MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 20 Maret 2017 08:51
Makanan Harus Bergizi
KELAINAN JANTUNG: Dari pemeriksaan dokter, Syifa Aulia mengalami kelainan jantung. Misalnya jantung berada di sebelah kanan, padahal normalnya di kiri seperti hasil rontgen yang ditunjukkan Rina Wahyuni.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, ANAK dengan penyakit jantung bawaan (PJB) tidak memiliki pantangan. Seperti anak kecil pada umumnya, boleh makan apa saja karena sedang melewati masa pertumbuhan. Lantas, mengapa anak dengan PJB sering terlihat kurus dan kurang segar bugar? Alasannya sederhana, penderita PJB jarang memiliki nafsu makan yang besar. Dampaknya berpengaruh pada nutrisi dalam tubuh.

Dokter Spesialis Gizi Martin Ayuningtyas mengatakan, biasanya penderita PJB, terutama dengan kasus yang berat mengalami kekurangan nutrisi. Sebab, aktivitas makan sudah menjadi suatu beban. Apalagi jika asupannya salah. “Dia mudah lelah kalau terlalu banyak makan, butuh tenaga ekstra saat makan dan jantungnya memompa lebih besar. Makanya cepat lelah karena aktivitas makan seperti berat sekali dan jadi beban,” ucap dokter asal Purworejo, Jawa Tengah itu.

Pada penderita PJB, darah bersih dan darah kotor tercampur dalam tubuh. Jadi, oksigen dalam darah tidak berjalan baik. Padahal, metabolisme penyaluran makanan membutuhkan oksigen yang cukup. Dia mengatakan, jika kasus penyakitnya semakin berat, otomatis status gizi ikut menurun. Jadi, nutrisi turut menjadi perhatian.

Apalagi kalau sudah termasuk gizi buruk, anak dengan PJB harus mendapatkan nutrisi ekstra untuk mengejar keseimbangan nutrisinya. Padahal, penderita PJB juga tidak boleh makan terlalu berat dan banyak. Apabila dalam satu kali makan konsumsinya cukup banyak, efeknya akan terasa pada jantung yang berpacu lebih cepat.

“Mereka tidak nafsu makan karena makan itu melelahkan. Kuncinya, makanan diberikan dengan porsi sedikit demi sedikit, namun dalam waktu yang sering. Lalu, makanan harus padat energi dan mudah dicerna agar tidak menjadi beban,” tuturnya.

Prinsipnya, sambung dia, jangan beri makan yang terlalu membebani anak dengan PJB.

Hampir sama dengan pasien gagal jantung atau serangan jantung, Anda dilarang memberikan konsumsi makanan yang menguras energi, seperti makanan keras. Sebab, untuk mengunyah saja, mereka butuh tenaga lebih. “Contohnya satu sendok nasi dan satu sendok madu. Nasi kalorinya hanya 20, kalau madu bisa sampai 60. Jadi, satu sendok madu saja juga bisa jadi variasi selain nasi. Walau setiap kali makan cukup satu sendok makan, usahakan makanannya padat energi. Jadi, gizinya tetap terjaga,” jelasnya.

Penerapan nutrisi akan berbeda pula dengan penderita PJB yang ingin menjalani tahap operasi. Sebab, tubuh anak harus memiliki gizi yang seimbang. Bahkan berat badan terbilang proporsional agar dapat melalui syarat pelaksanaan operasi. “Kalau waktu operasi sudah mepet dan perlu nutrisi tambahan, ada opsi pemberian gizi melalui saluran selang infus,” ujarnya.

PJB merupakan penyakit yang ditentukan dari masa kehamilan ibu. Karena itu, sebaiknya selama proses mengandung, ibu hamil terus menjaga asupan gizi dan janin. “Ibu hamil harus memiliki gizi seimbang dan banyak konsumsi folat. Bisa variasi makanan jika bosan. Hindari merokok, alkohol, dan pemicu stres,” pungkasnya. (*/gel/riz/k16)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Vonis Tumpul para Koruptor

Korupsi serupa sampar yang tak kunjung memberi waras. Efek jera dari putusan peradilan nyatanya tak…

Senin, 11 Desember 2017 09:22

Alat Bukti Belum Bisa Membawa Keyakinan

RASUAH tak mungkin berdiri sendiri. Namun, tak sedikit kasus yang bergulir ke meja hijau hanya menyajikan…

Senin, 11 Desember 2017 08:35

Berebut Rekomendasi Jelang Pendaftaran

Konstelasi politik jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Penajam Paser Utara (PPU) 2018 mulai menghangat.…

Kamis, 07 Desember 2017 07:33

Masih Ada yang Tinggal di Lereng Gunung

TANA PASER – Lokasi Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Dusun Pasero, RT 05, Desa Kerang Dayu, Kecamatan…

Kamis, 07 Desember 2017 07:31

Masuk Radar Kejaksaan

TANA PASER – Proyek pembangunan rumah untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Dusun Pasero, RT…

Kamis, 07 Desember 2017 07:30

Kades: Warga Sudah Huni Rumah Adat

PROTES warga terhadap kondisi rumah dari proyek Kementerian Sosial (Kemensos) untuk pemberdayaan Komunitas…

Rabu, 06 Desember 2017 07:45

Nasib Kesultanan Paser di Zaman Sekarang

Sejarah panjang Kerajaan Paser telah berakhir 1906 silam. Setelah Pangeran Mangku Jaya Kesuma gelar…

Rabu, 06 Desember 2017 07:39

Ini Riwayat Sultan Terakhir Kerajaan Paser

KEPEMIMPINAN sultan terakhir (kesebelas) jatuh pada masa pemerintahan Pangeran Mangku Jaya Kesuma gelar…

Kamis, 30 November 2017 07:40

Fokus Infrastruktur Dasar

Defisit anggaran pemerintah daerah belum berakhir. Ini membuat pejabat Pemkab Kutai Timur (Kutim) adu…

Kamis, 30 November 2017 07:38

Mahyunadi: Perhatikan Utang

LEGISLATOR mendukung program Pemkab di APBD Kutim 2018. Tapi, penyelenggara anggaran diwanti-wanti agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .