MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 13 April 2017 09:52
Proyek Pasar Seret Tersangka Baru
-Ilustrasi

PROKAL.CO, NUNUKAN – Korupsi Pembangunan Pasar Induk di Nunukan yang ditangani Kejati Kaltim telah menjerat Khotaman (mantan kadis PU Nunukan) dan I Putu Budiarta (PPTK) sebagai pesakitan di Pengadilan Tipikor Samarinda.

Keduanya telah dijatuhi putusan pengadilan rasuah itu, masing-masing selama 1 tahun penjara awal April ini. Tak sampai di situ, Kejati terus mengembangkan perkara ini. Walhasil, dua tersangka baru ditetapkan atas perkara yang merugikan negara hingga Rp 13,7 miliar tersebut.

Tersangka pertama, Jayadi Rusman yang merupakan kontraktor pelaksana dari CV Amelia. Dia dicokok para beskal selepas bersaksi untuk kedua tersangka di Pengadilan Tipikor Samarinda pada 21 Februari 2017.

Kini giliran Baharuddin Sampe Ruru yang ditetapkan tersangka. PPTK yang digantikan I Putu Budiarta itu menjalani pemeriksaan kemarin di Kejati Kaltim. Dia diperiksa mulai pukul 10.00–15.00 Wita. Selepas diperiksa, Baharuddin langsung ditahan di Rutan Klas IIA Sempaja, Samarinda. Menyusul Jayadi yang lebih dulu mendekam di sana.

Kuasa hukum Baharuddin Sampe Ruru, Surasman, enggan berkomentar banyak soal penahanan kliennya. “Nanti dilihat di persidangan saja,” ucapnya selepas mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan itu.

Sementara itu, Kajati Kaltim Fadil Zumhana menerangkan kembali mencuatnya tersangka baru dari perkara ini lantaran pidana korupsi sejatinya tak berdiri sendiri. “Kecil kemungkinan, apalagi dalam pembangunan infrastruktur seperti ini,” katanya.

Proyek yang menghabiskan duit negara sebesar Rp 13,7 miliar ini, urai Fadil, diskemakan Pemkab Nunukan dengan kontrak tahun jamak selama empat tahun. Pada 2006, pada tahun pertama kegiatan dana yang digelontorkan Pemkab Nunukan sebesar Rp 1,9 miliar. Tahun berikutnya, sebesar Rp 4 miliar, Rp 5,2 miliar, dan terakhir senilai Rp 2,597 miliar.

CV Amelia yang memenangi lelang nyatanya tak sedikit pun menyentuh kegiatan ini. Tiga bulan selepas perusahaan milik tersangka lain, Haji Batto ini dialihkan pengerjaannya ke Jayadi Rusman.

Meski telah dirampungkan pembangunannya, gedung Pasar Induk Nunukan ini tak juga difungsikan hingga kini. Dari penelusuran kejaksaan ditemukan banyak kerusakan bangunan, serta adanya penurunan lantai sedalam 5–10 cm. “Ada kesalahan konstruksi yang begitu fatal. Tapi, pemkab saat itu malah menerima bangunan tersebut dengan laporan telah selesai 100 persen,” jelas Fadil.

Untuk Baharuddin, diindikasi mengetahui adanya peralihan tugas dari CV Amelia ke Jayadi Rusman yang sejak awal menyalahi aturan. Ini diperkuat dengan bukti bernomor 600/10/SK-KDPU/IV/2016 tertanggal 24 April 2006 tentang penunjukan dirinya sebagai PPTK oleh kadis PU Nunukan saat itu, Khotaman. “Secepatnya bakal dilimpahkan,” pungkasnya. (*/ryu/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 21 Juni 2017 09:11

GTM Dilirik Investor

TARAKAN – Rencana sejumlah investor di bidang hiburan dan swalayan untuk memanfaatkan Grand Tarakan…

Rabu, 21 Juni 2017 09:11

Reklamasi Area Peti Kemas Lampaui Target

TARAKAN – Tidak lama lagi area peti kemas Pelabuhan Malundung bakal lebih luas. Sehingga bisa…

Rabu, 21 Juni 2017 09:02

Stok BBM dan Elpiji Aman

TANJUNG SELOR – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji 3 kg selama Lebaran, dipastikan…

Rabu, 21 Juni 2017 09:00

MenPAN-RB Beri Lampu Hijau

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie tak henti terus berupaya memperjuangkan…

Rabu, 21 Juni 2017 08:59

Gubernur Kembali Minta OPD Fokus

TANJUNG SELOR – Untuk sekian kalinya Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menegaskan kepada jajaran…

Rabu, 21 Juni 2017 08:58

STQ Gunakan Sistem e-MTQ

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-24 di Kota Tarakan menggunakan proses…

Selasa, 20 Juni 2017 09:33

Peresmian MCC Jadi Momen Bersejarah

TARAKAN – Awal pekan ini atau Senin (19/6), menjadi momen bersejarah bagi Kota Tarakan, Kalimantan…

Selasa, 20 Juni 2017 09:32

ESDM Akan Fasilitasi MoU KHE

JAKARTA – Percepatan mendukung investasi di Kaltara terus dilakukan. Tak hanya oleh pemerintah…

Selasa, 20 Juni 2017 09:32

Bentuk Tim Realisasi Investasi

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menginstruksikan kepada satuan kerja terkait…

Jumat, 16 Juni 2017 09:57

BSPS Mulai Direalisasikan

TANJUNG SELOR – Program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) untuk 1.500 warga di Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .