MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 15 April 2017 09:12
Polisi "Hitam" Itu Sebulan dalam Pantauan, Bakal Begini Nasibnya
Bripda KA

PROKAL.CO, SAMARINDA – Karier kepolisian KA dipastikan segera berakhir. Ditangkap karena mengedarkan narkoba, oknum polisi berpangkat brigadir polisi kepala (bripka) itu juga ditengarai mem-beking aktivitas peredaran oleh sejumlah bandar narkoba.

Sejak diamankan Kamis (13/4), KA masih terbaring di RSUD AW Sjahranie. Dia menjalani serangkaian operasi pengangkatan proyektil yang bersarang di paha kanan. Dia terpaksa ditembak lantaran melawan dan mengabaikan tembakan peringatan saat hendak ditangkap di persimpangan Mal Lembuswana. Petugas yang menjaga ketat kamarnya pun tidak memperkenankan awak media mengambil gambar, apalagi meminta keterangan kepada KA.

Seperti diketahui, dia ditangkap lantaran memiliki dua paket sabu seberat 46,86 gram yang ditemukan di dua tempat. Pertama, di mobil Toyota Rush bernomor polisi B 1098 CFA dan kamar tidur KA di kediamannya Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang. Selain itu, terdapat barang bukti lain seperti tiga timbangan digital, satu sendok takar, empat pipet kaca, dua pak plastik klip, dan uang Rp 63.030.000

Pemeriksaan kepemilikan KA itu juga belum bisa didalami, lantaran menanti KA pulih dari perawatan.

Menurut catatan kepolisian, nama KA tak pernah buruk di mata pimpinan. Juga tak pernah terbentur kasus tindak pidana lain. Selama bertugas, KA dikenal tegas ketika membekuk pelaku kejahatan. Polisi yang belum genap dua tahun bertugas di Satuan Narkoba Polresta Samarinda itu juga tak mudah marah.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Reza Arief Dewanto menyebut, hingga kini masih menjalani pemeriksaan. "Sejauh ini juga belum ada indikasi keterlibatan polisi lain dalam perkara si oknum polisi," ujar Reza. Mantan Kasat Brimob Polda Sulteng itu menegaskan, barang bukti tersebut bukan dari hasil sitaan kepolisian selama mengungkap kasus narkoba. Sebab, KA diketahui punya jalur transaksi dengan sejumlah bandar narkoba.

Aktivitas terlarang KA sudah diselidiki jajaran Subbid Paminal Propam Polda Kaltim dan Polresta Samarinda sejak sebulan. "Dari informasi itu, kami melakukan penyelidikan," tegas Reza. Nantinya, Reza bakal mengetahui asal serbuk mematikan tersebut, kemudian mengejar bandar penyuplai narkoba ke KA.

Sementara itu, Bidang Hukum Polda Kaltim memastikan tidak akan membela KA dalam kasusnya. Sebab, perbuatan KA sudah mencoreng nama baik Polri. Ironisnya, pengungkapan kasus KA berlangsung ketika Polda Kaltim tengah gencar menggaungkan pernyataan perang terhadap narkoba. Sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) pun bakal dijatuhkan.

“Tunggu selesai peradilan umumnya,” tegas Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin selepas salat Jumat di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, kemarin (14/4).

Jenderal bintang dua itu menegaskan, sanksi pemecatan pasti dia kabulkan. Selepas menjalani sidang peradilan umum, dilanjutkan sidang kode etik dan disiplin Polri di Polda Kaltim. “Tak ada pembelaan lagi, pecat!”

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, KA nekat menggeluti bisnis haram, lantaran merasa pendapatan bulanannya sebagai aparat penegak hukum tak mencukupi.

Tak hanya KA. Beberapa waktu lalu, ada pula oknum polisi anggota Ditreskoba Polda Kaltim bernama Amir Mahmud yang turut mengalami PTDH.

Amir menjadi target BNN. Namanya muncul setelah BNN menangkap dua kurir narkoba yang sedang dalam perjalanan dari Medan ke Balikpapan. (*/dra/aim/ndy/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:38

Awalnya Anti, Kini Cinta Mati

Semangat Bunga Jelitha Ibrani untuk terus menggaungkan semangat menjaga hutan dan isinya terus bergema.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:37

Anggaran Bertambah, Utang Tetap Ada

SAMARINDA – Polres Samarinda mendapat tambahan anggaran pada 2018. Sebelumnya aparat berseragam…

Jumat, 16 Februari 2018 12:35

Imlek 2569 Kebhinekaan di Nusantara

TAHUN Baru Imlek 2569 (lunar) bertepatan pada Jumat, 16 Februari 2018. Ini merupakan perayaan budaya…

Jumat, 16 Februari 2018 12:34

Cuti Kampanye, Mobil Dinas Ditinggal

SAMARINDA - Terhitung 15 Februari hingga 23 Juni 2018, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang resmi cuti…

Jumat, 16 Februari 2018 12:33

Agar Manusia Bisa Menjaga Alam

Ketika masalah perburuan hewan mendunia dan nyaris tak ada yang selesai kasusnya, saat itu pula, Bunga…

Kamis, 15 Februari 2018 10:06

Pjs Wali Kota Beber Rencana

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dan Wakilnya Nusyirwan Ismail telah mengambil cuti…

Kamis, 15 Februari 2018 10:05
Bincang Bareng Davina Veronica di BOSF

Selamanya demi Hidup Berdampingan

Save Orangutan! Gaung suara itu booming. Tak hanya di kalangan pencinta binatang primata, supermodel…

Kamis, 15 Februari 2018 10:04

BRAAKKKK..!! Jembatan Mahakam Dihantam Ponton, Begini Kondisinya...

SAMARINDA - Lewat video yang viral di media sosial, tim gabungan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan…

Kamis, 15 Februari 2018 08:32

Diduga Deklarasi Dibalut Kampanye

SAMARINDA – Sehari setelah pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon, Syaharie Jaang-Awang…

Kamis, 15 Februari 2018 08:26

Belajar Kebijakan Investasi

SAMARINDA – Kaltim Summit III 2018 menjadi energi tersendiri bagi Kaltim sebagai daerah tujuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .