MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 20 Maret 2017 08:51
Makanan Harus Bergizi
KELAINAN JANTUNG: Dari pemeriksaan dokter, Syifa Aulia mengalami kelainan jantung. Misalnya jantung berada di sebelah kanan, padahal normalnya di kiri seperti hasil rontgen yang ditunjukkan Rina Wahyuni.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, ANAK dengan penyakit jantung bawaan (PJB) tidak memiliki pantangan. Seperti anak kecil pada umumnya, boleh makan apa saja karena sedang melewati masa pertumbuhan. Lantas, mengapa anak dengan PJB sering terlihat kurus dan kurang segar bugar? Alasannya sederhana, penderita PJB jarang memiliki nafsu makan yang besar. Dampaknya berpengaruh pada nutrisi dalam tubuh.

Dokter Spesialis Gizi Martin Ayuningtyas mengatakan, biasanya penderita PJB, terutama dengan kasus yang berat mengalami kekurangan nutrisi. Sebab, aktivitas makan sudah menjadi suatu beban. Apalagi jika asupannya salah. “Dia mudah lelah kalau terlalu banyak makan, butuh tenaga ekstra saat makan dan jantungnya memompa lebih besar. Makanya cepat lelah karena aktivitas makan seperti berat sekali dan jadi beban,” ucap dokter asal Purworejo, Jawa Tengah itu.

Pada penderita PJB, darah bersih dan darah kotor tercampur dalam tubuh. Jadi, oksigen dalam darah tidak berjalan baik. Padahal, metabolisme penyaluran makanan membutuhkan oksigen yang cukup. Dia mengatakan, jika kasus penyakitnya semakin berat, otomatis status gizi ikut menurun. Jadi, nutrisi turut menjadi perhatian.

Apalagi kalau sudah termasuk gizi buruk, anak dengan PJB harus mendapatkan nutrisi ekstra untuk mengejar keseimbangan nutrisinya. Padahal, penderita PJB juga tidak boleh makan terlalu berat dan banyak. Apabila dalam satu kali makan konsumsinya cukup banyak, efeknya akan terasa pada jantung yang berpacu lebih cepat.

“Mereka tidak nafsu makan karena makan itu melelahkan. Kuncinya, makanan diberikan dengan porsi sedikit demi sedikit, namun dalam waktu yang sering. Lalu, makanan harus padat energi dan mudah dicerna agar tidak menjadi beban,” tuturnya.

Prinsipnya, sambung dia, jangan beri makan yang terlalu membebani anak dengan PJB.

Hampir sama dengan pasien gagal jantung atau serangan jantung, Anda dilarang memberikan konsumsi makanan yang menguras energi, seperti makanan keras. Sebab, untuk mengunyah saja, mereka butuh tenaga lebih. “Contohnya satu sendok nasi dan satu sendok madu. Nasi kalorinya hanya 20, kalau madu bisa sampai 60. Jadi, satu sendok madu saja juga bisa jadi variasi selain nasi. Walau setiap kali makan cukup satu sendok makan, usahakan makanannya padat energi. Jadi, gizinya tetap terjaga,” jelasnya.

Penerapan nutrisi akan berbeda pula dengan penderita PJB yang ingin menjalani tahap operasi. Sebab, tubuh anak harus memiliki gizi yang seimbang. Bahkan berat badan terbilang proporsional agar dapat melalui syarat pelaksanaan operasi. “Kalau waktu operasi sudah mepet dan perlu nutrisi tambahan, ada opsi pemberian gizi melalui saluran selang infus,” ujarnya.

PJB merupakan penyakit yang ditentukan dari masa kehamilan ibu. Karena itu, sebaiknya selama proses mengandung, ibu hamil terus menjaga asupan gizi dan janin. “Ibu hamil harus memiliki gizi seimbang dan banyak konsumsi folat. Bisa variasi makanan jika bosan. Hindari merokok, alkohol, dan pemicu stres,” pungkasnya. (*/gel/riz/k16)


BACA JUGA

Senin, 17 April 2017 08:44
Hutan Lenyap di Kawasan Cagar Alam

DAGELAN BIROKRAT KOTA TEPIAN

Banjir bak sebuah balada. Dialog penyakit menahun yang turun-temurun. ROBAYU, Samarinda DIBELAH Sungai…

Senin, 17 April 2017 08:30

SKM, Kunci yang Terabaikan

SUNGAI Karang Mumus (SKM) menjadi kanal raksasa untuk mengurai banjir. Banyak cara yang diwacanakan…

Senin, 10 April 2017 09:13

Sudah Teruji, Belum Dilirik

Di tengah kondisi perekonomian Kaltim yang mengalami pertumbuhan minus, jumlah UMKM terus menurun.ROESITA…

Senin, 10 April 2017 09:09

Industri Mikro-Kecil Justru Tumbuh 12,37 Persen

SEMENTARA itu, di tengah menurunnya geliat UMKM di Kaltim, industri manufaktur mikro-kecil justru membukukan…

Senin, 10 April 2017 09:08

Diolah Jadi 15 Varian Cake, Kantongi Omzet Rp 60 Juta Per Bulan

Dari tangan kreatif Riswahyuni, salak tidak hanya tampil apa adanya seperti sekadar buah. Namun menjadi…

Kamis, 06 April 2017 11:00
Kisah Memilukan Anak-Anak yang Sudah Harus Menikah pada Usia Sekolah

Nyawa Nyaris Melayang saat Melahirkan

“Enggak papa. Ya sudah lah, sudah ikhlas,” kata SA, pasrah, ketika harus melahirkan pada…

Kamis, 06 April 2017 10:56
Maraknya Pernikahan di Bawah Umur

Perempuan Malah Cari Nafkah

MARAKNYA kasus pernikahan anak di Indonesia adalah miskonsepsi yang terpendam dari masyarakat Indonesia.…

Rabu, 05 April 2017 08:38

Perang Bintang Birokrat

Sayembara perebutan kursi bakal calon gubernur Kaltim pendamping Rita Widyasari telah dimulai. Penjaringan…

Rabu, 05 April 2017 08:26

Wakil Tentukan Elektabilitas

PENETAPAN Rita Widyasari sebagai calon gubernur (cagub) Kaltim dari Partai Golkar dianggap tepat. Hal…

Rabu, 05 April 2017 08:24

Rita Akui Lirik Farid

GELIAT Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim makin cepat. Bakal calon gubernur yang diusung Partai Golkar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .