MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 15 April 2017 09:12
Polisi "Hitam" Itu Sebulan dalam Pantauan, Bakal Begini Nasibnya
Bripda KA

PROKAL.CO, SAMARINDA – Karier kepolisian KA dipastikan segera berakhir. Ditangkap karena mengedarkan narkoba, oknum polisi berpangkat brigadir polisi kepala (bripka) itu juga ditengarai mem-beking aktivitas peredaran oleh sejumlah bandar narkoba.

Sejak diamankan Kamis (13/4), KA masih terbaring di RSUD AW Sjahranie. Dia menjalani serangkaian operasi pengangkatan proyektil yang bersarang di paha kanan. Dia terpaksa ditembak lantaran melawan dan mengabaikan tembakan peringatan saat hendak ditangkap di persimpangan Mal Lembuswana. Petugas yang menjaga ketat kamarnya pun tidak memperkenankan awak media mengambil gambar, apalagi meminta keterangan kepada KA.

Seperti diketahui, dia ditangkap lantaran memiliki dua paket sabu seberat 46,86 gram yang ditemukan di dua tempat. Pertama, di mobil Toyota Rush bernomor polisi B 1098 CFA dan kamar tidur KA di kediamannya Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang. Selain itu, terdapat barang bukti lain seperti tiga timbangan digital, satu sendok takar, empat pipet kaca, dua pak plastik klip, dan uang Rp 63.030.000

Pemeriksaan kepemilikan KA itu juga belum bisa didalami, lantaran menanti KA pulih dari perawatan.

Menurut catatan kepolisian, nama KA tak pernah buruk di mata pimpinan. Juga tak pernah terbentur kasus tindak pidana lain. Selama bertugas, KA dikenal tegas ketika membekuk pelaku kejahatan. Polisi yang belum genap dua tahun bertugas di Satuan Narkoba Polresta Samarinda itu juga tak mudah marah.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Reza Arief Dewanto menyebut, hingga kini masih menjalani pemeriksaan. "Sejauh ini juga belum ada indikasi keterlibatan polisi lain dalam perkara si oknum polisi," ujar Reza. Mantan Kasat Brimob Polda Sulteng itu menegaskan, barang bukti tersebut bukan dari hasil sitaan kepolisian selama mengungkap kasus narkoba. Sebab, KA diketahui punya jalur transaksi dengan sejumlah bandar narkoba.

Aktivitas terlarang KA sudah diselidiki jajaran Subbid Paminal Propam Polda Kaltim dan Polresta Samarinda sejak sebulan. "Dari informasi itu, kami melakukan penyelidikan," tegas Reza. Nantinya, Reza bakal mengetahui asal serbuk mematikan tersebut, kemudian mengejar bandar penyuplai narkoba ke KA.

Sementara itu, Bidang Hukum Polda Kaltim memastikan tidak akan membela KA dalam kasusnya. Sebab, perbuatan KA sudah mencoreng nama baik Polri. Ironisnya, pengungkapan kasus KA berlangsung ketika Polda Kaltim tengah gencar menggaungkan pernyataan perang terhadap narkoba. Sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) pun bakal dijatuhkan.

“Tunggu selesai peradilan umumnya,” tegas Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin selepas salat Jumat di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, kemarin (14/4).

Jenderal bintang dua itu menegaskan, sanksi pemecatan pasti dia kabulkan. Selepas menjalani sidang peradilan umum, dilanjutkan sidang kode etik dan disiplin Polri di Polda Kaltim. “Tak ada pembelaan lagi, pecat!”

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, KA nekat menggeluti bisnis haram, lantaran merasa pendapatan bulanannya sebagai aparat penegak hukum tak mencukupi.

Tak hanya KA. Beberapa waktu lalu, ada pula oknum polisi anggota Ditreskoba Polda Kaltim bernama Amir Mahmud yang turut mengalami PTDH.

Amir menjadi target BNN. Namanya muncul setelah BNN menangkap dua kurir narkoba yang sedang dalam perjalanan dari Medan ke Balikpapan. (*/dra/aim/ndy/k9)


BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 09:25

Begini Proses Seleksi Calon Sekkot Samarinda

SAMARINDA – Proses seleksi calon sekretaris kota (sekkot) berlanjut. Rabu (26/4), kelima peserta…

Kamis, 27 April 2017 09:24

Dua Bandar Samarinda Seberang Digerebek

SAMARINDA – Daftar nama pengedar narkoba yang telah diringkus kepolisian kian panjang. Terbaru,…

Kamis, 27 April 2017 09:22

Kriminalis Anak Perlu Perlakuan Khusus

SAMARINDA – Dalam tindak kekerasan, keterlibatan anak-anak sebagai korban dan pelaku sama banyaknya.…

Kamis, 27 April 2017 09:21

Diduga Pengabaian, Tahanan Meninggal

SAMARINDA – Sayid Muhammad Talib meninggal di tengah masa penahanan di Polresta Samarinda, Jumat…

Kamis, 27 April 2017 09:19

Longsor, Warga Salahkan PDAM

SAMARINDA – Alih-alih menyelamatkan diri, korban longsor di Jalan Lumba-Lumba RT 17, Kelurahan…

Kamis, 27 April 2017 09:18

Harapan Hidup Naik, Kualitas Belum

SAMARINDA – Meningkatnya status kesehatan masyarakat, berdampak pada peningkatan angka harapan…

Kamis, 27 April 2017 09:18

Harapan Hidup Naik, Kualitas Belum

SAMARINDA – Meningkatnya status kesehatan masyarakat, berdampak pada peningkatan angka harapan…

Kamis, 27 April 2017 09:17

Sempadan Sungai Wajib Jadi Ruang Terbuka Hijau, Perda DAS Diketok Agustus

SAMARINDA – Implementasi peraturan daerah (perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang Rancangan Tata Ruang…

Kamis, 27 April 2017 09:16

Ajang Berkreasi dan Silaturahmi

BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda, ada 392 ribu perempuan di Samarinda. Jumlah…

Kamis, 27 April 2017 09:16

Pelaku-Korban Berteman, Tak Pasti Perampokan

SAMARINDA – Dalam waktu kurang dari 24 jam, upaya pencarian oleh kepolisian terhadap pelaku perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .