MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 17 April 2017 07:27
Investor Baru Didominasi Anak Muda

Jumlah Terus Bertambah, Minim yang Aktif

TUMBUH PESAT: Selain sosialisasi kepada calon investor, BEI juga terus membujuk perusahaan potensial di Kaltim untuk melantai di pasar modal. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Jumlah investor pasar modal di Kaltim terus bertambah. Menariknya, tren positif itu ternyata didominasi masyarakat dengan usia antara 18–30 tahun.

Sampai triwulan pertama tahun ini, Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Balikpapan mencatat, jumlah single investor identification (SID) mencapai 7.538 SID. Naik 14 persen dari posisi periode yang sama pada tahun lalu, sebanyak 6.604 SID. Sementara Sub Rekening Efek (SRE) atau pemegang rekening yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), ada 8.862, atau tumbuh 7 persen dari 8.299 SRE pada tahun lalu.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Balikpapan Dinda Ayu Amalliya mengatakan, untuk pertumbuhan SRE dan SID memang didominasi dari usia 18–30 tahun. Catatan ini sejalan dengan sosialisasi yang memang banyak menyasar kalangan anak muda, seperti mahasiswa.

“Di Kaltim, sosialisasi kami memang lebih rutin ke perguruan tinggi di Kaltim. Bahkan sempat mendatangkan artis Giring (vokalis band) Nidji agar menarik para pemuda,” bebernya.

Tahun ini pun, lanjut Dinda, BEI tetap bakal melakukan sosialisasi di kampus-kampus. Bahkan, tak jarang, sejumlah mahasiswa mendatangi kantor BEI Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, untuk berkonsultasi.

Sepanjang tahun, Kantor Perwakilan BEI Balikpapan melakukan 181 sosialisasi. Selain peguruan tinggi, setiap kota dan kabupaten di Kaltim juga disambangi guna memperkenalkan investasi pasar modal.

 Kendati demikian, dari jumlah keseluruhan yang mendominasi SRE, SID, dan yang sering melakukan log in masih pada kategori usia di atas 31 tahun, sebanyak 5.016 SD sepanjang tahun lalu. Sedangkan untuk usia 18–30 tahun, hanya 2.507 SID.

“Meski SDI banyak, yang log in di Kaltim masih minim. Dari klasifikasi usia, 18–30 tahun hanya 304 investor. Dari usia 31 tahun ke atas, hanya 596 investor. Artinya, investor yang sadar atau sering mengecek saham mereka secara mobile, juga masih minim. Cenderung hanya mengecek saat melakukan transaksi saja,” terangnya.

Untuk menambah keaktifan para investor baru ini, Dinda menyebut, BEI akan menambah galeri investasi sebagai media edukasi kepada masyarakat. Saat ini di Kaltim baru terdapat empat galeri. Dua di Balikpapan, sisanya masing-masing di Samarinda dan Sangatta.

Dinda menambahkan, sosialisasi tahun ini akan berlanjut, dan tak hanya ditujukan kepada calon investor. Perusahaan-perusahaan potensial pun bakal diajak terlibat, lewat penawaran saham perdana (IPO).

“Golnya memang menambah perusahaan asal Kaltim yang go public. Saat ini baru tiga yaitu PT Pupuk Kaltim (obligasi), PT Perdana Karya, dan Berau Coal,” tutupnya. (aji/man/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 06:32

Kehadiran e-Commerce Bukan Masalah

BALIKPAPAN  -   Sejumlah tantangan mewarnai investasi pusat perbelanjaan, beberapa tahun…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Siapkan Usulan Bandara Mahulu

SAMARINDA –  Masih terisolasinya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) membuat pembangunan di daerah…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:30

Belum Pasti, Waspada Spekulasi

SAMARINDA –  Kepastian wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kaltim masih dinanti dunia…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:29

Harapkan Efek Jalan Tol dan BSB

SAMARINDA  –  Meski badai permasalahan menerpa keuangan Pemkot Samarinda, namun pertumbuhan…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:27

Kelola Aset Peninggalan Chevron, PPU Belajar dari Siak

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kian serius menyiapkan diri menjadi pengelola…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Redenominasi Tak Ganggu Kurs Rupiah

JAKARTA  -  Wacana redenominasi yang dilontarkan Bank Indonesia (BI) dianggap tak akan mengganggu…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:26

Garuda Indonesia Kian Seriusi Bisnis Kargo

JAKARTA  -  Pengembangan bisnis terus dilakukan PT Garuda Indonesia. Salah satunya, pada sektor…

Sabtu, 22 Juli 2017 06:24

Pemerintah Lebih Percaya Diri

Bank Indonesia (BI) semakin mantap untuk menjalankan Rancangan Undang-Undang Redenominasi atau penyerderhanaan…

Jumat, 21 Juli 2017 07:30

Dana Talangan bagai Jebakan Batman

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO(Pemerhati Ekonomi Kerakyatan &  Ketenagakerjaan) TULISAN ini terinspirasi…

Jumat, 21 Juli 2017 07:26

Lifting Migas Turun, Pemerintah Obral Insentif

JAKARTA - Pemerintah jorjoran memberi insentif karena produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .