MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 April 2017 11:40
Fakta Tergantung Pembaca, Arif Memilah Kabar
LEBIH BIJAK: Saat menerima informasi berantai mengenai peristiwa tertentu, baiknya dibaca detail lalu cari kebenarannya. Jika merasa valid, boleh diteruskan ke yang lain.ALAN RUSANDI/KP

PROKAL.CO, BULAN kesembilan tahun lalu, Christian Simanungkalit selesai menempuh tes moneter yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) sebagai tahap seleksi penerimaan pegawai. Selang beberapa hari setelah tes, banker yang kini menetap di Jakarta itu menerima pesan lewat aplikasi pesan LINE mengenai beasiswa yang diadakan oleh Bank Indonesia.

Rasa semangat Christian untuk membagikan kepada kerabat dan saudara pun tersambar. Namun, siapa sangka informasi diterima ternyata hoax alias bohong. “Semenit setelah saya membagikan informasi itu ke beberapa grup LINE, ada balasan pesan dari salah satu anggota grup tentang konfirmasi pihak BI. Dan informasi beasiswa itu tidak benar,” ucap pria yang akrab disapa Tian tersebut kepada Maskulin.

Walhasil semangat berbagi itu pun berakhir malu. “Saya jadikan itu sebuah pembelajaran saja untuk tidak menerima dan membagi informasi mentah-mentah,” akunya.

Pengalaman berbeda datang dari Fitri Handayani, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Mulawarman. Kesehariannya selain mengerjakan tugas akhir, Fitri sudah menjadi aktivis di berbagai komunitas maupun LSM di Samarinda sejak semester satu. Hal itu membuat Fitri memiliki koneksi dengan banyak orang dan informasi yang didapat terbilang cukup banyak dan beragam. “Untuk aplikasi pesan seperti LINE, saya tergabung dalam kurang lebih 50 grup,” ujarnya.

Nah, informasi-informasi yang dia terima tak berhenti. Dia selalu menyebarkan kabar tersebut ke grup lainnya. Tetapi respons yang dia dapat terkadang tidak seperti yang dia harapkan. “Ya, pernah suatu waktu seorang teman di kampus menegur saya, sebab intensitas membagikan informasi di grup kelas cukup sering dan memang tidak semua informasi sesuai kebutuhan anggota grup,” tuturnya. Beberapa kali juga berita yang dia sebar ternyata hoax.

Jika demikian, Fitri hanya bisa minta maaf dan mencoba cari tahu kebenaran berita tersebut. Dia mengaku tindakannya itu sebagai bentuk kepedulian kepada orang-orang sekitar. “Direspons atau tidak yang penting ada kepuasan memberi perhatian kepada orang lain,” sebutnya.

Namun, alangkah baik tidak segera menyebarkan tanpa tahu kebenarannya. Sebab informasi yang diterima lewat media tanpa batas ruang dan waktu, bisa saja membuat orang lain khawatir.

Seperti dialami Santi Ernawati, teman sekelas Fitri. “Waktu itu saya membaca berita penculikan anak yang dilakukan dokter muda dari salah satu media online, akhirnya membuat keluarga jadi waswas dan lakukan pengawasan ketat terhadap keponakan saya,” ucap perempuan yang baru saja menikah tersebut. Tapi, seiring penyelidikan pihak berwajib serta klarifikasi, ternyata berita tersebut hoax, keluarga Santi menjadi cukup lega namun tetap berjaga. (*/day/*/ypl/k9)

            


BACA JUGA

Minggu, 18 Juni 2017 12:07

Dipanggil Adiboy, Lahirkan Filosofi

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, demikian sang anak yang tumbuh dengan merekam kebiasaan sang ayah.…

Minggu, 18 Juni 2017 12:05

Ukir Nama di Alas Kaki

JARI telunjuk Eri Kurniawan bergerak aktif memainkan scroll mouse tersambung ke komputer, sedangkan…

Minggu, 18 Juni 2017 12:04

Hobi Rawat Sendiri

MATAHARI pagi menyapa malu ketika Eri Kurniawan duduk di ruang tengah rumahnya. Tangannya sibuk menghimpun…

Minggu, 18 Juni 2017 12:00

Buah Tangan East Kalimantan Center, Terkenal di Tiga Benua

ABON ikan, tas rotan, manik-manik, lempok durian, boleh dikatakan buah tangan khas Bumi Mulawarman.…

Minggu, 18 Juni 2017 11:59

Fenomena Mudik Lebaran, Ajang Tukar Kasih dan Kisah

FENOMENA mudik nyatanya bukan hanya terjadi di Indonesia, ramai-ramai kembali ke kampung halaman lazim…

Minggu, 18 Juni 2017 11:58

Sesuaikan Karakter Pemudik

SETELAH berjuang satu tahun sibuk di kota orang, kini saatnya kembali ke rumah. Bagi pemudik, setidaknya…

Minggu, 18 Juni 2017 11:52

Sejam Reduksi 1.000 Kalori

JANGAN sepele dengan skipping. Walau hanya menggunakan tali sebagai media olah fisik, beberapa bagian…

Minggu, 18 Juni 2017 11:51

Rutin Olahraga, Jangan Begadang

ANDREAS Panjaitan terus memutar tali yang digenggamnya. Dentuman musik menemani lompatannya yang terhubung…

Minggu, 18 Juni 2017 11:50

Periksa sebelum Konsumsi

TAMPILAN fisik selalu menjadi utama. Sebab, itu ragam cara dilakukan untuk bisa mendapatkan tubuh ideal.…

Minggu, 18 Juni 2017 11:49

VARIASI OLAH FISIK LOMPAT TALI

Gerakan lompat saat berolahraga dengan jump rope dapat dilakukan dengan beragam gaya. Selain menghalau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .