MANAGED BY:
SELASA
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 April 2017 11:40
Fakta Tergantung Pembaca, Arif Memilah Kabar
LEBIH BIJAK: Saat menerima informasi berantai mengenai peristiwa tertentu, baiknya dibaca detail lalu cari kebenarannya. Jika merasa valid, boleh diteruskan ke yang lain.ALAN RUSANDI/KP

PROKAL.CO, BULAN kesembilan tahun lalu, Christian Simanungkalit selesai menempuh tes moneter yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) sebagai tahap seleksi penerimaan pegawai. Selang beberapa hari setelah tes, banker yang kini menetap di Jakarta itu menerima pesan lewat aplikasi pesan LINE mengenai beasiswa yang diadakan oleh Bank Indonesia.

Rasa semangat Christian untuk membagikan kepada kerabat dan saudara pun tersambar. Namun, siapa sangka informasi diterima ternyata hoax alias bohong. “Semenit setelah saya membagikan informasi itu ke beberapa grup LINE, ada balasan pesan dari salah satu anggota grup tentang konfirmasi pihak BI. Dan informasi beasiswa itu tidak benar,” ucap pria yang akrab disapa Tian tersebut kepada Maskulin.

Walhasil semangat berbagi itu pun berakhir malu. “Saya jadikan itu sebuah pembelajaran saja untuk tidak menerima dan membagi informasi mentah-mentah,” akunya.

Pengalaman berbeda datang dari Fitri Handayani, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Mulawarman. Kesehariannya selain mengerjakan tugas akhir, Fitri sudah menjadi aktivis di berbagai komunitas maupun LSM di Samarinda sejak semester satu. Hal itu membuat Fitri memiliki koneksi dengan banyak orang dan informasi yang didapat terbilang cukup banyak dan beragam. “Untuk aplikasi pesan seperti LINE, saya tergabung dalam kurang lebih 50 grup,” ujarnya.

Nah, informasi-informasi yang dia terima tak berhenti. Dia selalu menyebarkan kabar tersebut ke grup lainnya. Tetapi respons yang dia dapat terkadang tidak seperti yang dia harapkan. “Ya, pernah suatu waktu seorang teman di kampus menegur saya, sebab intensitas membagikan informasi di grup kelas cukup sering dan memang tidak semua informasi sesuai kebutuhan anggota grup,” tuturnya. Beberapa kali juga berita yang dia sebar ternyata hoax.

Jika demikian, Fitri hanya bisa minta maaf dan mencoba cari tahu kebenaran berita tersebut. Dia mengaku tindakannya itu sebagai bentuk kepedulian kepada orang-orang sekitar. “Direspons atau tidak yang penting ada kepuasan memberi perhatian kepada orang lain,” sebutnya.

Namun, alangkah baik tidak segera menyebarkan tanpa tahu kebenarannya. Sebab informasi yang diterima lewat media tanpa batas ruang dan waktu, bisa saja membuat orang lain khawatir.

Seperti dialami Santi Ernawati, teman sekelas Fitri. “Waktu itu saya membaca berita penculikan anak yang dilakukan dokter muda dari salah satu media online, akhirnya membuat keluarga jadi waswas dan lakukan pengawasan ketat terhadap keponakan saya,” ucap perempuan yang baru saja menikah tersebut. Tapi, seiring penyelidikan pihak berwajib serta klarifikasi, ternyata berita tersebut hoax, keluarga Santi menjadi cukup lega namun tetap berjaga. (*/day/*/ypl/k9)

            


BACA JUGA

Minggu, 21 Mei 2017 09:50

Lantaran Lihai Merawat Louhan, Dikenal hingga Amerika

SEKETIKA pandangan terasa teduh ketika memasuki ruang tamu Jaya Raja. Nuansa biru dihiasi suara gemercik…

Minggu, 21 Mei 2017 09:49
Kisah Raja dan Ikan Louhan

Sihir Cinta Kepala Jenong

Cinta tak memandang fisik, melainkan ketulusan hati. Mengutamakan rasa nyaman bukan kekurangan. RIZKA…

Minggu, 21 Mei 2017 09:37
Lebih Pandai Menggunakan Gawai

Mengendalikan Bukan Dikendalikan

Ponsel teknologi tinggi memang menunjang kehidupan, tapi jangan sampai candu. Bisa berbahaya. DAYANARA…

Minggu, 21 Mei 2017 09:33

Hampa Tanpa Handphone

SEPASANG ibu jari Deseere terus mengusap layar smartphone kesayangannya. Sesekali jempol kanannya mengetuk…

Minggu, 21 Mei 2017 09:32

Lama Dipegang, Saraf Bisa Terjepit

JARAK terasa dekat, waktu menjadi lebih singkat, informasi bebas didapat, adalah alasan smartphone tak…

Minggu, 21 Mei 2017 09:30

Ini Nih, Ragam Langkah Usir Perut Buncit

PADATNYA aktivitas kantor selalu jadi alasan menunda olahraga, sementara kudapan di meja kerja selalu…

Minggu, 21 Mei 2017 09:29

Batasi Kacang dan Soda

TERDAPAT beberapa makanan yang perlu masuk daftar hitam jika serius ingin buang perut buncit. Jika mengikuti…

Minggu, 21 Mei 2017 09:28

Diintai Kematian dan Hipertensi

PERUT buncit memang tidak nyaman. Selain mengurangi daya tarik kepada lawan jenis, juga bisa menjadi…

Minggu, 21 Mei 2017 07:50

KIRANA NADIN

Hasrat untuk menjadi abdi masyarakat semakin kuat dalam genggaman. Seolah tiada kata menyerah yang terlintas…

Minggu, 21 Mei 2017 07:44

Tiga Ragam Anti Maling

MENGINCAR posisi penguasa segmen skuter matic (skutik) unik dan retro modern, pabrikan asal Jepang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .