MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 April 2017 11:52
Kisah Lilo yang Candu Piringan Hitam
Mimpi Bangun Museum Mini
SULIT NAMUN BAHAGIA: Selain langka, alat pemutar piringan hitam sulit didapat, sehingga penggemar vinyl pun sukar ditemui.

PROKAL.CO, MATANYA mendelik tepat ketika pandangannya bertemu kotak asing di sudut kamar indekos seorang kawan. Dari gagang pintu, jemarinya lantas berpindah menyusuri sudut demi sudut kotak tipis dengan ujung jarum terangkat itu. Berbekal penasaran, Trisa Hipmi Sudarma segera menyambut uluran piringan hitam Deep Purple keluaran tahun 1970 dari tangan kawannya dan meletakkannya di permukaan kotak. Kunjungan ke Bandung kala itu menjadi awal mula perkenalannya dengan vinyl dan turntable atau alat pemutar piringan hitam.

“Album In Rock milik Deep Purple ialah vinyl pertama yang saya dengar. Sensasinya memang berbeda, rasanya lebih puas ketika mendengarkan lagu dengan vinyl. Suara yang dihasilkan juga lebih jernih,” ungkap pria yang akrab disapa Lilo kepada Maskulin, Minggu (2/4) sembari mengenang memori 18 tahun silam itu saat menempuh pendidikan di Kota Kembang.

Profesi sang ayah sebagai gitaris dan ibu sebagai penyanyi mengantarkan Lilo kecil akrab dengan dunia musik. Sejak umur 8 tahun, dirinya kerap mendengarkan lagu-lagu musisi kesayangan dari compact cassette atau kaset pita. Kegemarannya mendengarkan lagu melalui rilisan fisik tetap berjalan seiring pergeseran kaset pita ke media yang lebih canggih, yaitu compact disc (CD).

Kebiasaan sedari kecil itulah yang membuat rasa penasaran Lilo membuncah ketika menemukan piringan hitam. Sejak saat itu, dia membulatkan tekad agar suatu hari dapat membeli vinyl dengan uang sendiri.

Sepuluh tahun berlalu, ingatan tentang piringan hitam kembali menguak ketika menyambangi konser musik di daerah Blok M Square di Jakarta Selatan. Dikenal sebagai tempat menjual berbagai rilisan fisik, Lilo kemudian berburu piringan hitam. Walhasil, album Ride The Lightning dari Metallica menjadi vinyl pertamanya.

“Waktu itu harganya tiga ratus ribu. Padahal, enggak punya alat pemutarnya, tapi tetap dibeli buat pajangan di dinding kamar. Pokoknya yang penting punya vinyl dulu, deh,” ujarnya lantas tertawa.

Kunjungan selanjutnya ke Jakarta membawa rezeki tersendiri tatkala seorang kawan menawarkan turntable second miliknya dengan harga murah. Tak ingin kehilangan kesempatan, pria yang kini tinggal di Tenggarong itu akhirnya berhasil membawa pulang turntable Kenwood keluaran tahun 1970.

“Dikasih murah sama teman, lima ratus ribu saja. Katanya, biar bisa dengar vinyl,” kenangnya.

Sejak saat itu, Lilo mulai tertarik berburu vinyl. Namun, hanya sedikit musisi Indonesia merilis album berbentuk piringan hitam. Lazimnya, vinyl digunakan sebagai media promosi ke radio-radio di kota, sedangkan rilisan fisik diperjualbelikan berupa kaset pita.

“Di rumah ada koleksi dari God Bless, Iwan Fals, dan Ikang Fauzi. Memang enggak banyak sebab rilis piringan hitam biayanya mahal,” sambungnya.

Hingga saat ini, Lilo masih gemar berburu vinyl. Selanjutnya, dia ingin membangun sebuah tempat untuk menyimpan dan memajang seluruh koleksi piringan hitam miliknya. Boleh dikatakan, museum mini khusus vinyl. Bangunan tersebut nantinya dapat dijadikan sebagai tempat bersantai dan terbuka untuk umum.

“Banyak yang menawar koleksi saya, tapi hanya beberapa saja yang dijual. Selebihnya disimpan untuk dinikmati,” pungkasnya. (*/ypl/k11)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 11:12

Lihat Peluang, Sebelum Kembangkan Usaha

BERANI, kerja keras, dan pandai melihat peluang adalah prinsip yang terus dipegang Achmad Jaya Adhi…

Minggu, 22 April 2018 11:11

Terus Berusaha Selama Ada Kesempatan

BESAR maupun kecil sebuah usaha atau bisnis yang dibangun, tak selamanya sesorang bisa mengecap kesuksesan.…

Minggu, 22 April 2018 11:01

Jual Kreativitas sampai Luar Negeri

KECINTAAN Irwan Wiryadinata dengan Spider-Man, membuatnya terus mengoleksi figurnya. Tak puas dengan…

Minggu, 22 April 2018 11:00

Selalu Penasaran dan Kecanduan Figur Spider-Man

RATUSAN figur Spider-Man berbaris rapi di lemari. Di sisi lainnya, berbaris pula para figur musuh Spider-Man.…

Minggu, 22 April 2018 10:59

Dirawat Sepenuh Hati

KOLEKSI kesayangan tentu harus dijaga dan dirawat, agar tetap awet dan tahan lama. Perawatan rutin bisa…

Minggu, 22 April 2018 07:16

Cek Kendaraan sebelum Perjalanan Jauh

KENDARAAN yang sering digunakan, membuat mesinnya lebih awet daripada yang jarang digunakan. Sebab,…

Minggu, 22 April 2018 07:15

Tips Mengganti Interior Mobil

AGAR tampilan di dalam mobil terlihat lebih menarik dan meningkatkan kenyamanan saat berkendara, mengganti…

Minggu, 22 April 2018 07:14

Rutin Ganti Oli, Cegah Kebuntuan Injector

INJECTOR berfungsi mengeluarkan bensin dari dalam saluran bahan bakar dengan jumlah tertentu untuk menggantikan…

Minggu, 22 April 2018 07:11

Pilih Tipe Busi Sesuai Spesifikasi Mobil

UKURANNYA memang kecil, tetapi busi menjadisalah satu komponen yang penting bagi mobil Anda. Bila busi…

Minggu, 22 April 2018 07:07

Selalu Berkaca dari Pengalaman

SEMPAT mengelola bisnis di bidang kuliner, dan sekarang mencoba mengembangkan usaha lain di bidang properti,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .