MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 20 Maret 2017 12:09
Awas, Isu Penculikan Anak Marak Lagi
Kapolda NTB Brigjen Pol Firli. Foto: Lombok Post/JPNN.com

PROKAL.CO,  

MATARAM- Isu penculikan anak sebagaimana terjadi pada 2012 kembali terulang. Malah isu masih terus menyebar melalui pesan singkat dan media sosial.

 

Pola yang sama terjadi pada 2012 lalu. Saat itu sejumlah warga tewas menjadi korban keberingasan warga yang termakan isu menyesatkan tersebut.

 

”Agar hati-hati, pesan dari kapolres mataram. Tolong disebarkan sms ini ke semua orang, ini kejadian nyata dan jangan diremehkan..mereka mencari korban sebanyak 400 orang tua, muda dan anak-anak untuk mengambil alat-alat dalam anggota tubuh/organ tubuh manusia. ciri2 orang tersebut memakai mobil avanza DH 1857, motor satria hitam DH 1011, mtor revo merah DH 3838, mio merah pengendaranya bertato penuh badan, ciri-ciri yang sangat menonjol tato kawat duri,”

 

Itulah bunyi pesan singkat yang dikirim secara berantai di NTB akhir tahun 2012 lalu.

 

Sontak pesan ancaman penculikan ini menebar teror yang meresahkan masyarakat terutama di Pulau Lombok.

 

Pesan ini membuat masyarakat ketakutan dan penuh curiga berlebihan terhadap orang-orang baru dan tak dikenal yang melintas di pemukiman.

 

Hasilnya hanya dalam beberapa hari, lima orang meninggal dunia. Mereka menjadi sasaran kecurigaan warga dan dihakimi di sejumlah lokasi. Bahkan salah satu diantara mereka menjadi bulan-bulanan massa saat berada di sel tahanan Polsek Kediri.

 

Belakangan setelah isu mereda dan polisi melakukan penyelidikan lima korban yang telah meninggal dunia secara mengenaskan itu terbukti bukanlah pelaku penculikan.

 

Mereka adalah warga biasa yang menjadi korban keberingasan warga yang terbakar isu menyesatkan.

 

Kini, awal 2017 kembali muncul isu yang sama, tentang penculikan anak. Pola penyebaran isunya pun hampir sama.

 

Mengabarkan adanya isu penculikan anak. Bedanya kini pesan itu disebar melalui sejumlah jejaring sosial dan grup WhatsApp.

 

Berikut salah satu pesan singkat yang didapatkan Lombok Post (Jawa Pos Group):

 

”Info ini disampaikan Pak Agus Sarkawi Kepsek Abu Hurairah. Kabar dari Ibu Ana guru BK SMPN 5 Mataram, kemarin salah satu siswa kelas 7 dan 9 putra SMPN 5 Mataram, hampir diculik beberapa orang dengan mobil ketika pulang ujian mid. Dugaan sementara upaya jual beli organ menarget anak-anak,”

 

Guna menelusuri kebenarannya, Lombok Post berusaha mengkonfirmasi kepada pihak SMPN 5 Mataram.

 

Kepala Sekolah SMPN 5 Mataram Muhammad Ali mengatakan, di sekolahnya tidak ada guru BK yang bernama Ibu Ana.

 

Kata Ali, pihaknya juga kebingungan dengan beredarnya pesan singkat itu. Ini ditambah lagi ada pencatutan nama SMPN 5 Mataram, meski belakangan hal tersebut ternyata tidak benar.

 

”Kita cuma dengar dari orang-perorang, jadi tidak diketahui kebenarannya. Tapi bisa saya pastikan tidak ada yang namanya Ibu Ana yang bekerja sebagai guru BK disini,” tegas dia.

 

Terpisah, Kapolda NTB Brigjen Pol Firli menegaskan, kepolisian akan menelusuri siapa-siapa saja yang menyebarkan isu penculikan anak.

 

Baik melalui pesan singkat maupun jejaring sosial. ”Nanti akan kita telusuri,” tegas dia.

 

Firli mengatakan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ada sanksi terhadap siapa saja yang menyebarkan kabar bohong. Apalagi dengan tujuan untuk meresahkan masyarakat. ”Nanti akan ada sanksi jika memang terbukti,” ujarnya.

 

Perkembangan teknologi dan informasi, membuat semua orang bisa membagikan berita apa saja. Meski isinya belum dapat dipastikan benar atau tidak. (jpnn)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 23:12

IICS Borong 39 Medali Emas dan 7 Tropi di Ajang World Scholar’s Cup

JAKARTA- IPEKA Integrated Christian School (IICS) kembali menorehkan tinta emas. Kali ini, dalam ajang…

Kamis, 17 Agustus 2017 19:10

Fariza, Satu Jam sebelum Upacara Baru Tahu Bakal Bawa Baki Bandera

PROKAL.CO, JAKARTA- Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, di Istana Merdeka identik dengan…

Kamis, 17 Agustus 2017 19:03

Peringkat PT Terbaik, UGM Nomor 1, ITB Nomor 2...

PROKAL.CO, JAKARTA- Seperti tahun-tahun sebelumnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:52

Tampil Serasi, Agus-Annisa Pohan Sita Perhatian di Istana Merdeka

PROKAL.CO, JAKARTA- Selain sang ayah yang mantan presiden, putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono turut…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:47

Polisi Nilai Novel Enggan Kerjasama

PROKAL.CO, JAKARTA- Jauh-jauh datang berangkat ke Singapura, Senin, (14/8) lalu untuk melakukan pemeriksaan…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:41

Hebat! SBY, Mega, dan Habibie Hadir Bareng di Upacara HUT ke-72 Kemerdekaan

PROKAL.CO, JAKARTA- Ada pemandangan langka di upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Istana Merdeka,…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:54

Kelak, Jakarta-Surabaya Cukup 5 Jam

PROKAL.CO, JAKARTA- Ada nada optimisme muncul dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi setelah…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:50

Bangganya Paskibra Bersalaman dengan Presiden

PROKAL.CO, JAKARTA- Didampingi Wapres Jusuf Kalla, Presiden Joko Widodo menyalami satu persatu anggota…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:44

Agustusan, Jokowi Imbau Kibar Bendera Sebulan Penuh

PROKAL.CO, MEDAN- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemedekaan RI tahun ini sangat berbeda. Sebab baru…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:39

Astaga, Uang Jamaah Umrah Fist Travel Diputar di Koperasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Perlahan tapi pasti, kemana aliran dana calon jemaah umrah melalui PT First Anugerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .