MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 20 Maret 2017 08:31
Hindari Minum Jamu dan Obat Pelangsing
Muhammad Iqbal

PROKAL.CO, PENYAKIT jantung bawaan atau PJB adalah kelainan jantung yang terjadi pada bayi sejak dalam kandungan. Disebabkan adanya gangguan dalam pembentukan organ. Jadi, timbul kelainan struktur dan fungsi jantung dari kondisi normalnya. Karena itu, tanpa kontrol kehamilan yang baik, seringkali PJB tidak terdiagnosa sebelum bayi dilahirkan.

Prevalensi terjadinya kasus PJB di Indonesia yakni 8:1.000 kelahiran hidup. Dengan populasi mencapai 200 juta penduduk dan angka kelahiran hidup dua persen, diperkirakan terdapat sekitar 30 ribu penderita PJB. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Muhammad Iqbal mengatakan, umumnya PJB berasal dari pengaruh sang ibu saat melewati masa kehamilan.

Hanya, penyebabnya beragam. Di antaranya infeksi, faktor genetik, diabetes, sampai pola hidup sang ibu. Pola hidup yang dimaksud adalah ibu hamil yang kerap meminum alkohol, merokok, dan mengonsumsi obat tertentu. Masuknya zat kimia secara masif ke dalam tubuh juga turut memengaruhi pembentukan janin.

Menurut pria kelahiran Medan, Sumatra Utara, tersebut, infeksi selama kehamilan menjadi faktor terbesar hadirnya PJB. “Pada beberapa kasus, ibu hamil kerap minum ramuan jamu yang tak jelas. Atau minum obat pelangsing saat hamil. Hasilnya bisa berpengaruh pada pembentukan organ. Jadi, ketika bayi lahir, dia sudah mengalami gangguan pada jantungnya,” kata dokter yang bertugas di RS Pertamina Balikpapan itu.

Iqbal melanjutkan, pengaruh gangguan tersebut itu hadir dalam kelainan katup, dinding, dan pembuluh darah jantung. Dengan contoh kasus seperti kelainan sekat bilik jantung berlubang atau ventricular septal defect (VSD). Lalu, kelainan sekat serambi jantung berlubang atau atrial septal defect (ASD). Kemudian, kasus penyempitan katup paru atau pulmonary stenosis (PS), persisten duktus arteriosus, dan komplikasi kelainan tetralogi fallot.

Dokter berusia 49 tahun itu menjelaskan, PJB terbagi lagi dalam dua kategori. Yakni biru (sianotik) dan non biru (asianotik). Kategori ini menunjukkan bahwa PJB memiliki gejala dan sebaliknya. “Termasuk dalam kategori sianotik, jika gejala penyakit jantung tampak dari ujung jari dan ujung bibir yang berwarna kebiruan,” kata alumnus Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Terutama pada saat bayi menangis, wajah bayi tampak pucat dan biru. Warna biru di sekitar bibir dan kuku akibat darah yang mengalir dalam tubuh justru didominasi oleh sel darah merah. Di mana, kandungan oksigen rendah akibat percampuran darah bersih dan darah kotor.

Pada kondisi ini, tubuh bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan normal. Sangat berbahaya sehingga membutuhkan tindakan cepat. Adapun PJB yang hadir tanpa gejala, masuk dalam kategori non biru atau asianotik. Kasusnya mencapai 75 persen dari keseluruhan PJB sehingga banyak orangtua yang tidak menyadari.

Sebab, bayi tidak menimbulkan gejala yang nyata. “Orangtua tidak dapat mengetahui jika buah hatinya mengalami gangguan pada jantung. Tidak ada gejala yang timbul secara kasat mata. Biasanya baru terdeteksi saat anak mengalami pemeriksaan untuk penyakit lain,” tuturnya.

Selain pemeriksaan fisik, biasanya dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan dengan teknologi medis. Misal, elektrokardiografi (EKG), rontgen (X-Ray) dada, oksimetri, sampai kateterisasi atau angiografi. (*/gel/riz/k16)


BACA JUGA

Selasa, 10 Oktober 2017 09:06
Plus dan Minus Penggunaan Bahan Bakar Gas

Murah dari Premium, Ramah bagi Mesin

Gas mulai ramai dilirik pengendara di Balikpapan sebagai bahan bakar mobil. Sebagian besar adalah angkutan…

Selasa, 10 Oktober 2017 09:01

Pakai BBG, Lingkungan Diuntungkan

ADA 500 kendaraan di Balikpapan yang sudah mengonsumsi BBG. Baik mobil dinas maupun angkutan umum. Tahun…

Sabtu, 30 September 2017 07:57

Amunisi Pencitraan

HAMPIR  seperempat Mei 2015 adalah bulan yang tak biasa bagi Muhammad Sulaiman. Dia berada ratusan…

Sabtu, 30 September 2017 07:46

Lagi, Empat OPD Digeledah

PENGGELEDAHAN  tim KPK di Tenggarong berlanjut. Kemarin (29/9) penggeledahan dilakukan di empat…

Jumat, 29 September 2017 08:20

Pembunuh yang Tak Pandang Bulu

Pada 2012, pelatih Persiba Balikpapan, Junaidi (47) meninggal dunia usai bermain bola pada laga eksibisi…

Jumat, 29 September 2017 08:17

Olahraga Tiga Kali Seminggu

OTOT jantung tak seperti otot tubuh yang bisa dibentuk dan semakin kuat dengan berbagai olahraga. Meski…

Jumat, 29 September 2017 08:15

Kuasai Cpr Selamatkan Pasien

PASIEN jantung kini bisa menggunakan jalur jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Penyakit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .