MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 17 April 2017 07:52
CANTIK...!! Bayi Hasil Hubungan Ayah dan Anak Itu Dinamai Ini
SAKSI BISU: Rumah yang ditinggali DW dan ayahnya, MF, di Kampung Kajang, RT 20, Sangatta Selatan, Kutim. Keduanya telah pergi dan meninggalkan bayi hasil hubungan terlarang di RSUD Kudungga. (Akrom/kp)

PROKAL.CO, SANGATTA – Malang benar bayi perempuan satu ini. Dia ditinggal orangtuanya setelah dilahirkan sekitar sebulan lalu di RSUD Kudungga, Sangatta, Kutim. Diketahui, ibunya ternyata baru berusia 15 tahun.

Bayi tak berdosa tersebut diduga hasil hubungan gelap remaja perempuan berinisial DW (15) asal Kampung Kajang, RT 20, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim, dengan ayah kandungnya berinisial MF. Keduanya tinggal di sebuah gubuk yang berada di dekat SD 010, Sangatta Selatan.  

“Namun, mereka belum pernah melapor kepada saya. Warga sekitar pun tidak mengetahui keberadaan mereka. Pasalnya, anak dan ayahnya jarang berkomunikasi dengan warga setempat,” ujar Ketua RT 20 Sudarsono.

Informasi warga RT 20, Sulkhani Abidin, sebelum anak dan ayahnya tinggal di Kampung Kajang, mereka pernah berdiam di daerah Palaran, Samarinda. “Mereka memang selalu tinggal berdua semenjak ayah dan ibunya bercerai,” jelasnya.

Dari keterangan Sulkhani, mereka mulai meninggalkan Samarinda dan menginjakkan kaki di Sangatta sejak Juni 2016. Sekitar 10 bulan bermukim di RT 20, Kampung Kajang, sejak 27 Maret 2017, keduanya sudah tidak berada di RT 20.

Kepala TU RSUD Kudungga M Yusuf membenarkan adanya kasus tersebut. Menurut dia, saat ini, bayi berusia satu bulan itu masih dalam penanganan rumah sakit. Terang dia, bayi itu dilahirkan sekitar 10 Maret lalu dan memiliki berat 1,7 kilogram. Proses kelahiran dilakukan di rumah DW.

Karena ada ari-ari yang tertinggal, kemudian bidan yang membantu melahirkan menyarankan DW dirawat di RSUD Kudungga. “Alasan dilarikan ke RSUD Kudungga karena sisa ari-ari yang tertinggal dan berat badan yang kurang,” ungkapnya, Sabtu (15/4).

Sebelum meninggalkan bayinya, DW sempat menanyakan biaya persalinan dan perawatan selama di RSUD. Sesudah itu, DW menghilang. Nomor telepon yang ditinggalkan, tak dapat dihubungi. “Biaya melahirkan dan perawatannya selama sebulan terakhir sekira Rp 11 juta,” ujar Yusuf.

“Untuk susu, popok, dan sejenisnya, dibiayai dari hasil iuran para perawat RSUD Kudungga,” sambungnya.

Karena orangtuanya tidak pernah muncul, dia lalu melaporkan masalah tersebut kepada pihak polisi dan Dinas Sosial (Dissos) Kutim. “Saat ini, kondisi bayinya sehat. Oleh para bidan, bayi itu diberi nama Nanda Salsabila. Berat badannya juga sudah naik menjadi 2,7 kg. Sementara ini masih dirawat di ruangan perinatologi,” tambah dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena menyampaikan, kasus tersebut kini sedang diselidiki. “Identitas orangtua bayi sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam penyelidikan. DW dan orangtuanya telah meninggalkan rumah sejak beberapa hari lalu,” urai Andika.

Plt Kepala Dissos Kutim menyatakan, bayi tersebut akan diserahkan ke Dissos Kaltim. “Soalnya, hanya di sana (Dinsos Kaltim) yang mempunyai panti asuhan,” ujarnya. (*/akr/ica/k8)


BACA JUGA

Kamis, 15 Februari 2018 22:46

LIHAT NIH..!! Anak Punk Ditangkapi Satpol PP

PENAJAM – Tujuh belas pemuda punk dijaring personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Penajam…

Kamis, 15 Februari 2018 22:45

Anggaran Mencekik, Kelola Sampah Makin Sulit

TANA PASER – Program nasional yang mengusung tiga bulan bersih sampah (TBBS) dalam rangka Hari…

Kamis, 15 Februari 2018 22:44

Menanglah dengan Cara yang Keren

TANA PASER – Dihadiri empat tim sukses (timses) dari masing-masing pasang calon gubernur (cagub)…

Kamis, 15 Februari 2018 22:43

“Panwaslu Lemah Pengawasan di Media Sosial”

PENAJAM – Pelanggaran kampanye di media sosial (medsos) diperkirakan bakal marak pada Pemilihan…

Kamis, 15 Februari 2018 22:40

Tower Bermasalah Sudah Disegel

TENGGARONG – Pemkab Kukar akhirnya menjelaskan tindak lanjut temuan empat tower yang tak memiliki…

Kamis, 15 Februari 2018 22:39

Petak Pasar Olah Bebaya Kurang

SENDAWAR – Pembangunan kembali Pasar Olah Bebaya di Jalan Akhmad Yani, Kecamatan Melak, Kutai…

Kamis, 15 Februari 2018 22:38

Kecamatan Tak Miliki Kewenangan

BERDIRINYA tower milik sebuah provider yang tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) di sejumlah…

Kamis, 15 Februari 2018 22:30

Kembangkan Produk Batik Khas Berau

TANJUNG REDEB - Industri Kecil Menengah (IKM) Berau ikut mengembangkan batik khas Berau. Meski masih…

Rabu, 14 Februari 2018 08:39

Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan

TANJUNG REDEB – Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Sonhadji melakukan kunjungan kerja…

Rabu, 14 Februari 2018 08:38

Lahan Pertanian di Berau 93.000 Hektare

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menggali sektor potensial untuk mendukung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .