MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 17 April 2017 07:46
Kontraktor asal Samarinda Di-blacklist

Kekurangan Duit, Cuma Kerjakan 83 Persen

BELUM BERES: Proyek JalanJumaiyah di Kilometer 8, Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam, PPU, ternyata tak bisa diselesaikan kontraktor. Imbasnya, CV Lembu Kelana Sejahtera yang mengerjakan jalan itu, di-blacklist selama dua tahun. (RIKIP/KP)

PROKAL.CO, PENAJAM – CV Lembu Kelana Sejahtera, kontraktor peningkatan Jalan Jumaiyah di Kilometer 8, Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), resmi masuk daftar hitam atau blacklist. Penyebabnya, kontraktor yang beralamat di Jalan Pangeran Suryanata, Gang 08, RT 026, Nomor 1B, Kelurahan Air Putih, Samarinda, itu tidak bisa menyelesaikan semenisasi jalan yang panjangnya sekira 500 meter.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) PPU, kontraktor yang mengerjakan jalan yang menghubungkan Sungai Parit dengan Jembatan Sesumpu tersebut, mengaku kesulitan finansial. Imbasnya, kontraktor tak bisa menamatkan proyek senilai Rp 2,4 miliar yang berasal dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Kaltim 2016 itu. Padahal, masa kontrak berakhir pada 5 Februari 2017.

“Sudah kami lakukan pemutusan kontrak, karena kontraktor melakukan wan prestasi. Sebenarnya kurangnya tinggal sedikit, cuma 30 meter di depan (jalan provinsi) dan di belakang 20 meter. Jadi kurangnya cuma 50 meter,” kata Kepala Bidang Bina Marga DPU PPU Edi Hasmoro kemarin (16/4).

Sebelum melakukan pemutusan kontrak pada proyek dengan masa pengerjaan 73 hari itu, dia menyebut telah menerapkan denda keterlambatan. Bahkan, DPU pun telah mencairkan dan menyerahkan jaminan pelaksanaan sebesar 5 persen dari nilai kontrak ke kas daerah.

Surat pemutusan kontrak juga telah dilaporkan ke Inspektorat PPU. Keputusannya, perusahaan itu di-blacklist selama dua tahun. “Jadi sebelum melakukan pemutusan kontrak, ada mekanisme yang harus dilalui,” imbuhnya.

DPU juga telah melakukan penghitungan volume pengerjaan fisik di lapangan. Disimpulkan, progres pengerjaan hanya mencapai sekitar 83 persen. Walaupun pengerjaannya masih kurang 50 meter, jalan tetap dibuka. Terhadap beda ketinggian di sisa pengerjaan jalan yang belum rampung tersebut, dia mengaku sudah melakukan perataan supaya masyarakat bisa menggunakan. “Jadi yang penting bisa difungsikan,” ujar dia.

Untuk melanjutkan sisanya, dia menyebut masih menunggu ketersediaan anggaran pada tahun depan. Bahkan akan dilanjutkan sepanjang 6 kilometer.

Untuk tahap pengerjaan awal, DPU baru melelang sekira 50 meter yang tidak diselesaikan CV Lembu Kelana Sejahtera. Sehingga masih menyisakan 5,5 kilometer dengan lebar sekira 6 meter, yang diperkirakan bakal menghabiskan anggaran sekira Rp 46 miliar. “Kalau usulan peminjaman Rp 348 miliar yang kami usulkan ke Kemendagri disetujui, tahun ini bisa dikerjakan. Karena kebetulan paket peminjamannya, salah satunya adalah pengerjaan Jalan Jumaiyah. Ditarget selesai pada 2018,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, kegiatan pengerjaan peningkatan Jalan Jumaiyah, dimulai sejak 4 Oktober 2016, seharusnya rampung pada 15 Desember 2016. Dinas PU pun telah memberikan toleransi kepada kontraktor dengan membayar denda keterlambatan yang berlaku maksimal 50 hari sampai 5 Februari 2017. (*/rik/ica/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 10:25

Beasiswa 2018 untuk Stiper Muhammadiyah

TANA PASER – Defisit keuangan yang dialami Pemkab Paser sejak dua tahun terakhir, berdampak pada…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:24

Masjid Agung Berbenah Sambut Ramadan

TANA PASER – Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot yang merupakan masjid terbesar dan kebanggaan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:23

Rutan Tanah Grogot Perketat Pengamanan

TANA PASER – Guna menghindari masuknya barang-barang terlarang kepada tahanan dan narapidana di…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:23

WANTED..!! Pelaku Tabrak Lari, Bikin Pejalan Kaki Kritis

TENGGARONG- Insiden kecelakaan lalu lintas yang menimpa pejalan kaki bernama Galimin (65) di jalan poros…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:20

Anak-Anak Dijadikan Pengedar Narkoba

SENDAWAR- Anak-anak makin banyak dilibatkan dalam peredaran narkoba. Buktinya, sampai saat ini ada 44…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:20

Belum Buat Perbup Pengangkatan THL Satu Pintu, BKPPD Ngaku Tunggu Juknis

TENGGARONG - Desakan Forum Tenaga Harian Kukar (FTHK) yang meminta Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar)…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:18

HAISSSS...!! Lelang Causeway Tak Ada Kabar

SANGATTA – Progres pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, Kutai Timur (Kutim) sangat lamban.…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:15

KPU Bingung, Libur Lebaran Berpotensi Tingkatkan Golput

SANGATTA – Jadwal libur Lebaran tahun ini diperkirakan bakal memengaruhi partisipasi pemilih pada…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:15

Lambat Serap Anggaran, Kades Dipanggil ke Jakarta

SANGATTA – Lama tak terdengar kabar soal dana desa (DD) Kutai Timur (Kutim). Ternyata, justru…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:15

Ada Tim Paslon yang Mau Jual Pelat Baja Algaka

BONTANG – Tim sukses pasangan calon gubernur membuat kesepakatan terkait rusaknya beberapa alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .