MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 April 2017 11:40
Fakta Tergantung Pembaca, Arif Memilah Kabar
LEBIH BIJAK: Saat menerima informasi berantai mengenai peristiwa tertentu, baiknya dibaca detail lalu cari kebenarannya. Jika merasa valid, boleh diteruskan ke yang lain.ALAN RUSANDI/KP

PROKAL.CO, BULAN kesembilan tahun lalu, Christian Simanungkalit selesai menempuh tes moneter yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) sebagai tahap seleksi penerimaan pegawai. Selang beberapa hari setelah tes, banker yang kini menetap di Jakarta itu menerima pesan lewat aplikasi pesan LINE mengenai beasiswa yang diadakan oleh Bank Indonesia.

Rasa semangat Christian untuk membagikan kepada kerabat dan saudara pun tersambar. Namun, siapa sangka informasi diterima ternyata hoax alias bohong. “Semenit setelah saya membagikan informasi itu ke beberapa grup LINE, ada balasan pesan dari salah satu anggota grup tentang konfirmasi pihak BI. Dan informasi beasiswa itu tidak benar,” ucap pria yang akrab disapa Tian tersebut kepada Maskulin.

Walhasil semangat berbagi itu pun berakhir malu. “Saya jadikan itu sebuah pembelajaran saja untuk tidak menerima dan membagi informasi mentah-mentah,” akunya.

Pengalaman berbeda datang dari Fitri Handayani, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Mulawarman. Kesehariannya selain mengerjakan tugas akhir, Fitri sudah menjadi aktivis di berbagai komunitas maupun LSM di Samarinda sejak semester satu. Hal itu membuat Fitri memiliki koneksi dengan banyak orang dan informasi yang didapat terbilang cukup banyak dan beragam. “Untuk aplikasi pesan seperti LINE, saya tergabung dalam kurang lebih 50 grup,” ujarnya.

Nah, informasi-informasi yang dia terima tak berhenti. Dia selalu menyebarkan kabar tersebut ke grup lainnya. Tetapi respons yang dia dapat terkadang tidak seperti yang dia harapkan. “Ya, pernah suatu waktu seorang teman di kampus menegur saya, sebab intensitas membagikan informasi di grup kelas cukup sering dan memang tidak semua informasi sesuai kebutuhan anggota grup,” tuturnya. Beberapa kali juga berita yang dia sebar ternyata hoax.

Jika demikian, Fitri hanya bisa minta maaf dan mencoba cari tahu kebenaran berita tersebut. Dia mengaku tindakannya itu sebagai bentuk kepedulian kepada orang-orang sekitar. “Direspons atau tidak yang penting ada kepuasan memberi perhatian kepada orang lain,” sebutnya.

Namun, alangkah baik tidak segera menyebarkan tanpa tahu kebenarannya. Sebab informasi yang diterima lewat media tanpa batas ruang dan waktu, bisa saja membuat orang lain khawatir.

Seperti dialami Santi Ernawati, teman sekelas Fitri. “Waktu itu saya membaca berita penculikan anak yang dilakukan dokter muda dari salah satu media online, akhirnya membuat keluarga jadi waswas dan lakukan pengawasan ketat terhadap keponakan saya,” ucap perempuan yang baru saja menikah tersebut. Tapi, seiring penyelidikan pihak berwajib serta klarifikasi, ternyata berita tersebut hoax, keluarga Santi menjadi cukup lega namun tetap berjaga. (*/day/*/ypl/k9)

            


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 11:55

Mendadak Matikan Mesin Merusak Komponen Mobil

KETIKA akan berkendara, banyak hal harus diperhatikan. Mulai menghidupkan mesin mobil, berkendara, hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 11:54

Jangan Abaikan Kebersihan Ruang Pembakaran

PEMBAKARAN bahan bakar dalam mesin kendaraan akan menyisakan karbon berupa kerak yang menempel di permukaan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:53

Terendam Banjir, Rem Bisa Lengket

REM adalah salah satu komponen terpenting pada mobil. Fungsinya untuk menahan kecepatan mobil, mewajibkan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:51

Pipa Bocor, Mobil Terbakar

AROMA bensin yang tercium di dalam kabin mobil saat Anda melaju dengan tunggangan kesayangan, bisa menjadi…

Minggu, 18 Februari 2018 11:37

Tidak Instan, Langsing Perlu Proses

SEBAGAI model dan trendsetter mengharuskan Ferry Liong untuk selalu menjaga penampilan. Salah satunya,…

Minggu, 18 Februari 2018 11:35

Olahraga Menjaga Bentuk Badan

TAK hanya menjaga pola makan, olahraga jugamembantu Ferry Liong mendapatkan bentuk tubuh ideal. Saat…

Minggu, 18 Februari 2018 11:31

Pola Diet Ferry Liong

MENDAPATKAN tubuh ideal bukan hal instan yang mudah diperoleh. Perlu ketekunan dan komitmen kuat. Selain…

Minggu, 11 Februari 2018 10:22

Pelihara Puluhan Ekor, Jenuh Jadi Wajar

KUCING bagi Muhammad Faridi adalah binatang menyenangkan. Sejak kecil dia sudah memelihara, namun mulai…

Minggu, 11 Februari 2018 10:22

Dari Memelihara hingga Hasilkan Rupiah

TINGKAHNYA membuat Muhammad Faridi jatuh hati. Akrab sejak masih anak-anak, hingga akhirnya mulai memelihara…

Minggu, 11 Februari 2018 10:20

Softlens Kotor Merusak Mata

Aksesori simpel dengan memperindah bentuk dan warna bola mata jadi sebab kontak lensa masih digemari.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .