MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Sabtu, 15 April 2017 09:38
Ganti Nasi dengan Ubi

Lebih Rendah Kalori, Jangan Digoreng

BERSERAT: Kentang ataupun ubi bisa jadi makanan pilihan pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat.

PROKAL.CO, NASI dihindari sebagian orang karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi. Selain nasi, ada yang mengganti sumber karbohidrat dengan singkong. Salah satu jenis umbi-umbian ini dipercaya lebih rendah kalori dan dapat dikonsumsi selama program diet.

“Singkong memang lebih rendah kalorinya dibanding nasi. Diet singkong bisa menurunkan berat badan, tetapi harus dilengkapi dengan mengonsumsi serat lebih banyak. Karena, serat singkong lebih rendah disbanding nasi,” papar ahli gizi Suska Aris S saat diwawancarai, Jumat (7/4).

Ahli gizi dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bantuas itu mengatakan, walaupun bagus dikonsumsi untuk diet, kandungan gizi singkong lebih sedikit dibanding nasi. Selain itu, meskipun lebih rendah kalori, konsumsi singkong tetap tidak boleh berlebihan.

“Umumnya orang mengonsumsi sekitar 200 gram nasi. Per 100 gram nasi sekira 360 kalori. Kalau ingin mengonsumsi singkong, bisa mengikuti takaran nasi sekitar 200 gram. Kalorinya tetap lebih rendah singkong, atau Anda bisa mengurangi lagi,” jelas alumnus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Jogjakarta tersebut.

Agar manfaat singkong untuk diet lebih efektif, Suska mengingatkan tentang pengolahan singkong yang tepat. Konsumsilah singkong yang direbus atau dikusus. Boleh mengonsumsi singkong goreng, tetapi tidak dianjurkan bila dimakan terlalu banyak dan sering. Karena kalori gorengan cukup tinggi.

“Anda juga bisa membuat olahan singkong dengan variasi lain, tetapi hindari pengolahan dengan digoreng. Selain itu, pastikan Anda merendam dan mencuci bersih singkong sebelum dimasak,” pungkas Suska.

(*/ni/her/k9)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 09:22

Cerdas Spiritual sejak Janin

BAKAT kecerdasan spiritual sudah ada pada anak, bahkan sebelum dia dilahirkan. Orangtua jadi faktor…

Rabu, 26 Juli 2017 09:21

Stimulasi Otak Kanan-Kiri

OPTIMALKAN masa keemasan anak untuk melatih otaknya. Mana yang perlu diasah lebih dulu, otak kanan atau…

Selasa, 25 Juli 2017 09:32

Selasih untuk Asupan Tulang

BIJI selasih dikenal sebagai pelengkap es campur. Ada banyak manfaat untuk kesehatan yang terkandung…

Selasa, 25 Juli 2017 09:31

Edamame Mencegah Osteoporosis

LEBIH dikenal dengan kedelai Jepang, edamamemerupakan salah satu bahan makanan super yang kaya manfaat.…

Senin, 24 Juli 2017 08:50

Demam Tifoid, Bakteri Serang Usus

Bakteri Salmonella typhi menyebabkan demam tifoid. Serupa dengan tifoid, gejala tifus juga disebabkan…

Senin, 24 Juli 2017 08:49

Antibiotik Harus Habis

Demam tifoid diobati dengan antibiotik yang membunuh bakteri Salmonella typhi. Sebelum penggunaan antibiotik,…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:02

Kenalkan Anak Rasa Emosi

BERJIWA sosial bukanlah bentukan instan. Orangtua yang cerdas perlu melatih anaknya untuk terampil menggunakan…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:00

Deteksi Dini Psikologi Anak

BAKAT sosial sudah ada sejak si kecil belum dilahirkan. Kenali sejak dini, dilihat dari respons sosial…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:59

Waspada Infeksi Telinga Tengah Anak

PENYAKIT ini bisa menyerang anak di bawah satu tahun. Infeksi telinga tengah bisa menyebabkan telinga…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:55

Tuntas Membersihkan Make-up Tebal

Polesan make-up untuk acara diaplikasikan tebal. Sebab alas bedak difungsikan menutupi jerawat atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .