MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 13 April 2017 09:53
Akses Bulu Perindu Molor

Anggaran Pemkab Bulungan Belum Siap

-

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Masyarakat di kawasan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, masih harus bersabar. Sebab, akses penghubung dari jembatan di Jalan Meranti menuju permukiman yang sudah lama dinantikan, kemungkinan baru bisa terealisasi, 2019 mendatang. Itu juga jika masalah lahan sudah selesai.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bulungan Khairul mengatakan, untuk saat ini, belum bisa menindaklanjuti pembangunan jalan ke kawasan itu. Sebab, hingga saat ini, lahan yang diperlukan untuk membangun jalan sepanjang 3 kilomter belum dibebaskan. Apalagi sejak 2016, pembebasan lahan sudah tidak dianggarkan karena terjadi  pengurangan anggaran. “Kalau belum siap anggaran, kami tidak bisa menindaklanjuti pembebasan lahannya,” ujarnya kepada Bulungan Post, Rabu (12/4).

Dia juga mengakui anggaran pembebasan lahan selalu diusulkan setiap tahun. Namun, masalah anggaran tentu juga bergantung kondisi keuangan dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang melihat skala prioritas. “Tapi, kalau kami melihat kondisi sekarang, bisa saja masuk skala prioritas,” timpalnya.

Lebih lanjut, terang dia, jika pembebasan lahan bisa masuk di APBD 2018, selanjutnya baru diprogramkan perencanaan dan pembangunan fisik jalan. Artinya, kemungkinan baru bisa terealisasi pada 2019. “Masalah lahan ini harus kami selesaikan dulu. Baru pikirkan fisiknya. Tidak bisa langsung sekaligus,” ujarnya.

Melihat kondisi saat ini, anggaran yang diperlukan untuk pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp 3–4 miliar. Sebab, harus disesuaikan dengan harga tanah saat ini. “Nanti kami panggil tim appraisal untuk menghitung nilai tanah itu. Karena yang sebelumnya sudah tidak berlaku. Harus ada kesesuaian harga lagi,” ujarnya.

Khairul menambahkan, pembebasan lahan sebenarnya sempat dianggarkan selama dua tahun berturut-turut. Yakni, 2014 dan 2015. Nilainya sekitar Rp 2 miliar. Hanya, saat itu untuk melakukan pembebasan masih ada masalah legalitas lahan. Warga yang mengakui lahan belum memiliki surat-surat tanah. Bahkan, masih ada lahan yang sengketa dengan pihak lain.

“Namanya pembebasan lahan harus betul-betul secara administrasi. Supaya tidak ada permasalahan hukum di kemudian hari. Karena ini menyangkut uang negara,” tegasnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Bulungan Fahruddin menambahkan, pembangunan jalan di kawasan Bulu Perindu tetap jadi perhatian. Hanya, kondisi anggaran yang tidak memungkinkan, maka hingga saat ini belum ada kelanjutannya. Namun, kata dia, jika Pemkab Bulungan tidak bisa merealisasikan jalan itu, ada kemungkinan ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi. (har/fen/kpg/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 09:52

KPPIP Berkomitmen Berikan Pendampingan

JAKARTA - Sebagai upaya mencari dukungan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kaltara, Senin…

Rabu, 26 Juli 2017 09:52

40 Calon Praja Tes Psikologi

TANJUNG SELOR – Seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal…

Selasa, 25 Juli 2017 10:05

PLTMG Sebaung Over Frekuensi

NUNUKAN - Pemadaman listrik kembali terjadi Senin (24/7) pukul 06.0–11.00 Wita. PT Perusahaan…

Selasa, 25 Juli 2017 10:01

Pelaku Narkoba Siap-Siap Dihukum Berat

TARAKAN - Para pelaku narkoba, terutama pengedar dan bandar, siap-siap mendapatkan hukuman berat. Bahkan,…

Selasa, 25 Juli 2017 10:01

DLH Duga Limbah Masyarakat

TARAKAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan belum bisa memastikan kandungan maupun penyebab dari…

Selasa, 25 Juli 2017 10:00

Kemenhub Janjikan Rp 1 Triliun

JAKARTA - Komunikasi intensif yang dilakukan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie ke…

Selasa, 25 Juli 2017 09:58

Program WKDS Meningkat

JAKARTA - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengapresiasi komitmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam…

Selasa, 25 Juli 2017 09:57

Pemprov Lirik Bantuan Melalui GCF

TANJUNG SELOR - Setelah Gubernur Kaltara Irianto Lambrie resmi tergabung dalam Governor’s Climate…

Senin, 24 Juli 2017 10:22

Empat Perusahaan Dibekukan

TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mieral (ESDM) mengambil sikap tegas…

Senin, 24 Juli 2017 10:21

BNN Buru Pemilik Sabu 5 Kg

TARAKAN - Kasus penangkapan sabu-sabu seberat 5 kg yang menyeret salah seorang petugas Lapas Klas II…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .