MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 20 Maret 2017 08:25
Gusar, Anggota DPRD Balikpapan Datangi Kemenkeu

Pastikan DBH Tak Dipotong Lagi

Andi Arif Agung

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Belum berakhir triwulan pertama, SKPD di lingkungan Pemkot Balikpapan sudah harus melakukan penundaan terhadap sejumlah kegiatan. Hal ini membuat anggota dewan gusar. Para wakil rakyat lantas mendatangi Kementerian Keuangan untuk meminta kepastian.

Hal ini dibenarkan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Andi Arif Agung ketika dihubungi Kaltim Post kemarin (19/3). Dia adalah salah satu yang ikut berangkat ke Jakarta untuk meminta kejelasan. “Tapi, sayang sekali TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dari pemkot justru tidak ikut. Padahal, mereka yang seharusnya ikut terlibat langsung,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Andi melanjutkan, cukup menyayangkan langkah yang dilakukan TAPD. Salah satunya mulai menentukan skala prioritas atau penundaan sementara terhadap beberapa kegiatan yang sudah diagendakan bakal dikerjakan tahun ini. Dengan alasan kehati-hatian, serta adanya kabar bahwa dana bagi hasil (DBH) bakal disalurkan hanya 80 persen.

“Kami sudah menanyakan, tidak ada itu. Sampai sekarang tidak ada keputusan bahwa DBH hanya akan disalurkan 80 persen,” jelasnya. Karena itu, dia meminta pemkot juga jangan terus berprasangka buruk. Imbasnya, pembangunan bisa terhambat. Apalagi tahun ini DBH yang akan diberikan untuk pemkot Balikpapan jauh berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya yang selalu di atas 800 miliar. Tahun ini hanya Rp 480 miliar.

“Okelah itu kita terima. Tapi kalau mau dipotong lagi buat apa kita menyusun APBD. Toh semua ditentukan pusat. Kalau janji dari pusat tak bisa dipegang, lebih baik tak usah menyusun APBD. Langsung saja anggaran digunakan sesuai kebutuhan dengan DPRD sebagai pengawas,” ujarnya geram.

Makanya, dia meminta TAPD tak hanya diam dan menerima begitu saja, melainkan ikut berjuang. Salah satunya meminta kejelasan, termasuk soal pemkot yang harus mengembalikan kelebihan salur sebesar Rp 115 miliar. Pembayaran dicicil mulai tahun ini Rp 35 miliar yang akan dipotong dari DBH Rp 480 miliar tadi.

Andi menyebut, sudah menanyakan hal tersebut kepada Kemenkeu. “Mereka menyebut hal seperti ini seharusnya dikonsultasikan. Bahwa tahun ini APBD kota mayoritas untuk bayar utang. Sehingga meminta pembayaran ditunda ke tahun berikutnya dengan penjabaran alasan, itu perlu dilakukan,” tambahnya.

Karena itu, dia menyebut Badan Anggaran (Banggar) DPRD telah mengagendakan pertemuan dengan TAPD, Selasa (21/3). Ini untuk membahas secara terperinci bagaimana kondisi anggaran saat ini. “Kami dapat kabar selain harus membayar kelebihan salur, pemkot juga mendapat kekurangan salur sebesar Rp 28 miliar. Nah inilah yang perlu juga disampaikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam batang tubuh APBD Balikpapan 2017 yang disahkan sebesar Rp 1,9 triliun, komponen DBH dimasukkan 100 persen sebesar Rp 480 miliar. Dengan adanya kabar DBH hanya akan disalurkan 80 persen, pemkot mulai ancang-ancang melakukan rasionalisasi sebesar 20 persen dari DBH yakni Rp 90 miliar.

Hal ini membuat banyak kegiatan yang sudah diagendakan ditunda pelaksanaannya. Setidaknya sampai triwulan ketiga atau keempat setelah ada kejelasan mengenai penyaluran DBH. Namun, hasil konsultasi ke Kemenkeu, Banggar optimistis DBH tak akan dipotong. Yakni Rp 480 miliar disalurkan dalam 4 kali triwulan. “Insya Allah akhir bulan ini disalurkan Rp 120 miliar,” pungkas Andi Arif Agung. (rsh2/k16)


BACA JUGA

Senin, 24 Juli 2017 08:16

Pedagang Minta Ada Relokasi

BALIKPAPAN - Para pedagang di Pelabuhan Semayang tengah harap-harap cemas. Mereka berharap ada kebijaksanaan…

Senin, 24 Juli 2017 08:14

Guru Kurang, Hambat Penambahan Rombel

BALIKPAPAN – Persoalan pendidikan di Balikpapan cukup pelik. Sampai saat ini, keterbatasan kuota…

Minggu, 23 Juli 2017 08:58

Potensi PAD Kecil, Pamflet Liar Merajalela

BALIKPAPAN – Bukan hal sulit menemukan pamflet yang tertempel di tiang listrik, tembok, sampai…

Minggu, 23 Juli 2017 08:56

Sanksi Tegas Belum Diatur

DASAR hukum pajak reklame tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Kemudian Peraturan Daerah…

Minggu, 23 Juli 2017 08:55

Ormas Tanpa Badan Hukum, Kapolda: Ditindak

BALIKPAPAN – Aktivitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) diperketat. Ini menyusul dikeluarkannya…

Minggu, 23 Juli 2017 08:52

Pengagum WS Rendra yang Tak Suka Puisi Melankolis

Kesukaan terhadap sastra, khususnya puisi bisa disebut hal yang tak disengaja. Berawal dari lomba sewaktu…

Minggu, 23 Juli 2017 08:47

TNI-Polri untuk Masyarakat

Spektakuler Sempat diperkirakan hujan, event fun bike dan fun walk dalam rangka HUT ke-71 Bhayangkara…

Sabtu, 22 Juli 2017 07:38

Seluruh Kasat Reskrim Dikumpulkan

BALIKPAPAN –  Meski momen Lebaran sudah lewat, namun harga sembako tetap dijaga kestabilannya.…

Sabtu, 22 Juli 2017 07:37

Baru 107 Bank Sampah di Kota Minyak

BALIKPAPAN  –  Kota ini hanyamemiliki 107 bank sampah. Jumlah itu jauh dari kata ideal.…

Sabtu, 22 Juli 2017 07:37

Api 42 Kali Membara

BALIKPAPAN  –  Bencana kebakaran masih menjadi momok bagi Kota Minyak. Tercatat, sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .