MANAGED BY:
SELASA
28 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 18 Maret 2017 00:10
Era Banjir Informasi, Keunggulan Media Konvensional Makin Jelas

Catatan Kegiatan Edukasi Media TEPI

MASIH UNGGUL: Ingin mendapat informasi yang tepat dan tepercaya membuat media konvensional tak bisa ditinggalkan masyarakat. Hal itulah yang disampaikan dalam kegiatan edukasi media, Jumat (17/3).

PROKAL.CO, Kemudahan mendapat informasi dari media sosial, tak langsung membuat media konvensional ditinggalkan masyarakat. Pasalnya, berbagai etika dan cara kerja jurnalis, membuat ramuan berita hasil olahan media konvensional dianggap lebih tepercaya. Itulah yang membuat media konvensional bertahan bahkan dinilai lebih unggul dari media sosial.

 

Berbagai kemudahan mengakses informasi di dunia sosial, saat ini justru dianggap menjadi bumerang bagi media sosial tersebut. Terutama informasi yang diperoleh dari Citizen Journalism. Berbagai fakta dari keunggulan media konvensional pun diulas dalam rangkaian acara edukasi media yang digelar Total E&P Indonesie (TEPI), Jumat (17/3), di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

 Dalam sesi diskusi bertajuk Peran Media Konvensional di Era Pasca Kebenaran, Head of Department Media Relation TEPI Kristanto Hartadi mengatakan, di tengah banjir informasi saat meningkatnya penggunaan sosial media, media konvensional memiliki tugas tambahan. Misalnya, kata dia, sebagai otentikator yang membantu menyahihkan berita. Selain itu, untuk membantu menempatkan fakta pada konteks yang tepat.

"Banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh informasi yang diakses melalui sosial media. Misalnya saja, liputan investigasi, serta pola kerja jurnalis yang berperan sebagai pengawas kebijakan dan lainnya. Apalagi, jurnalis adalah tenaga profesional yang bekerja berdasarkan kode etik dan aturan yang jelas. Ini yang tidak dimiliki oleh sosial media," ujarnya.

 Di mengaku sering menyampaikan ini saat diminta menjadi tim penilai Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Selain pernah menjadi jurnalis, Kristanto kerap diundang sebagai dosen tamu di berbagai universitas di Indonesia, untuk berbicara seputar jurnalistik. "Saat ini, cara kerja wartawan juga masih menjadi panutan bagi jurnalisme warga. Termasuk dalam memerangi berita hoax. Hanya, memang perlu inovasi agar media konvensional juga tetap terus bertahan," ungkapnya.

Berbagai peran media konvensional lainnya, kata dia, juga untuk memerangi berita provokatif serta propaganda yang menjerumuskan pola pikir masyarakat. "Bayangkan saja, sangat mudahnya saat ini memengaruhi masyarakat dengan media sosial. Kalau hal ini digunakan untuk kepentingan yang buruk, dampaknya juga akan buruk. Lagi-Lagi di sinilah peran media konvensional," imbuhnya.

Selain itu, dalam sesi lain, kegiatan ini memberikan pembekalan kepada peserta dalam materi public speaking. Materi tersebut disampaikan oleh Handri Ramadhani selaku Deputy Head of Division Corporate Communication TEPI. (qi/waz/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 07:09

Persentase Kecil, Kaltim Belum Punya Produk Kuat

Bicara nilai ekspor, Kaltim termasuk daerah menyumbang banyak . Namun itu untuk komoditas besar. Sedangkan…

Jumat, 24 Maret 2017 08:48

Suntik Anti Kerutan Jadi Tren Kecantikan di Kaltim

Tampak cantik dan awet muda dambaan setiap perempuan. Banyak cara pun dilakukan, termasuk cara instan.…

Selasa, 14 Maret 2017 08:11

Sering Terlibat Penyamaran, Benci Asap Rokok

Cantik dan centil. Usia masih 20-an tahun. Namun, Tisa dan Odol (nama sapaan) sudah banyak pengalaman…

Senin, 13 Maret 2017 09:31
Intip Persiapan Partai Jelang Pilgub 2018

Mau Tidak Mau Bangun Koalisi, Baru Golkar yang Melaju

Genderang perang pertarungan kandidat calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Kaltim 2018 terus…

Senin, 13 Maret 2017 09:11

Paling Cerewet soal Penampilan Polisi

Tubuhnya kecil, namun tegap. Bicaranya tegas dan to the point. Nurul, biasa dia disapa. Memimpin…

Sabtu, 11 Maret 2017 08:05

Masyarakat Cerdas dengan Membaca, Peran eBook Sangat Terbatas

Pemprov tengah menyiapkan perpustakaan digital bernama e-Kaltim. Terobosan ini untuk meningkatkan minat…

Sabtu, 11 Maret 2017 07:34

Kisahkan tentang Pendidikan di Pedalaman, Juga Diselingi Diskusi

Kutim punya sineas berbakat, salah satunya Rakhmad Maulana Ramadhan atau Alan Ramadhan. Dia adalah lulusan…

Jumat, 10 Maret 2017 08:51

Penyidikan Berlanjut meski Ada Pengembalian Kerugian Negara

DUA sepertiga karier jaksanya dihabiskan di ranah pidana khusus. Posisi direktur penyidikan di Jaksa…

Jumat, 10 Maret 2017 08:33

KPOWS, Industri Baru dari Kelapa Sawit yang Terbuang

Datang dari disiplin ilmu teknik mesin, bukan berarti dua mahasiswa Universitas Diponegoro ini tak memahami…

Kamis, 09 Maret 2017 08:56

Cicil Peralatan, Laboratorium Dibuat Super-Nyaman

Ditempa langsung oleh almarhum Prof Sipon Muladi, Rudianto Amirta memiliki tekad kuat menghasilkan karya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .