MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 21 Maret 2017 07:45
Masa Keemasan Walet Telah Memudar
SEPI BUYER: Tiongkok tak lagi melirik sarang walet Indonesia ditengarai sebagai penyebab sepinya pasar belakangan ini. Tak sedikit sarang kini kembali dijadikan rumah oleh sang pemilik.(RIFKI/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bisnis sarang walet di Kota Tepian tampaknya telah mati suri. Dari target PAD sebesar Rp 50 juta, yang terealisasi hanya Rp 7 juta. Kondisi semakin berat lantaran ekspor harus melalui Malaysia.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda Hermanus Barus mengatakan, PAD dari sarang walet selalu tetap, tidak ada peningkatan. Dia juga mengaku bingung bagaimana cara menaikkannya. Hermanus menduga sarang walet tidak jadi objek menarik lagi. Sebab, kata dia, banyak rumah walet yang sudah tutup. “Beberapa rumah walet kembali jadi rumah biasa. Barangkali masa keemasan walet sudah sirna,” ujarnya.

Hermanus juga mengaku tidak tahu berapa jumlah pengusaha walet saat ini. Kata dia, dulu setiap jalan di Samarinda masih terdengar suara walet. Sekarang sudah tidak ada. Menurut dia, mungkin itu indikator bahwa bisnis walet kian sunyi. “Makanya kami tak berani pasang target pajak untuk sarang walet,” sebutnya.

Selain itu, ujar dia, beredar isu di kalangan pengusaha walet bahwa Tiongkok tidak tertarik lagi pada sarang walet dari Indonesia. Isu itu menyebutkan, sarang walet dari Indonesia dipaparkan memakai pemutih. Sebab, bagi pengusaha walet, semakin putih semakin laris. Namun, kata dia, kabar itu tak sepenuhnya bisa dipercaya. Sebab, ada juga persaingan bisnis dari negara tetangga. “Saingan berat kita dari Malaysia. Sekarang tak boleh ekspor langsung, tapi harus lewat Malaysia,” beber dia.

Diwartakan, PAD dari sektor pajak sarang walet sangat minim. Dari target Rp 50 juta, Pemkot Samarinda hanya mampu merealisasikan Rp 7 juta. Alasannya, jual-beli air liur walet ini kini sepi. Dari target Rp 50 juta, yang terealisasi hanya Rp 7 juta. Tarif pajaknya adalah 10 persen dari omzet mereka. Dari sekitar 200 gedung sarang walet di Kota Tepian, setidaknya hanya 25 yang aktif. (*/hdd/lhl/k16)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 06:15

Rute Internasional Tumbuh 13 Persen

BALIKPAPAN - Masyarakat yang ingin berlibur pada bulan ini harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya,…

Senin, 18 Juni 2018 06:09

Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Naik Lagi

JAKARTA - Pengusaha memprediksi suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7-daya reverse repo rate bakal…

Senin, 18 Juni 2018 06:06

Garuda Berencana Buka Rute ke Prancis

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) berencana melakukan ekspansi di Eropa dengan membuka rute penerbangan…

Senin, 18 Juni 2018 06:05

Waspada Balon Udara

JAKARTA – Pemudik yang menggunakan jalur udara untuk kembali ke kampung halaman harus lebih waspada.…

Senin, 18 Juni 2018 06:05

Penggunaan Solar Menurun Drastis

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat peningkatan konsumsi BBM pada peak season Idulfitri tahun…

Senin, 18 Juni 2018 06:04

Perdagangan AS–Tiongkok Memanas

JAKARTA - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok terus berlanjut. Kali ini, giliran…

Senin, 18 Juni 2018 06:04

Arus Balik Diprediksi Mulai 20 Juni

TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Minggu, 17 Juni 2018 10:21

CANTIK..!! Dimodif, Begini Tampilan Toyota C-HR

Hasil inovasi desain para insinyur Toyota pada C-HR tidak lantas menutup kreativitas modifikator dari…

Jumat, 15 Juni 2018 14:02

Penumpang Bandara Angkasa Pura I Tumbuh 10 Persen

JAKARTA – Pertumbuhan penumpang pesawat pada musim mudik kali ini cukup mengejutkan. Menteri Perhubungan…

Jumat, 15 Juni 2018 10:00

E-Commerce Dongkrak Logistik

JAKARTA – Arus pengiriman logistik ikut terkerek dengan tingginya aktivitas ekonomi selama Ramadan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .