MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 19 Maret 2017 07:27
Berburu Ilmu dan Sejarah

Tiongkok Utara

PROKAL.CO, Orang berbudi daya ialah mereka yang menghargai budaya. Orang berpendidikan maka dia melafalkan ilmu bak mengejar surga.

OLEH: MERYATI YULIANA

TUNTUTLAH Ilmu hingga Negeri China. Pepatah lama tersebut sering terdengar dari orangtua, guru, anak hingga cucu-cicit. Bukan sekadar kata-kata kiasan melainkan benar adanya. Jikalah mampu, kenapa tidak mencoba untuk datang ke sana? Tiongkok, lebih tepatnya di kawasan utara. Hilir mudik pengunjung silih berganti. Literatur kota ke kota yang disabdakan penuh dengan sejarah.

Curahan hati pengunjung ternyata seirama langkah pemerintah memberi jaminan kepada penduduknya. Pertama, jaminan pendidikan. Kedua, perlindungan atas aset kotanya. Harta karun yang terus disimpan turun-temurun. Karena, ada kepercayaan pendidikan merupakan tiang sebuah rumah dan warisan sejarah merupakan isi yang perlu dijaga.    

Bertandang kemari, sebagai seorang pendidik tentulah saya antusias. Sistem pendidikan yang diterapkan memang berbeda-beda, tetapi memiliki satu kesamaan. Keselarasan agar berdedikasi dan berdikari. Mulai guru maupun murid. Sudut pandang mengenai kesuksesan berawal dari pendidikan yang didapatkan.

Jika sudah begitu, tak perlu heran mengapa sekolah-sekolah di negeri ini didirikan dengan megah dan kokoh. Serupa dengan perkantoran maupun gedung instansi pemerintahan. Inilah kuasa dari kekuasaan yang dimiliki pemerintah. Mau dan tidak bertele-tele menciptakan sekolah yang layak. Bukan semua tergantung niat.

Murid merasa nyaman. Guru pun aman tanpa perlu khawatir anak muridnya kepanasan, kehujanan, ataupun tiba-tiba tertimpa atap sewaktu hujan. Skema luar biasa yang mengajar orang lain agar mencurahkan sepenuh hati, bukan sekadar asal belajar, asal mengajar. Sesadar siapa saya sekarang. Hanyalah seorang pengajar yang ingin melihat hal sama di setiap mata murid-muridnya.  

Sembari berjalan-jalan menikmati waktu luang, mata saya menangkap banyak keindahan. Alam, penduduk, dan perkembangan Tiongkok. Siapapun kemari pasti merindukannya, melihat bangku-bangku setiap kelas yang terisi. Atau, sejarah yang bertebaran bak napas kehidupan. Berburu ilmu di sini merupakan suatu hal yang tak mampu ditolak. (*/lil/bby/k18)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 06:22

Mencicipi Kehidupan Tenang di Canberra

Menikmati waktu seakan-akan hari libur. Jalanan lengang tanpa polusi. Pemandangannya pun menakjubkan. …

Minggu, 15 Oktober 2017 06:19

Hat Yai, Kota Kecil di Pesisir Selatan

Barisan panjang manusia telah menanti. Bahkan sejak matahari belum beranjak naik. Menunggu giliran.…

Minggu, 08 Oktober 2017 07:55

“Tak Ada Caddy, Don’t Worry Be Happy”

Pegolf selalu memimpikan untuk bisa merumput di padang golf kelas dunia. Apalagi bisa sekaligus menikmati…

Minggu, 01 Oktober 2017 07:06

Cerita Pesisir dan Kerajaan Bawah Laut

Ada isyarat yang hanya terbaca oleh sapuan angin. Melukiskan ketakjuban ketika pertama kali bertemu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .