kajang, mereka pernah berdiam di daerah Palaran, Samarinda. “Mereka memang selalu tinggal berdua semenjak ayah dan ibunya bercerai,” jelasnya.

Dari keterangan Sulkhani, mereka mulai meninggalkan Samarinda dan menginjakkan kaki di Sangatta sejak Juni 2016. Sekitar 10 bulan bermukim di RT 20, Kampung Kajang, sejak 27 Maret 2017, keduanya sudah tidak berada di RT 20.

Kepala TU RSUD Kudungga M Yusuf membenarkan adanya kasus tersebut. Menurut dia, saat ini, bayi berusia satu bulan itu masih dalam penanganan rumah sakit. Terang dia, bayi itu dilahirkan sekitar 10 Maret lalu dan memiliki berat 1,7 kilogram. Proses kelahiran dilakukan di rumah DW.

Karena ada ari-ari yang tertinggal, kemudian bidan yang membantu melahirkan menyarankan DW dirawat di RSUD Kudungga. “Alasan dilarikan ke RSUD Kudungga karena sisa ari-ari yang tertinggal dan berat badan yang kurang,” ungkapnya, Sabtu (15/4).

Sebelum meninggalkan bayinya, DW sempat menanyakan biaya persalinan dan perawatan selama di RSUD. Sesudah itu, DW menghilang. Nomor telepon yang ditinggalkan, tak dapat dihubungi. “Biaya melahirkan dan perawatannya selama sebulan terakhir sekira Rp 11 juta,” ujar Yusuf.

“Untuk susu, popok, dan sejenisnya, dibiayai dari hasil iuran para perawat RSUD Kudungga,” sambungnya.

Karena orangtuanya tidak pernah muncul, dia lalu melaporkan masalah tersebut kepada pihak polisi dan Dinas Sosial (Dissos) Kutim. “Saat ini, kondisi bayinya sehat. Oleh para bidan, bayi itu diberi nama Nanda Salsabila. Berat badannya juga sudah naik menjadi 2,7 kg. Sementara ini masih dirawat di ruangan perinatologi,” tambah dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena menyampaikan, kasus tersebut kini sedang diselidiki. “Identitas orangtua bayi sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam penyelidikan. DW dan orangtuanya telah meninggalkan rumah sejak beberapa hari lalu,” urai Andika.

Plt Kepala Dissos Kutim menyatakan, bayi tersebut akan diserahkan ke Dissos Kaltim. “Soalnya, hanya di sana (Dinsos Kaltim) yang mempunyai panti asuhan,” ujarnya. (*/akr/ica/k8)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 10:37

Mudiyat Noor, Representasi Pemimpin Masa Kini

NAMA baru meramaikan bursa bakal calon gubernur (cagub) Kaltim 2018 di polling garapan Kaltim Post.…

Kamis, 23 November 2017 07:22

“Terbiasa Bergaul dengan Wartawan”

SUASANA akrab dan penuh canda tawa terjadi saat rombongan Kaltim Post Group (KPG) Cabang Penajam…

Kamis, 23 November 2017 07:17

UMK Tunggu SK Gubernur

TANA PASER - Kenaikan upah minimum kerja (UMK) Kabupaten Paser telah direkomendasikan Dinas Tenaga Kerja…

Kamis, 23 November 2017 07:11

Warga Keluhkan Lumpur di Jalan Bukit Ria

TANJUNG REDEB – Warga Jalan Bukit Ria, RT 10, Kelurahan Gunung Panjang, mengeluhkan kondisi jalan…

Kamis, 23 November 2017 07:07

Warga Bena Baru Wujudkan Berau Sehat

TANJUNG REDEB – Rabu (22/11) Penjabat (Pj) Kepala Kampung Bena Baru Yulius LW bersama warga masyarakat…

Kamis, 23 November 2017 07:07

SosialisasiPengendalian Kependudukan

TANJUNG REDEB – Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama Dinas Pengendalian…

Rabu, 22 November 2017 07:28

190 ASN di Paser Dites Urine

TANA PASER – Setelah apel rutin pagi, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Paser tiba-tiba kedatangan…

Rabu, 22 November 2017 07:26

Inspeksi Kelaikan Kendaraan Akan Digelar

TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau saat ini tengah menyusun rencana meningkatkan…

Rabu, 22 November 2017 07:25

Banyak Faktor Harus Dipertimbangkan

SANGATTA – Rencana penarikan retribusi sampah untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kutim…

Rabu, 22 November 2017 07:18

Anggota KPU-Panwaslu Wajib Mundur

PENAJAM - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak boleh lagi bergabung dengan organisasi kemasyarakatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .