MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 24 Maret 2017 11:00
Dilepas Sayang, Dirawat Tak Ada Anggaran
Aset Pemkot Jadi Sarang Nyamuk
RUMAH TARZAN: Bekas Kantor Panwaslu di Jalan Jenderal Sudirman. Daun dan ranting yang jatuh tak pernah dibersihkan. Pohon beringin di depan kantor juga tak pernah dipangkas. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAYANG seribu sayang. Di tengah defisit anggaran, banyak aset daerah yang tak dikelola maksimal. Kian kotor dan kumuh karena tak dirawat. Hanya menjadi sarang nyamuk.

Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menjadi contoh paling nyata. Lokasinya di depan kantor wali kota, di samping Kantor DPRD. Namun luput dari perhatian. Kantor yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, RT 07, Nomor 01, Kecamatan Balikpapan Kota, ini tak diurus lagi sejak pemilihan wali kota Balikpapan 2015 berakhir.

Kondisinya kotor, daun berserakan hingga menutupi halaman. Bangunan tanpa tingkat yang terletak persis di samping Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan itu, masih tampak bersih di dalamnya. Pintu kaca terkunci. Hanya empat kursi dan satu white board yang terlihat dari luar. Sementara itu, di luar, satu genset terlihat di depan sisi kanan bangunan, berkarat dan dilindungi kerangkeng besi.

Selain Panwaslu, ada eks Kantor Kecamatan Balikpapan Utara. Bangunan yang terletak di Jalan Klamono, Muara Rapak, ini kondisinya masih kosong sejak ditinggal September 2016 lalu. Selain itu, pemkot punya lahan yang rencananya dibangun Pasar Induk di Km 5. Kondisi lahan ditumbuhi semak belukar. Sebagian digunakan masyarakat untuk menumpuk kayu.

Masih ada lagi, guest house atau Wisma Tamu yang diklaim merupakan aset milik pemkot. Wisma yang terletak di Gunung Dubs, Prapatan, itu sekarang kondisinya seperti rumah hantu.  

Hanya bangunan bekas kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Jalan Kapten P Tendean, samping Pop Steak Telaga Sari, yang sedikit lebih baik. Bangunan ini sejatinya kosong sejak pengelolaan beasiswa diambil alih Bidang Kesejahteraan Rakyat pada 2015. Namun, sejak 18 Januari, dijadikan Kantor UPT BPBD Wilayah VI Balikpapan Kota. Sifatnya hanya pinjam dan sementara. Nantinya dipindah lagi ke Kantor Kecamatan Balikpapan Kota.

“Bangunannya masih bagus, tetapi sudah pada bocor atapnya. Jadi kalau hujan, air masuk ke dalam. Rumputnya juga dulu setinggi bangunan. Di dalamnya bau karena jadi sarang tikus. Karena diminta ke sini, kami swadaya bersihkan. Banyak yang kaget ketika datang, sudah bersih. Tidak seperti sebelumnya,” kata Kepala UPT Sahdan. (*/rdh/rsh/k16)


BACA JUGA

Selasa, 08 Agustus 2017 09:29

Mag Akut Intai Generasi Instan

Polamakan menentukan kondisi tubuh. Kematian dokter sekaligus pembawa acara kesehatan Ryan Thamrin beberapa…

Selasa, 08 Agustus 2017 09:26

Usia Produktif Paling Rentan

RASA nyeri di sekitar ulu hati disertai mual, biasanya mulai menjangkiti ketika makan siang terlambat,…

Senin, 07 Agustus 2017 09:45

Kaum Milenial Melawan Takdir

Kebutuhan hunian menjadi persoalan yang cukup serius dihadapi oleh generasi milenial Kaltim. Tiap waktu,…

Senin, 07 Agustus 2017 09:39

“Belanja Pun Tunggu Diskon. Jangan Hedon"

MESKI terlihat susah untuk memiliki sebuah rumah idaman. Generasi milenial yang ada dalam rentang usia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .