MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 19 Maret 2017 08:07
Angan dalam Jerami

Akuntansi dan Seni

Puji Maulida

PROKAL.CO, Sama seperti perempuan sebaya, angan-angan duduk bersanding di pelaminan kerap bertandang. Apalagi setelah mendengar kehendak sang ayah atas angan tersebut. Apa daya, pria yang pas di hati ibarat mencari jarum di tumpukan jerami.

“Ingin punya pasangan, apalagi usia sudah matang. Sayangnya, masih belum menemukan yang sreg dan cocok. Bahkan pernah dijuluki pemberi harapan palsu (PHP) karena belum berpasangan,” ujar Puji Maulida lantas tertawa. (*)

SENJA mulai menua ketika derap langkah kecil terdengar mendekat ke arah studio foto Kaltim Post tengah pekan lalu. Dari pintu luar terlihat sosok perempuan bertubuh mungil sibuk menggenggam sudut gaunnya sembari menaiki anak tangga. Seketika air muka Puji Maulida cerah tepat setelah tangannya berhasil menggapai pintu masuk studio.

Tubuhnya mengayun lentur mengikuti arahan gaya fotografer. Senyumnya selalu tepat satu hitungan sebelum lampu flash berkedip. Sempat terlihat kaku, perempuan berhidung mungil itu dengan segera menikmati sesi pemotretan cover Maskulin.

 “Memang dari kecil suka difoto, jadi sudah terbiasa sama kamera,” ungkap Puji sedikit tersipu.

Meski akrab dengan tustel, tak terbersit keinginan jelita berdarah Sunda itu mendalami dunia modeling. Bagi dia, aktivitas tersebut sekadar hobi. Beda halnya dengan dunia tari yang digelutinya sejak menempuh bangku pendidikan dasar. Terlepas dari kegiatan ekstrakurikuler tari di sekolahnya, dia kemudian bergabung dengan salah satu klub tari modern di Samarinda.

Tak sekadar menumpang nama menjadi anggota, Puji sungguh-sungguh menekuni bidang seni tersebut. Terbukti, dia dan kelompoknya sampai mengelilingi Kalimantan hanya untuk menari. Berbagai lomba diikuti dengan semangat.

“Alhamdulillah, selalu masuk tiga besar. Enggak sia-sia pergi jauh ke berbagai kota berkompetisi,” tutur dara kelahiran 2 Oktober 1991 tersebut.

Berbakat dengan olah gerak tubuh, Puji tak lantas meneruskan pendidikannya ke bidang seni. Dengan berbagai pertimbangan, dia memilih jurusan akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul). Pilihan tersebut mengantarkannya bekerja di salah satu bank pelat merah di Samarinda.

Namun, ada cerita menarik tersimpan di balik tempatnya bekerja. Kala itu dirinya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama ketika melewati gedung perbankan tersebut. Matanya tak lepas mengitari setiap sudut bangunan di hadapannya. Hatinya berdesir sembari mengucap tekad yang harus dicapai.

“Pokoknya saya harus bisa bekerja di sini dan menjadi pegawai tetap,” ucapnya menirukan mimpinya kala itu.

Ungkapan usaha tidak mengkhianati hasil ternyata benar adanya. Terbukti, selang belasan tahun, Puji mendapatkan pekerjaan di sana. Saat ini dia sedang menjalani training untuk diangkat menjadi pegawai tetap.

Ikhtiar tidak berhenti di situ. Selanjutnya, putri keempat dari lima bersaudara tersebut ingin menjajal dunia usaha. Meski baru wacana, cita-cita memiliki usaha sudah terpatri di benaknya sejak kecil. Tumbuh besar dikelilingi saudara perempuan yang bekerja memberi semangat tersendiri.

“Lima bersaudara semuanya perempuan dan sudah bekerja. Melihat aktivitas kakak sepertinya seru, akhirnya ikut jadi wanita karier juga,” imbuhnya.

Soal pria idaman, Puji tak muluk-muluk. Kriterianya sederhana saja. Selain humoris dan pandai membuat tertawa, sosok tersebut harus bisa bikin nyaman seperti teman. Namun, yang paling penting, memiliki pasangan yang mendukung segala aktivitas, termasuk tetap meneruskan bekerja setelah menikah. (*/kik/bby/k16)


BACA JUGA

Minggu, 10 September 2017 09:38

Harus Bangkit walau Sakit

EMPAT tahun pertama Elisa Anggraini menjajal dunia wirausaha. Dan dia sudah alami kegagalan sebanyak…

Minggu, 10 September 2017 09:37

Tetap Berpikir Jernih, Untung Pasti Kembali

USAHA yang dibangun bertahun-tahun dengan hati dan emosi bangkrut tak dapat diselamatkan. Rasa sedih…

Minggu, 10 September 2017 09:36

Krisis Mendekat, Atur Strategi

BISNIS yang semula memberi kebebasan berubah menjadi jerat duri menyakitkan ketika diambang kegagalan.…

Minggu, 10 September 2017 09:34

Candu Itu Mahal

TERKENAL sebagai ikan petarung dan agresif, ikan cupang juga diketahui dengan keunikan di bentuk dan…

Minggu, 10 September 2017 09:33

Bikin Jiwa Lebih Tenang

SEPASANG mata Malik tertuju ke dalam sebuah akuarium berisikan seekor ikan cupang berwarna merah. Sementara…

Minggu, 10 September 2017 04:57

Kerlingan Pesona

Sepasang mata minimalis milik Rya Mulia mengerling indah kepada lensa kamera. Sesekali ujung bibirnya…

Minggu, 10 September 2017 04:52

Siaga saat Kopling Ngambek

SYAHDAN pedal kopling si roda empat mengambek. Sesekali kopling terasa ngelos atau kosong ketika diinjak.…

Minggu, 10 September 2017 04:48

Kaca Mika Kusam, Nyawa Bisa Terancam

LAMPU utama atau headlamp mempunyai peran vital terutama dalam berkendara malam hari. Abainya pemilik…

Minggu, 10 September 2017 04:46

Ganti Berkala Sesuai Aturan

DERRY Fathurahman harus menggeret motornya beberapa kilometer hingga bertemu bengkel terdekat. Nasib…

Minggu, 10 September 2017 04:45

Solar Kotor Bikin Mesin Rusak

MOBIL yang sudah mulai jarang diproduksi, nyatanya masih ada produsen mobil yang masih memproduksi diesel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .