MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 13 April 2017 09:50
Derajat Kesehatan Kaltara Perlu Ditingkatkan
-Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menyampaikan, instansi terkait butuh meningkatkan seluruh indikator kesehatan. Ini disebabkan kesehatan sangat memengaruhi kualitas kehidupan masyarakat, dan akan mendorong percepatan pembangunan yang positif.

Pernyataan itu diungkapkan Irianto karena prihatinan atas tingkat indikator kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya Kaltara yang masih di bawah daerah lain. Hal tersebut juga berimplikasi pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia. “Ada tiga indikator yang memengaruhi IPM itu, yakni tingkat pendidikan, kesehatan masyarakat dan kesejahteraan,” kata Irianto, Rabu (12/4).

Menurut laporan terbaru the United Nations Development Programme (UNDP) yang dirilis Maret menunjukkan kualitas manusia Indonesia kalah dari negara tetangga Malaysia. Kualitas manusia Indonesia juga lebih rendah dari Turki. Dipaparkan pula, IPM Indonesia pada 2015 berada di peringkat 113, dengan skor 0,689. Sementara itu, Malaysia ada di peringkat 59 dengan skor 0,789, dan Turki di peringkat 71 dengan skor 0,767.

“Menilik hal itu, selayaknya derajat kesehatan masyarakat, pendidikan dan kesejahteraan ditingkatkan. Nah, Kaltara bisa mengawali peningkatan indikator itu, dan bisa dimulai dari indikator kesehatan. Seperti budaya mencuci tangan sebelum makan atau kegiatan lainnya, memiliki pasar dan toilet yang bersih,” jelasnya.

Selain keterlibatan masyarakat, yang menjadi perhatian Gubernur adalah integritas dan dedikasi dari tenaga kesehatan di Kaltara. “Setiap tenaga kesehatan, utamanya dokter di Kaltara patutnya memiliki niat lurus untuk mengabdi di seluruh wilayah Kaltara,” papar Irianto.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara menunjukkan, IPM Provinsi Kaltara pada 2015 mencapai 68,76. Angka itu meningkat sebesar 0,12 poin dibandingkan IPM Provinsi Kaltara pada 2014 yang sebesar 68,64.

Selama periode 2014–2015, komponen pembentuk IPM juga meningkat. Bayi yang baru lahir memiliki peluang untuk hidup hingga 72,16 tahun, meningkat 0,04 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang untuk bersekolah selama 12,54 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan pada 2014.

Sementara itu, penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 8,36 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran per kapita disesuaikan (harga konstan 2012) masyarakat telah mencapai Rp 8,35 juta rupiah pada 2015, meningkat Rp 65,11 ribu dibandingkan tahun sebelumnya. (humas/kri/k8)


BACA JUGA

Jumat, 11 Agustus 2017 09:49

Danrem Dukung Kebijakan Gubernur

TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menerima kunjungan silaturahmi Komandan Korem (Danrem)…

Kamis, 10 Agustus 2017 09:54

Rencana Wings Air Diapresiasi

TANJUNG SELOR – Penambahan runway atau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan sepanjang 1.600 meter…

Kamis, 10 Agustus 2017 09:53

WNI Tertahan di PTS

NUNUKAN – Buruh Migran Indonesia (BMI) di Sabah yang diamankan aparat Malaysia harus tertahan…

Kamis, 10 Agustus 2017 09:47

Belanja Naik 0,21 Persen

TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara melalui Gubernur Irianto Lambrie menyampaikan Nota Rancangan Kebijakan…

Rabu, 09 Agustus 2017 10:18

Wings Air Mendarat di Tanjung Harapan

TANJUNG SELOR - Upaya pemerintah mengembangkan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, kian terlihat…

Rabu, 09 Agustus 2017 10:08

33 Praja Asal Kaltara Dilantik

JATINANGOR - Bersama 2.014 praja lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXlV/2017,…

Rabu, 09 Agustus 2017 10:06

Bayar Zakat lewat Bank

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara yang…

Selasa, 08 Agustus 2017 10:11

Proyek Landasan Pacu Dikebut

TANJUNG SELOR - Perpanjangan landasan pacu atau runway Bandara Tanjung Harapan dari 1.400 meter menjadi…

Senin, 07 Agustus 2017 10:35

Balai Karantina Klaim Sesuai Aturan

NUNUKAN – Kapal pengangkut hasil pertanian di Sebatik, khususnya pedagang pisang yang akan dibawa…

Senin, 07 Agustus 2017 10:34

Berkas Kasus Pungli Pelni Belum Lengkap

NUNUKAN - Sampai kemarin (6/8), kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang ditangani Satuan Tugas Sapu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .