MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 18 Maret 2017 00:10
Era Banjir Informasi, Keunggulan Media Konvensional Makin Jelas

Catatan Kegiatan Edukasi Media TEPI

MASIH UNGGUL: Ingin mendapat informasi yang tepat dan tepercaya membuat media konvensional tak bisa ditinggalkan masyarakat. Hal itulah yang disampaikan dalam kegiatan edukasi media, Jumat (17/3).

PROKAL.CO, Kemudahan mendapat informasi dari media sosial, tak langsung membuat media konvensional ditinggalkan masyarakat. Pasalnya, berbagai etika dan cara kerja jurnalis, membuat ramuan berita hasil olahan media konvensional dianggap lebih tepercaya. Itulah yang membuat media konvensional bertahan bahkan dinilai lebih unggul dari media sosial.

 

Berbagai kemudahan mengakses informasi di dunia sosial, saat ini justru dianggap menjadi bumerang bagi media sosial tersebut. Terutama informasi yang diperoleh dari Citizen Journalism. Berbagai fakta dari keunggulan media konvensional pun diulas dalam rangkaian acara edukasi media yang digelar Total E&P Indonesie (TEPI), Jumat (17/3), di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

 Dalam sesi diskusi bertajuk Peran Media Konvensional di Era Pasca Kebenaran, Head of Department Media Relation TEPI Kristanto Hartadi mengatakan, di tengah banjir informasi saat meningkatnya penggunaan sosial media, media konvensional memiliki tugas tambahan. Misalnya, kata dia, sebagai otentikator yang membantu menyahihkan berita. Selain itu, untuk membantu menempatkan fakta pada konteks yang tepat.

"Banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh informasi yang diakses melalui sosial media. Misalnya saja, liputan investigasi, serta pola kerja jurnalis yang berperan sebagai pengawas kebijakan dan lainnya. Apalagi, jurnalis adalah tenaga profesional yang bekerja berdasarkan kode etik dan aturan yang jelas. Ini yang tidak dimiliki oleh sosial media," ujarnya.

 Di mengaku sering menyampaikan ini saat diminta menjadi tim penilai Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Selain pernah menjadi jurnalis, Kristanto kerap diundang sebagai dosen tamu di berbagai universitas di Indonesia, untuk berbicara seputar jurnalistik. "Saat ini, cara kerja wartawan juga masih menjadi panutan bagi jurnalisme warga. Termasuk dalam memerangi berita hoax. Hanya, memang perlu inovasi agar media konvensional juga tetap terus bertahan," ungkapnya.

Berbagai peran media konvensional lainnya, kata dia, juga untuk memerangi berita provokatif serta propaganda yang menjerumuskan pola pikir masyarakat. "Bayangkan saja, sangat mudahnya saat ini memengaruhi masyarakat dengan media sosial. Kalau hal ini digunakan untuk kepentingan yang buruk, dampaknya juga akan buruk. Lagi-Lagi di sinilah peran media konvensional," imbuhnya.

Selain itu, dalam sesi lain, kegiatan ini memberikan pembekalan kepada peserta dalam materi public speaking. Materi tersebut disampaikan oleh Handri Ramadhani selaku Deputy Head of Division Corporate Communication TEPI. (qi/waz/k8)


BACA JUGA

Selasa, 10 Oktober 2017 08:16

Pesona Itu Bernama Lettu Burai Enggang

Dalam HUT ke-40 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2017, busana khas Dayak menyihir pengunjung. BUSANA…

Sabtu, 07 Oktober 2017 02:20

Kaltim Lakukan 2.000 Aksi dari 1.300 Zetizen

Ada ribuan zetizen di Kaltim yang mengunggah aksi positif ke www.zetizen.com. Dari ribuan orang itu,…

Sabtu, 07 Oktober 2017 02:10

Terkesan Kota yang Dinamis dengan Warganya yang Sadar Hukum

BALIKPAPAN  –  AKBP Jeffri Dian Juniarta yang kurang lebih dua tahun menjabat kapolres…

Sabtu, 07 Oktober 2017 02:04

FM2S Sigap Informasikan Kebakaran

Menggunakan Fire Man Monitoring System (FM2S), petugas maupun masyarakat dapat mengirimkan informasi…

Sabtu, 07 Oktober 2017 00:08

Susun Skema Kembangkan UMKM di Balikpapan

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Minyak bisa dibilang hanya segelintir saja yang…

Jumat, 06 Oktober 2017 07:52

Tak Sedikit Korban Perundungan Akhirnya Bunuh Diri

Bicara soal kekerasan, sering kali perempuan dan anak menjadi korban. Baik verbal maupun nonverbal.…

Kamis, 05 Oktober 2017 08:34

Tanpa Sadar Perundungan kepada Anak Bisa Dilakukan Orangtua

Belakangan, kasus bullying atau perundungan ramai dibicarakan. Kebanyakan terjadi di sekolah. Namun,…

Rabu, 04 Oktober 2017 08:27

Cegah Salah Pergaulan, Wajib Jadi “Google” untuk Buah Hati

Anak selalu ingin tahu dan mencoba hal baru. Namun, tak sedikit orangtua bersikap abai. Malah menganggap…

Selasa, 03 Oktober 2017 08:31
Kisah Psikolog Kota Tepian tentang Gangguan Psikologis: Meyritha Trifina Sari (5)

Awalnya Mau Jadi Ekonom

Banyak masalah psikologis berawal dari hal-hal kecil. Dianggap remeh dan sepele. Namun akhirnya semakin…

Senin, 02 Oktober 2017 08:34

Tiap Anak Unik, Orangtua Tak Boleh Mengingkari

Harta paling berharga bagi orangtua adalah buah hati. Meski demikian, sebagian dari mereka menerapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .