MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 17 Maret 2017 11:45
Bayi Itu Dibuang, Lalu Diadopsi Anak Gubernur Kaltim

Dibuang Terpaksa karena Tak Punya Biaya

TEGA KARENA EKONOMI: Unit Reskrim Polsekta Samarinda Utara mengamankan pasutri pelaku pembuangan bayi. Foto kanan, Fayla di antara Dayang Donna Faroek (kiri) dan Awang Faroek Ishak.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Siti Listiani Maulida (18) dan M Syahrul Ramadhan (23), orangtua pembuang bayi perempuan malang yang ditemukan di Jalan Selada, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (15/3), berhasil diamankan. Keterangan lengkap dari sejumlah saksi memudahkan kerja jajaran Unit Reskrim Polsekta Samarinda Utara untuk menelusuri keberadaan pasangan suami-istri (pasutri) keji itu. Mereka pun dijemput di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis (16/3).

Saat memberikan keterangan ke kepolisian, Syahrul mengaku terpaksa. Terjerat ketidakmampuan finansial jadi alasan utama mereka untuk tega menelantarkan sang buah hati, beberapa jam setelah dilahirkan. “Saya sudah tidak bisa berpikir banyak. Dan, saya berharap ada yang menemukan,” ujarnya.

Pasangan asal Kalimantan Selatan (Kalsel) itu baru tiga bulan di Samarinda. Pindah ke Kota Tepian karena ingin melahirkan di sini. Untuk tempat tinggal sementara, mereka menyewa indekos, tempat mereka dijemput aparat penegak hukum. Rencana bahagia membina bahtera rumah tangga seketika buyar ketika sang anak lahir. Niat mencampakkan bayi yang lahir dengan bobot 3,2 kg itu kemudian muncul.

Meski demikian, nasib baik rupanya menaungi bayi tersebut. Saat diletakkan di bawah pohon sebuah lahan kosong Jalan Selada, tangisannya berhasil didengar sekelompok pelajar SD yang sedang melintas. Nyawanya pun terselamatkan lantaran dia dibawa dan dirawat petugas Puskesmas Bengkuring.

Tidak sampai di situ, kabar bayi telantar telanjur beredar di jagat maya. Belasan orangtua pun merapatkan barisan, menyatakan bersedia mengadopsinya. Satu di antaranya adalah Dayang Donna Faroek, anak gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Belakangan, dia pulalah yang berkesempatan membesarkan sang anak.

Anak tersebut kemudian dinamai Fayla. Menyambut kehadiran Fayla di keluarga besar gubernur, sejumlah hal pun disiapkan. Donna menyiapkan tiga babysitter khusus untuk merawat anak tersebut.

Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso menerangkan, pelaku sudah diamankan dan sedang dimintai keterangan. Berlandaskan kesulitan ekonomi, Erick menyebut orangtua korban tetap menjalani hukuman. “Tindakan orangtua bayi itu sudah melanggar pidana Pasal 305 KUHP tentang Pembuangan Bayi,” tegas Erick. Polisi juga bakal mengusut buku nikah yang hanya ada satu. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 09:03

Pemenang Lanjut Seleksi Tingkat Provinsi

SAMARINDA – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-39 tingkat kota tuntas digelar, Sabtu (22/4).…

Selasa, 25 April 2017 08:50

Bebas di PN, Tumbang di MA

SAMARINDA – Putusan Pengadilan Negeri (PN) tak sepenuhnya mutlak. Masih ada upaya banding hingga…

Senin, 24 April 2017 08:27
Rekayasa Lalin Flyover

Di Atas Tenang, di Bawah Gantian

SAMARINDA – Pengendara yang melintas di bawah Flyover Air Hitam harus menyiapkan kesabaran ekstra.…

Senin, 24 April 2017 08:26

Kejahatan Siber Layak Jadi Perhatian

SAMARINDA - Kejahatan siber berupa pemalsuan akun cukup membuat resah. Seperti yang dirasakan Ovita…

Senin, 24 April 2017 08:25

Bangun Solidaritas, Relawan Dapat Ilmu PPGD Gratis

SAMARINDA - Maraknya kecelakaan di Kota Tepian menjadikan setiap pengendara harus ekstrawaspada. Terlebih,…

Senin, 24 April 2017 08:24

Gerimis Banggeris

ASSALAMUALAIKUM. Teman-teman, besok perkuliahan jam pertama berlangsung di Kampus FKIP Gunung Kelua.…

Senin, 24 April 2017 08:21
Polder Air Hitam Jadi Pusat Aktivitas Masyarakat

Fungsi Awal Jangan Hilang

SAMARINDA – Menjadikan Polder Air Hitam sebagai pusat aktivitas pedagang kaki lima (PKL) tampaknya…

Senin, 24 April 2017 08:20

Rapat Terakhir Awasam Tidak Diundang

SAMARINDA – Pembentukan draf peraturan wali kota (perwali) mengenai operasional warung internet…

Senin, 24 April 2017 08:19

IPM Pengaruhi Besaran DAU

SAMARINDA – Indeks pembangunan manusia (IPM) Samarinda merangkak lambat. Pada 2015, IPM Kota Tepian…

Senin, 24 April 2017 08:19

Keramik dan Rotan Jadi Andalan

Kerajinantangan berupa keramik dan rotan bukan hal mudah untuk dipelajari. Meski begitu, dua kerajinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .