MANAGED BY:
RABU
27 JULI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 10 September 2013 10:33
Ayo Rebut 238 Kuota CPNS

BKD Juga Usut Honorer Bermasalah

PENAJAM  -  DPRD Penajam Paser Utara melakukan hearing dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Senin (9/9) kemarin, terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil, yang mulai membuka pendaftaran pada 12-26 September nanti. Rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi I Andi M Yusup itu untuk mengetahui persiapan serta teknis pendaftaran.
 
Dalam kesempatan itu, Kepala BKD Drs Alimuddin MSi menjelaskan, kuota yang diterima PPU sebanyak 238 orang yang terbagi 3 formasi, masing-masing tenaga pendidik (100 orang), tenaga kesehatan (49 orang) dan tenaga teknis (89 orang).
 
Hanya saja, format penerimaannya berbeda dari yang pernah ada, di mana peran BKD hanya memfasilitasi pelaksanaan tes. Sementara penilaian dan keputusan ada di pusat (formasi selengkapnya baca di halaman 32). “Karena penerimaan tahun ini bersifat umum, maka siapa saja punya hak untuk mendaftar, meski tidak terdafar sebagai penduduk PPU,” terang Alimuddin.  
 
Ditambahkan, untuk persyaratan standar, peserta harus Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki ijazah, dan yang terpenting untuk kualifikasi pendidikan S1 harus memenuhi IPK minimal 2,75 dan DIII 2,50. “Informasi lengkap silakan datang ke kantor BKD atau lihat di website kami,” ujarnya.
 
Sementara, Sekretaris Komisi I Syarifah Ainun mengatakan, meski pendaftaran terbuka untuk siapa saja, dirinya tetap berharap agar ada prioritas bagi penduduk asli PPU. “Di sini saya juga mau ingatkan, agar hati-hati terhadap penipuan jika ada oknum yang menawarkan jasa terkait penerimaan CPNS ini, karena untuk hasil penilaian semua ditentukan oleh pusat,” tegas Ainun.
 
HONORER BERMASALAH
 
Selain membicarakan penerimaan CPNS, dalam rapat juga membicarakan tentang formasi K2 atau pegawai honorer. Alimuddin mengatakan, dirinya mendapat laporan tentang ketidaksinkronan data guru dan pegawai honor. Di mana ada yang mengaku tidak pernah masuk kerja pada suatu instansi,  tetapi ia terdaftar dalam instansi itu dengan status honor. “Jadi ini yang akan kami koordinasikan, dengan melibatkan DPRD,” kata Alimuddin. “Sehingga  masalahnya cepat selesai,” sambungnya.
 
Untuk itu, rapat memutuskan untuk dilakukan  verifikasi dan investigasi terkait isu-isu tentang pemalsuan dokumen. Jika hal itu benar, jelas akan masuk ranah pidana. “Kami siap mendukung BKD membongkar adanya tenaga honor bermasalah ini. Karena membebani keuangan daerah, sementara output kerjanya tidak jelas. Dan saya punya data, honorer bermasalah itu tersebar di banyak dinas. Saya siap pimpin investigasi ini,” ujar Wakil Ketua DPRD Sudirman.
 
Terkait honorer bermasalah itu, Alimuddin menyarankan agar mau bersikap gentlemen dengan mengajukan surat permohonan diri. Pasalnya ketika tim investigas sudah bekerja, dan ditemukan adanya penyimpangan atau pemalsuan dokumen, dirinya tidak segan untuk membawa ke ranah hukum.
(*/idi/ind2/k7)
 
 

BACA JUGA
Selasa, 26 Juli 2016 13:34

Polisi Sulit Tangkap Bandar

BANDAR besar menargetkan Kaltim dan Kaltara menjadi pasar kristal haram. Namun, mereka sulit ditangkap…

Selasa, 26 Juli 2016 11:13

Siap Bangun Dua Tower Sinyal 3G

UJOH BILANG – Guna memperkuat sinyal 3G di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), pemerintah merencanakan…

Selasa, 26 Juli 2016 11:12

Buah Kerja Keras Bersama

BONTANG - Prestasi demi prestasi terus diukir Pemkot Bontang di bawah kepemimpinan Wali Kota Neni Moerniaeni…

Selasa, 26 Juli 2016 11:11

371 Pasukan Kuning Terima Bonus

KERJA keras petugas kebersihan atau yang akrab disebut pasukan kuning di Bontang dalam membersihkan…

Selasa, 26 Juli 2016 11:10

Daya Saing Kukar Harus Ditingkatkan

TENGGARONG – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Musyawarah Rencana…

Selasa, 26 Juli 2016 11:09

40 Guru Dibekali Pengetahuan Tambahan

TENGGARONG - Sebagai persiapan keberangkatan menimba ilmu di Cambridge University (Inggris), sebanyak…

Selasa, 26 Juli 2016 11:08

Edi: Jangan Ada Pungli di Disdukcapil

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengingatkan,jangan ada pungutan…

Selasa, 26 Juli 2016 11:07

Lubang Tambang Gagalkan Adipura

TENGGARONG - Tak ingin berlama-lama larut dalam kekecewaan lantaran tak meraih penghargaan Adipura…

Selasa, 26 Juli 2016 11:07

Penilaian Adipura Naik Kelas

MENANGGAPI  kegagalan Pemkab Kukar meraih Adipura, Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Nasional…

Selasa, 26 Juli 2016 11:06

Kulkas Korsleting, Mobil dan Rumah Hangus

TENGGARONG - Kebakaran akibat arus pendek listrik kembali terjadi di RT 10, Desa Sari Nadi, Blok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.