MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 15 Maret 2017 11:38
ASTAGA..!! Bocah 12 Tahun Diperkosa di Empat Lokasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Wajah Cinderela (bukan nama sebenarnya) penuh rasa takut. Sorot mata tajam ketika melihat seseorang yang tak dikenal berada di dekatnya. Beban memang begitu berat ditanggung bocah 12 tahun ini. Betapa tidak, pada usia belia, dia jadi korban kebiadaban sejumlah pria. Kini warga Samarinda Seberang itu masih trauma.

Saat memberikan keterangan di hadapan penyidik di Mapolresta Samarinda, sorot matanya tidak beraturan. Korban yang belum lama menginjakkan kakinya di Kota Tepian itu jadi korban pemerkosaan di empat lokasi dalam empat hari berturut-turut. Disekap dan dipaksa meladeni tindakan tak senonoh sekelompok orang, Cinderela tak mampu melawan. Pria yang dihadapi lebih besar dari dirinya. Mencoba meronta dan meminta pertolongan, sayang, teriakan gadis belia 12 tahun itu tak ada yang mendengar.

Berdasarkan penuturan orangtua korban, AR (38), dirinya menduga, ada kejanggalan pada anaknya. “Tiba-tiba menghilang,” ujar pria berbadan gempal itu. Empat hari menghilang tanpa kabar, Cinderela lantas ditemukan tak jauh dari kediamannya. Dari sana, perempuan yang berencana melanjutkan pendidikan di ibu kota Kaltim itu akhirnya bercerita. AR yang mendengar anaknya sebagai korban tindakan kekerasan seksual naik pitam. Mengajak rekannya yang lain, AR lantas menemukan satu pelaku. Diselimuti amarah yang luar biasa, pelaku berinisial NT itu sempat jadi bulan-bulanan keluarga korban hingga akhirnya sempat diamankan ke Polsekta Samarinda Seberang.

Setelah satu terduga pelaku diamankan, AR sempat mengeluh atas tindakan pemerintah yang dianggap lamban menangani permasalahan yang menyangkut anaknya tersebut. Karena sebelum perkaranya dilaporkan ke polisi, Cinderela sempat dibawa ke rumah aman oleh lembaga pemerintahan yang menangani permasalahan perempuan dan anak. “Padahal, pelaku itu berkeliaran terus dan dari perwakilan lembaga sendiri yang meminta untuk penyelesaiannya diambil alih,” ungkap AR. Nah selanjutnya, AR lebih memercayakan perkara tersebut kepada polisi setelah melaporkan secara resmi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polresta Samarinda, Selasa (14/3).

Selanjutnya, pelaku berinisial NT itu dibawa ke Polresta Samarinda. Berdasarkan cerita Cinderela kepada orangtuanya, dirinya disetubuhi di empat lokasi berbeda. Di daerah Palaran, Jalan Bung Tomo, Jalan Cipto Mangunkusumo, dan kawasan Loa Janan. “Kabarnya bahkan sampai anak saya itu sempat ditawarkan ke rekan-rekan pelaku yang lain dengan cara membayar, artinya anak saya diperdagangkan,” ucap AR dengan nada tegas. Dia berharap, polisi bisa kerja maksimal untuk bisa membekuk semua pelaku yang sudah merenggut kehormatan Cinderela.

Terpisah, Ketua Harian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda, Aji Suwignyo, menyayangkan kejadian yang terus menimpa bocah-bocah perempuan di ibu kota Kaltim ini. “Kalau dari keterangan korban ada 11 orang, tapi karena trauma, pelan-pelan kita cari tahu apakah ada pelaku lain,” ujar Aji. Dari mulut Aji, jika Cinderela juga dijanjikan pekerjaan. Sementara itu, belum ada pihak kepolisian yang berkomentar terkait kasus tersebut lantaran masih mengejar pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang oleh aparat berseragam cokelat itu. (*/dra/far/k8)


BACA JUGA

Minggu, 25 Juni 2017 12:56

Ekonomi Lesu, Arus Mudik Turun

BALIKPAPAN - Gelombang arus mudik tahun ini menurun dibanding tahun lalu, khususnya jalur udara. Sejak…

Minggu, 25 Juni 2017 12:00

Lebaran Jadi Momen Pemersatu Bangsa

JAKARTA  –  Prediksi tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1438 H/2017 M terjawab…

Minggu, 25 Juni 2017 02:20

BEDA MENYAMBUT HARI KEMENANGAN

MESKI dilarang, namun tak menghalangi sejumlah kelompok pemuda di Samarinda melakukan takbiran keliling…

Minggu, 25 Juni 2017 02:05

Tak Mudik, Bawa Keluarga Besar ke Kaltim

Sebagai pimpinan tertinggi di Kodam VI Mulawarman, Mayjen TNI Sonhadji dan keluarga menjalani momen…

Sabtu, 24 Juni 2017 15:25

Mulai Bahaya di Jalan, Sudah Enam Tewas di Jalur Mudik

BONTANG–Dua hari jelang Lebaran, warga Kaltim kian disibukkan dengan arus mudik. Terutama lewat…

Sabtu, 24 Juni 2017 13:00

Potensi Zakat Besar, Sayangnya Transparansi LAZ Rendah

SAMARINDA  –  Hari Raya Idulfitri tinggal hitungan jam. Salah satu amalan penyempurna…

Sabtu, 24 Juni 2017 12:47
Lebaran, saat Jarak dan Waktu Dipangkas Teknologi Komunikasi

Pilih Virtual, Silaturahmi Bisa Tergerus

Bagi generasi 1980-an dan 1990-an, setiap menjelang Idulfitri, biasanya berburu kartu ucapan Lebaran.…

Sabtu, 24 Juni 2017 12:45
Para Tokoh Agama dalam Pembangunan Kaltim: Jos Soetomo (4-Habis)

Bangun Masjid Cheng Ho di Tiga Daerah

Selain dikenal sebagai pengusaha gaek, HM Jos Soetomo juga aktif berkecimpung dalam berbagai kegiatan…

Sabtu, 24 Juni 2017 12:30

Tergerusnya Romantisme Kartu Lebaran

PERKEMBANGAN  teknologi menyebabkan peminat kartu Lebaran menurun drastis. Kartu “legendaris”…

Sabtu, 24 Juni 2017 01:10

170 Anak Buah Terbunuh di Majapahit

Jawa menjadi salah satu tujuan utama ekspedisi Cheng Ho. Enam di antara tujuh pelayarannya menyinggahi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .