MANAGED BY:
SELASA
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 April 2017 11:52
Kisah Lilo yang Candu Piringan Hitam
Mimpi Bangun Museum Mini
SULIT NAMUN BAHAGIA: Selain langka, alat pemutar piringan hitam sulit didapat, sehingga penggemar vinyl pun sukar ditemui.

PROKAL.CO, MATANYA mendelik tepat ketika pandangannya bertemu kotak asing di sudut kamar indekos seorang kawan. Dari gagang pintu, jemarinya lantas berpindah menyusuri sudut demi sudut kotak tipis dengan ujung jarum terangkat itu. Berbekal penasaran, Trisa Hipmi Sudarma segera menyambut uluran piringan hitam Deep Purple keluaran tahun 1970 dari tangan kawannya dan meletakkannya di permukaan kotak. Kunjungan ke Bandung kala itu menjadi awal mula perkenalannya dengan vinyl dan turntable atau alat pemutar piringan hitam.

“Album In Rock milik Deep Purple ialah vinyl pertama yang saya dengar. Sensasinya memang berbeda, rasanya lebih puas ketika mendengarkan lagu dengan vinyl. Suara yang dihasilkan juga lebih jernih,” ungkap pria yang akrab disapa Lilo kepada Maskulin, Minggu (2/4) sembari mengenang memori 18 tahun silam itu saat menempuh pendidikan di Kota Kembang.

Profesi sang ayah sebagai gitaris dan ibu sebagai penyanyi mengantarkan Lilo kecil akrab dengan dunia musik. Sejak umur 8 tahun, dirinya kerap mendengarkan lagu-lagu musisi kesayangan dari compact cassette atau kaset pita. Kegemarannya mendengarkan lagu melalui rilisan fisik tetap berjalan seiring pergeseran kaset pita ke media yang lebih canggih, yaitu compact disc (CD).

Kebiasaan sedari kecil itulah yang membuat rasa penasaran Lilo membuncah ketika menemukan piringan hitam. Sejak saat itu, dia membulatkan tekad agar suatu hari dapat membeli vinyl dengan uang sendiri.

Sepuluh tahun berlalu, ingatan tentang piringan hitam kembali menguak ketika menyambangi konser musik di daerah Blok M Square di Jakarta Selatan. Dikenal sebagai tempat menjual berbagai rilisan fisik, Lilo kemudian berburu piringan hitam. Walhasil, album Ride The Lightning dari Metallica menjadi vinyl pertamanya.

“Waktu itu harganya tiga ratus ribu. Padahal, enggak punya alat pemutarnya, tapi tetap dibeli buat pajangan di dinding kamar. Pokoknya yang penting punya vinyl dulu, deh,” ujarnya lantas tertawa.

Kunjungan selanjutnya ke Jakarta membawa rezeki tersendiri tatkala seorang kawan menawarkan turntable second miliknya dengan harga murah. Tak ingin kehilangan kesempatan, pria yang kini tinggal di Tenggarong itu akhirnya berhasil membawa pulang turntable Kenwood keluaran tahun 1970.

“Dikasih murah sama teman, lima ratus ribu saja. Katanya, biar bisa dengar vinyl,” kenangnya.

Sejak saat itu, Lilo mulai tertarik berburu vinyl. Namun, hanya sedikit musisi Indonesia merilis album berbentuk piringan hitam. Lazimnya, vinyl digunakan sebagai media promosi ke radio-radio di kota, sedangkan rilisan fisik diperjualbelikan berupa kaset pita.

“Di rumah ada koleksi dari God Bless, Iwan Fals, dan Ikang Fauzi. Memang enggak banyak sebab rilis piringan hitam biayanya mahal,” sambungnya.

Hingga saat ini, Lilo masih gemar berburu vinyl. Selanjutnya, dia ingin membangun sebuah tempat untuk menyimpan dan memajang seluruh koleksi piringan hitam miliknya. Boleh dikatakan, museum mini khusus vinyl. Bangunan tersebut nantinya dapat dijadikan sebagai tempat bersantai dan terbuka untuk umum.

“Banyak yang menawar koleksi saya, tapi hanya beberapa saja yang dijual. Selebihnya disimpan untuk dinikmati,” pungkasnya. (*/ypl/k11)


BACA JUGA

Minggu, 21 Mei 2017 09:37
Lebih Pandai Menggunakan Gawai

Mengendalikan Bukan Dikendalikan

Ponsel teknologi tinggi memang menunjang kehidupan, tapi jangan sampai candu. Bisa berbahaya. DAYANARA…

Minggu, 21 Mei 2017 09:33

Hampa Tanpa Handphone

SEPASANG ibu jari Deseere terus mengusap layar smartphone kesayangannya. Sesekali jempol kanannya mengetuk…

Minggu, 21 Mei 2017 09:32

Lama Dipegang, Saraf Bisa Terjepit

JARAK terasa dekat, waktu menjadi lebih singkat, informasi bebas didapat, adalah alasan smartphone tak…

Minggu, 21 Mei 2017 09:30

Ini Nih, Ragam Langkah Usir Perut Buncit

PADATNYA aktivitas kantor selalu jadi alasan menunda olahraga, sementara kudapan di meja kerja selalu…

Minggu, 21 Mei 2017 09:29

Batasi Kacang dan Soda

TERDAPAT beberapa makanan yang perlu masuk daftar hitam jika serius ingin buang perut buncit. Jika mengikuti…

Minggu, 21 Mei 2017 09:28

Diintai Kematian dan Hipertensi

PERUT buncit memang tidak nyaman. Selain mengurangi daya tarik kepada lawan jenis, juga bisa menjadi…

Minggu, 21 Mei 2017 07:50

KIRANA NADIN

Hasrat untuk menjadi abdi masyarakat semakin kuat dalam genggaman. Seolah tiada kata menyerah yang terlintas…

Minggu, 21 Mei 2017 07:44

Tiga Ragam Anti Maling

MENGINCAR posisi penguasa segmen skuter matic (skutik) unik dan retro modern, pabrikan asal Jepang,…

Minggu, 21 Mei 2017 07:35

Dua Menit Paling Krusial

RODA empat perlahan berjalan mundur menempati lahan parkir. Ketika dirasa sudah lurus dan tepat, pengemudi…

Minggu, 21 Mei 2017 07:32

Pilih Turun Mesin atau Ganti Oli?

SELAMA motor bisa jalan, artinya tak ada kerusakan. Tak jarang analogi tersebut menggelayut di kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .