MANAGED BY:
SELASA
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 20 Maret 2017 08:51
Makanan Harus Bergizi
KELAINAN JANTUNG: Dari pemeriksaan dokter, Syifa Aulia mengalami kelainan jantung. Misalnya jantung berada di sebelah kanan, padahal normalnya di kiri seperti hasil rontgen yang ditunjukkan Rina Wahyuni.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, ANAK dengan penyakit jantung bawaan (PJB) tidak memiliki pantangan. Seperti anak kecil pada umumnya, boleh makan apa saja karena sedang melewati masa pertumbuhan. Lantas, mengapa anak dengan PJB sering terlihat kurus dan kurang segar bugar? Alasannya sederhana, penderita PJB jarang memiliki nafsu makan yang besar. Dampaknya berpengaruh pada nutrisi dalam tubuh.

Dokter Spesialis Gizi Martin Ayuningtyas mengatakan, biasanya penderita PJB, terutama dengan kasus yang berat mengalami kekurangan nutrisi. Sebab, aktivitas makan sudah menjadi suatu beban. Apalagi jika asupannya salah. “Dia mudah lelah kalau terlalu banyak makan, butuh tenaga ekstra saat makan dan jantungnya memompa lebih besar. Makanya cepat lelah karena aktivitas makan seperti berat sekali dan jadi beban,” ucap dokter asal Purworejo, Jawa Tengah itu.

Pada penderita PJB, darah bersih dan darah kotor tercampur dalam tubuh. Jadi, oksigen dalam darah tidak berjalan baik. Padahal, metabolisme penyaluran makanan membutuhkan oksigen yang cukup. Dia mengatakan, jika kasus penyakitnya semakin berat, otomatis status gizi ikut menurun. Jadi, nutrisi turut menjadi perhatian.

Apalagi kalau sudah termasuk gizi buruk, anak dengan PJB harus mendapatkan nutrisi ekstra untuk mengejar keseimbangan nutrisinya. Padahal, penderita PJB juga tidak boleh makan terlalu berat dan banyak. Apabila dalam satu kali makan konsumsinya cukup banyak, efeknya akan terasa pada jantung yang berpacu lebih cepat.

“Mereka tidak nafsu makan karena makan itu melelahkan. Kuncinya, makanan diberikan dengan porsi sedikit demi sedikit, namun dalam waktu yang sering. Lalu, makanan harus padat energi dan mudah dicerna agar tidak menjadi beban,” tuturnya.

Prinsipnya, sambung dia, jangan beri makan yang terlalu membebani anak dengan PJB.

Hampir sama dengan pasien gagal jantung atau serangan jantung, Anda dilarang memberikan konsumsi makanan yang menguras energi, seperti makanan keras. Sebab, untuk mengunyah saja, mereka butuh tenaga lebih. “Contohnya satu sendok nasi dan satu sendok madu. Nasi kalorinya hanya 20, kalau madu bisa sampai 60. Jadi, satu sendok madu saja juga bisa jadi variasi selain nasi. Walau setiap kali makan cukup satu sendok makan, usahakan makanannya padat energi. Jadi, gizinya tetap terjaga,” jelasnya.

Penerapan nutrisi akan berbeda pula dengan penderita PJB yang ingin menjalani tahap operasi. Sebab, tubuh anak harus memiliki gizi yang seimbang. Bahkan berat badan terbilang proporsional agar dapat melalui syarat pelaksanaan operasi. “Kalau waktu operasi sudah mepet dan perlu nutrisi tambahan, ada opsi pemberian gizi melalui saluran selang infus,” ujarnya.

PJB merupakan penyakit yang ditentukan dari masa kehamilan ibu. Karena itu, sebaiknya selama proses mengandung, ibu hamil terus menjaga asupan gizi dan janin. “Ibu hamil harus memiliki gizi seimbang dan banyak konsumsi folat. Bisa variasi makanan jika bosan. Hindari merokok, alkohol, dan pemicu stres,” pungkasnya. (*/gel/riz/k16)


BACA JUGA

Senin, 22 Mei 2017 08:10

Mufakat Jahat Lembaran Proposal

Bantuan sosial (bansos) atau hibah hadir agar kesenjangan sosial di tengah masyarakat terpangkas. Terkadang,…

Senin, 22 Mei 2017 08:04

Akui Ada Kecurangan tapi Menolak Dihapus

BANTUAN pendanaan pemerintah untuk warga dalam bentuk bansos dan hibah bukanlah pos baru yang menggeliat…

Senin, 15 Mei 2017 08:24

Ramai-Ramai Umrah Sambut Ramadan

  Kondisi ekonomi yang lesu tak serta-merta mematikan pertumbuhan bisnis perjalanan wisata. Termasuk…

Senin, 15 Mei 2017 08:19

Biaya Lebih Mahal

ANIMO tinggi menunaikan ibadah umrah saat Ramadan membuat biro perjalanan semringah. Pasalnya, perlambatan …

Senin, 15 Mei 2017 08:13

Demi Umrah Setara Haji

RAMADAN jadi bulan favorit masyarakat menunaikan ibadah umrah. Sebab sebagian masyarakat percaya, menunaikan…

Selasa, 09 Mei 2017 09:29

Putar Otak demi Sebuah Ijazah

Meningkatnya kebutuhan jelang tahun ajaran baru patut diwaspadai para orangtua. Belum lagi, ditambah…

Selasa, 09 Mei 2017 09:16

Belum Gunakan UKT

DARI Kutai Kartanegara (Kukar), Rektor Universitas Kartanegara (Unikarta), Sabran, mengatakan, saat…

Selasa, 09 Mei 2017 09:13

Klaim Murah dengan Syarat Berlipat

BAYANG – bayang pengeluaran tinggi jelang tahun ajaran baru membuat sebagian besar orangtua waswas.…

Senin, 01 Mei 2017 07:40

Melawan Teror Gagal Ginjal

Pasien hemodialisa di Kalimantan terus meningkat setiap tahunnya. Sepanjang tahun lalu, fulus yang keluar…

Senin, 01 Mei 2017 07:34
MENGENAL PENYAKIT GAGAL GINJAL

Standar Cuci Darah 15 Jam dalam Seminggu

APABILA terjadi serangan gagal ginjal akut, proses penyembuhan dapat dilakukan dengan cuci darah secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .