MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 20 Maret 2017 12:43
Dosen Ngaku Tuhan, Siarkan Agama Baru
Ini nih orangnya yang mengaku sebagai Tuhan. Foto: Facebook/Pojoksatu

PROKAL.CO,  

MATARAM- Entah ketinggian ilmu atau terjangkit virus Lia Eden, seorang dosen perguruan tinggi di Kota Mataram, Sabar Nababan baru saja mendeklarasikan agama baru yang disebutnya Agama Angkasa Nauli (AAN). Ajaran Angkasa Nauli disebar melalui media sosial sejak Jumat lalu (17/3).

 

Dalam salah satu posting-annya, nama kitab suci ajaran AAN ini adalah ''Kebenaran''. Dia memosisikan diri sebagai Tuhan. Selain itu, dalam posting-annya, Sabar menampilkan daftar jemaat dan pengurus AAN.

 

Di antaranya, RN sebagai pemimpin, JL sebagai penyebar, ST sebagai seksi perlengkapan, DC sebagai seksi keamanan, TM sebagai seksi perencana, dan MA sebagai seksi dana.

 

Menyikapi deklarasi itu, polisi bergerak cepat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah-tengah masyarakat.

 

Aparat dari Polsek Ampenan meminta konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan di kediamannya di Jalan Sunan Ampel II Bumi Kodya Asri, Kelurahan Jempong Baru, Kota Mataram.

 

''Kami sudah meminta konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Yang bersangkutan sudah mengakui bahwa dia sudah mendeklarasikan lewat Facebook tentang agama barunya,'' ungkap Kapolsek Ampenan Kompol R. Sudjoko Aman.

 

''Kami sudah melakukan koordinasi dengan aparat pemerintahan. Karena ini ranah Departemen Agama, kami melakukan koordinasi dengan tingkat kecamatan, baik camat maupun lurah, dan KUA setempat,'' ucapnya.

Sabar mengaku telah mendapat bisikan sehingga melakukan hal itu. ''Belum ada langkah untuk melakukan penahanan karena ada keterangan dari istrinya bahwa SN baru keluar dari RSJ,'' ujarnya.

 

Sementara itu, Polda NTB memastikan akan melakukan pengusutan terhadap ajaran AAN tersebut.

 

Pengusutan itu perlu dilakukan karena adanya keresahan di tengah masyarakat terkait dengan ajaran tersebut.

 

''Ya iya lah (kami usut)," kata Direskrimum Polda NTB Kombespol Irwan Anwar kepada Radar Lombok saat dimintai konfirmasi melalui pesan pribadi.

 

Sejak mendeklarasikan agama baru, warga melalui kepala lingkungan dan ketua RT setempat mencoba menemui SN. Namun, yang bersangkutan menolak ditemui. Sabar sendiri di mata warga sekitar dikenal sebagai figur tertutup.

 

Dia jarang berinteraksi dengan warga apalagi ikut di berbagai kegiatan sosial di lingkungan setempat.

 

''Jarang bergaul dengan warga,'' tutur seorang tetangganya. Sabar yang bergelar master teknik ini pernah menempuh pendidikan S3 di Thailand, tapi tidak selesai. (cr-met/gal/c4/ami/jpnn)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 17:03

Nelayan Malaysia Seludupkan Sabu dan Ekstasi lewat Aceh

Sabu asal Malaysia berhasil digagalkan Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal…

Rabu, 20 September 2017 18:58

KPK Yakin Kalahkan Setnov di Praperadilan

Berbagai upaya dilakukan Ketua DPR Setya Novanto untuk lolos dari jerat sebagai tersangka Komisi Pemberantasan…

Rabu, 20 September 2017 18:53

Honorer K2 Merasa Dibuang Pemerintah

Para tenaga honorer kategori dua (K2) merasa pemerintah telah membuang mereka. Ini menyusul…

Rabu, 20 September 2017 18:49

Jokowi Diyakini Takkan Gandeng Puan di 2019

Banyak pihak menggadang-gadang Puan Maharani bakal digandeng Jokowi pada Pilpres 2019. Tapi pengamat…

Rabu, 20 September 2017 18:45

Perempuan Layak Cawapres, Puan, Sri Mulyani atau Susi?

Sejumlah perempuan di Indonesia disebutkan layak maju pada Pilpres 2019. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi…

Rabu, 20 September 2017 11:32

MANTAP..!! Bandar Narkoba Tewas Ditangan Petugas Naik 300 Persen

JAKARTA— Instruksi Presiden Jokowi yang diamini Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menindak…

Rabu, 20 September 2017 11:26

KPU-Bawaslu Sulit Aplikasikan UU Pilkada, Ini Alasannya

JAKARTA- Penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu kesulitan mengaplikasikan Undang-Undang (UU) No…

Selasa, 19 September 2017 09:09

Dua Truk Serbuk Pil Diangkut

JAKARTA – Polri bergerak cepat setelah terungkapnya peredaran pil koplo di Kendari, Sulawesi Utara,…

Selasa, 19 September 2017 09:08

2020, Jumlah Hakim Susut 2.000 Orang

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) memprediksi jumlah hakim pada 2020 berkurang dua ribu orang. Tidak ada…

Senin, 18 September 2017 19:17

20 Oktober Honoer K2 Demo Besar-besaran

Menganggap pemerintah tak kunjung memperhatikan nasib mereka, ratusan ribu honorer kategori dua (K2)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .