MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 13 April 2017 09:52
Proyek Pasar Seret Tersangka Baru
-Ilustrasi

PROKAL.CO, NUNUKAN – Korupsi Pembangunan Pasar Induk di Nunukan yang ditangani Kejati Kaltim telah menjerat Khotaman (mantan kadis PU Nunukan) dan I Putu Budiarta (PPTK) sebagai pesakitan di Pengadilan Tipikor Samarinda.

Keduanya telah dijatuhi putusan pengadilan rasuah itu, masing-masing selama 1 tahun penjara awal April ini. Tak sampai di situ, Kejati terus mengembangkan perkara ini. Walhasil, dua tersangka baru ditetapkan atas perkara yang merugikan negara hingga Rp 13,7 miliar tersebut.

Tersangka pertama, Jayadi Rusman yang merupakan kontraktor pelaksana dari CV Amelia. Dia dicokok para beskal selepas bersaksi untuk kedua tersangka di Pengadilan Tipikor Samarinda pada 21 Februari 2017.

Kini giliran Baharuddin Sampe Ruru yang ditetapkan tersangka. PPTK yang digantikan I Putu Budiarta itu menjalani pemeriksaan kemarin di Kejati Kaltim. Dia diperiksa mulai pukul 10.00–15.00 Wita. Selepas diperiksa, Baharuddin langsung ditahan di Rutan Klas IIA Sempaja, Samarinda. Menyusul Jayadi yang lebih dulu mendekam di sana.

Kuasa hukum Baharuddin Sampe Ruru, Surasman, enggan berkomentar banyak soal penahanan kliennya. “Nanti dilihat di persidangan saja,” ucapnya selepas mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan itu.

Sementara itu, Kajati Kaltim Fadil Zumhana menerangkan kembali mencuatnya tersangka baru dari perkara ini lantaran pidana korupsi sejatinya tak berdiri sendiri. “Kecil kemungkinan, apalagi dalam pembangunan infrastruktur seperti ini,” katanya.

Proyek yang menghabiskan duit negara sebesar Rp 13,7 miliar ini, urai Fadil, diskemakan Pemkab Nunukan dengan kontrak tahun jamak selama empat tahun. Pada 2006, pada tahun pertama kegiatan dana yang digelontorkan Pemkab Nunukan sebesar Rp 1,9 miliar. Tahun berikutnya, sebesar Rp 4 miliar, Rp 5,2 miliar, dan terakhir senilai Rp 2,597 miliar.

CV Amelia yang memenangi lelang nyatanya tak sedikit pun menyentuh kegiatan ini. Tiga bulan selepas perusahaan milik tersangka lain, Haji Batto ini dialihkan pengerjaannya ke Jayadi Rusman.

Meski telah dirampungkan pembangunannya, gedung Pasar Induk Nunukan ini tak juga difungsikan hingga kini. Dari penelusuran kejaksaan ditemukan banyak kerusakan bangunan, serta adanya penurunan lantai sedalam 5–10 cm. “Ada kesalahan konstruksi yang begitu fatal. Tapi, pemkab saat itu malah menerima bangunan tersebut dengan laporan telah selesai 100 persen,” jelas Fadil.

Untuk Baharuddin, diindikasi mengetahui adanya peralihan tugas dari CV Amelia ke Jayadi Rusman yang sejak awal menyalahi aturan. Ini diperkuat dengan bukti bernomor 600/10/SK-KDPU/IV/2016 tertanggal 24 April 2006 tentang penunjukan dirinya sebagai PPTK oleh kadis PU Nunukan saat itu, Khotaman. “Secepatnya bakal dilimpahkan,” pungkasnya. (*/ryu/kri/k8)


BACA JUGA

Jumat, 11 Agustus 2017 09:49

Danrem Dukung Kebijakan Gubernur

TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menerima kunjungan silaturahmi Komandan Korem (Danrem)…

Kamis, 10 Agustus 2017 09:54

Rencana Wings Air Diapresiasi

TANJUNG SELOR – Penambahan runway atau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan sepanjang 1.600 meter…

Kamis, 10 Agustus 2017 09:53

WNI Tertahan di PTS

NUNUKAN – Buruh Migran Indonesia (BMI) di Sabah yang diamankan aparat Malaysia harus tertahan…

Kamis, 10 Agustus 2017 09:47

Belanja Naik 0,21 Persen

TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara melalui Gubernur Irianto Lambrie menyampaikan Nota Rancangan Kebijakan…

Rabu, 09 Agustus 2017 10:18

Wings Air Mendarat di Tanjung Harapan

TANJUNG SELOR - Upaya pemerintah mengembangkan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, kian terlihat…

Rabu, 09 Agustus 2017 10:08

33 Praja Asal Kaltara Dilantik

JATINANGOR - Bersama 2.014 praja lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXlV/2017,…

Rabu, 09 Agustus 2017 10:06

Bayar Zakat lewat Bank

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara yang…

Selasa, 08 Agustus 2017 10:11

Proyek Landasan Pacu Dikebut

TANJUNG SELOR - Perpanjangan landasan pacu atau runway Bandara Tanjung Harapan dari 1.400 meter menjadi…

Senin, 07 Agustus 2017 10:35

Balai Karantina Klaim Sesuai Aturan

NUNUKAN – Kapal pengangkut hasil pertanian di Sebatik, khususnya pedagang pisang yang akan dibawa…

Senin, 07 Agustus 2017 10:34

Berkas Kasus Pungli Pelni Belum Lengkap

NUNUKAN - Sampai kemarin (6/8), kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang ditangani Satuan Tugas Sapu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .