MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Kamis, 16 Maret 2017 09:16
Ikan Bawis Bontang Menuju Pasar Dunia
Diolah Jadi Nugget, Potensi Besar yang Belum Digarap Maksimal
TAK SEKADAR IKAN: Dari tangan dingin Yosep Peniel Batubara (kanan) dan Muhammad Ridwan, ikan bawis diolah jadi nugget.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, Ikan ini sudah mendunia. Sebaran ekspornya ke beberapa negara di Asia. Sayangnya, banyak orang Kaltim dan Indonesia masih begitu awam mendengar namanya. Ya, ikan bawis khas Kota Taman, Bontang.

DINA ANGELINA, Balikpapan

MENYANTAP ikan bawis biasanya dipadukan dengan sambal. Daging ikan ini tercampur dengan pedasnya biji-biji cabai berwarna merah menggoda. Pilihan lauk yang nikmat untuk menu makan siang. Di kota asalnya, Bontang, menu sambal duet ikan bawis memang terkenal. Beken dengan sebutan gami bawis. Hmm, apa Anda pernah mendengar atau bahkan sudah mencicipinya?

Walau terkenal dengan bentuk olahan sambal, sebenarnya bawis dapat dinikmati dengan berbagai cara. Salah satunya nugget. Rasanya tidak kalah nikmat dengan nugget dari daging ayam. Ide ini merupakan hasil buah pemikiran brilian Yosep Peniel Batubara dan Muhammad Ridwan.

Menurut mereka, selama ini ikan bawis belum termanfaatkan maksimal. Gaungnya pun tidak begitu menggema. Keduanya berharap, inovasi ini mampu membawa ikan bawis terkenal ke seluruh penjuru Tanah Air. Caranya dengan memilih nugget sebagai variasi untuk konsumsi ikan bawis.

Alasannya, nugget menjadi salah satu menu favorit dan mudah diterima lidah masyarakat. Selain itu, nugget dapat dikonsumsi dari berbagai kalangan. Rencananya, produk ini diberi nama Bonfish. “Kami pikir nugget termasuk makanan yang praktis, tahan lama, dan bisa disebarkan ke mana saja dengan mudah,” ungkap Yosep, pemuda asal Bontang yang kini menjadi mahasiswa Jurusan Hukum Universitas Indonesia.

Nantinya, produksi nugget turut melibatkan banyak pihak. Di antaranya kelompok nelayan ikan bawis sebagai penyedia bahan baku. Lalu, ada peran ibu rumah tangga sebagai pengolah nugget hingga buzzer promosi online sebagai pemasaran melalui media sosial.

“Penjualan akan mulai dari online dan retail konsinyasi. Kami siapkan perizinan PIRT agar olahan ikan ini terjamin dari Dinas Kesehatan. Perencanaan sudah matang, tinggal eksekusi produk di sana,” timpal Muhammad Ridwan. Pemuda berusia 21 tahun itu menjelaskan, sasaran utama produk Bonfish adalah warga Kaltim. Kemudian berkembang ke provinsi dan wilayah Indonesia lainnya. Termasuk menyentuh Jabodetabek dengan beragam metode pemasaran, seperti penjualan online, minimarket, sampai outlet.

Dirinya mengaku optimistis, cara ini mampu turut mendorong nama ikan bawis melambung. Selain memperkenalkan ikan bawis, sambung dia, inovasi turut menjadi pacuan agar pemerintah daerah serius menggarap potensi sumber daya laut itu.

“Harapannya, pemerintah bisa lebih fokus dan aware terhadap potensi ikan bawis. Ikut publikasi dan membudidayakan secara besar-besaran. Tujuan utama dari inovasi kami agar Bonfish dan ikan bawis bisa menjadi ikon atau makanan khas Bontang,” ucap Yosep, pria kelahiran 2 September 1996 ini.

Keduanya ingin pemerintah mulai serius dalam meningkatkan nilai jual ikan bawis. Apalagi jika pasar telah terbuka, otomatis produk olahan ikan bawis dapat menambah penghasilan masyarakat yang membudidayakan dan mengolah ikan tersebut. “Potensinya besar dan kami pikir bisa memproduksinya secara nyata. Cuma memang tidak bisa langsung, kami masih sambil fokus ke akademik,” ungkapnya. (riz/k16)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 09:13

Berawal dari Pelatihan Gratis, Karya Anak Bangsa Tak Kalah Bagus

Belum cukup puas dengan karya dua dimensi. Menjajal lebih tinggi dengan membuat film animasi. Mengembangkan…

Minggu, 10 Desember 2017 11:21

Kinigalau Kampung Sebelah

Oji hanya bisa bengong. Dia tak mengira, Lapangan Kinigalau di Kampung Sebelah yang jadi tempat bermainnya…

Rabu, 06 Desember 2017 08:39

Ahli dan Polisi Absen, Pembuktian Psikologi Hukum Disoal

Nota pembelaan setebal 43 lembar dibeberkan Abun dan kuasa hukumnya, Selasa (5/12). Mereka menyoal ancaman…

Selasa, 05 Desember 2017 11:02

Dari Ingin Eksistensi hingga Kurang Perhatian Orangtua

Aksi remaja usia SMA yang mengunggah aksinya berciuman di Mahakam Lampion Garden mendapat tanggapan…

Senin, 04 Desember 2017 11:04

Ngaku Suka Pakaian Dalam Wanita, Ranjang Gerak Sendiri

Kamar hotel kelas melati di Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang,…

Senin, 04 Desember 2017 08:32

Sering Diberi Makan, Muncul saat Air Pasang

Hidup berdampingan bersama buaya sudah dilalui warga bantaran Sungai Guntung, Bontang, sejak lama. Belakangan…

Sabtu, 02 Desember 2017 07:46

Berusia Lebih 70 Tahun, Lahirkan Pesepak Bola Besar

Lapangan Kinibalu bukanlah lapangan biasa bagi Kota Tepian. Sederet nama besar pesepakbola lahir dari…

Sabtu, 02 Desember 2017 07:27

Tinggal Bersama Keluarga Ateis, Aktivitas Agama Justru Didukung

An-Nahl Aulia Hakim merupakan satu dari empat siswa SMA 1 Balikpapan yang diterbangkan ke luar negeri…

Sabtu, 02 Desember 2017 06:59

Meneteskan Air Mata Kala Dengar Curhat PSK

Menjadi petugas trantib (ketenteraman dan ketertiban) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten…

Jumat, 01 Desember 2017 07:38

Asuh 40 Anak Yatim Piatu, Suami Meninggal karena Depresi

Perempuan ini telah menghabiskan waktu 11 tahun hidup bersama human immunodeficiency virus (HIV). Bukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .