MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 15 Maret 2017 11:38
ASTAGA..!! Bocah 12 Tahun Diperkosa di Empat Lokasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Wajah Cinderela (bukan nama sebenarnya) penuh rasa takut. Sorot mata tajam ketika melihat seseorang yang tak dikenal berada di dekatnya. Beban memang begitu berat ditanggung bocah 12 tahun ini. Betapa tidak, pada usia belia, dia jadi korban kebiadaban sejumlah pria. Kini warga Samarinda Seberang itu masih trauma.

Saat memberikan keterangan di hadapan penyidik di Mapolresta Samarinda, sorot matanya tidak beraturan. Korban yang belum lama menginjakkan kakinya di Kota Tepian itu jadi korban pemerkosaan di empat lokasi dalam empat hari berturut-turut. Disekap dan dipaksa meladeni tindakan tak senonoh sekelompok orang, Cinderela tak mampu melawan. Pria yang dihadapi lebih besar dari dirinya. Mencoba meronta dan meminta pertolongan, sayang, teriakan gadis belia 12 tahun itu tak ada yang mendengar.

Berdasarkan penuturan orangtua korban, AR (38), dirinya menduga, ada kejanggalan pada anaknya. “Tiba-tiba menghilang,” ujar pria berbadan gempal itu. Empat hari menghilang tanpa kabar, Cinderela lantas ditemukan tak jauh dari kediamannya. Dari sana, perempuan yang berencana melanjutkan pendidikan di ibu kota Kaltim itu akhirnya bercerita. AR yang mendengar anaknya sebagai korban tindakan kekerasan seksual naik pitam. Mengajak rekannya yang lain, AR lantas menemukan satu pelaku. Diselimuti amarah yang luar biasa, pelaku berinisial NT itu sempat jadi bulan-bulanan keluarga korban hingga akhirnya sempat diamankan ke Polsekta Samarinda Seberang.

Setelah satu terduga pelaku diamankan, AR sempat mengeluh atas tindakan pemerintah yang dianggap lamban menangani permasalahan yang menyangkut anaknya tersebut. Karena sebelum perkaranya dilaporkan ke polisi, Cinderela sempat dibawa ke rumah aman oleh lembaga pemerintahan yang menangani permasalahan perempuan dan anak. “Padahal, pelaku itu berkeliaran terus dan dari perwakilan lembaga sendiri yang meminta untuk penyelesaiannya diambil alih,” ungkap AR. Nah selanjutnya, AR lebih memercayakan perkara tersebut kepada polisi setelah melaporkan secara resmi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polresta Samarinda, Selasa (14/3).

Selanjutnya, pelaku berinisial NT itu dibawa ke Polresta Samarinda. Berdasarkan cerita Cinderela kepada orangtuanya, dirinya disetubuhi di empat lokasi berbeda. Di daerah Palaran, Jalan Bung Tomo, Jalan Cipto Mangunkusumo, dan kawasan Loa Janan. “Kabarnya bahkan sampai anak saya itu sempat ditawarkan ke rekan-rekan pelaku yang lain dengan cara membayar, artinya anak saya diperdagangkan,” ucap AR dengan nada tegas. Dia berharap, polisi bisa kerja maksimal untuk bisa membekuk semua pelaku yang sudah merenggut kehormatan Cinderela.

Terpisah, Ketua Harian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda, Aji Suwignyo, menyayangkan kejadian yang terus menimpa bocah-bocah perempuan di ibu kota Kaltim ini. “Kalau dari keterangan korban ada 11 orang, tapi karena trauma, pelan-pelan kita cari tahu apakah ada pelaku lain,” ujar Aji. Dari mulut Aji, jika Cinderela juga dijanjikan pekerjaan. Sementara itu, belum ada pihak kepolisian yang berkomentar terkait kasus tersebut lantaran masih mengejar pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang oleh aparat berseragam cokelat itu. (*/dra/far/k8)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 09:59

PARAH..!! Lihat Nih, Sekolah Dikepung Tambang

SAMARINDA – Penambangan batu bara berdampingan dengan fasilitas umum (fasum) terus mengancam.…

Rabu, 25 April 2018 09:09
Menjaga Kelangsungan Keanekaragaman Hayati di Bentang Alam Wehea-Kelay

Sulit untuk Mandiri, Lepaskan Lahan demi Konservasi

SAMARINDA – Menjaga kelangsungan keanekaragaman hayati di bentang alam Wehea-Kelay sulit untuk…

Rabu, 25 April 2018 09:07

AKHIRNYA..!! Kapal MV Ever Judger Disita

BALIKPAPAN - Penyidikan kasus putusnya pipa minyak Pertamina mengarah ke kapal MV Ever Judger. Kemarin…

Rabu, 25 April 2018 09:04

Tarik Fee Proyek 15 Persen tiap OPD

JAKARTA – Pejabat di Kutai Kartanegara (Kukar) disebut sudah tutup mata dengan aksi korupsi di…

Rabu, 25 April 2018 08:59
Mengikuti Upacara Adat Rambu Solo’ Mendiang Luther Kombong (1)

Sudah Turun-temurun, Keluarga Persembahkan 27 Kerbau

Upacara adat pemakaman jenazah, Rambu Solo’, pada masyarakat Toraja tak pernah kehilangan daya…

Selasa, 24 April 2018 09:31

Sangat Layak Jadi Daerah Otonomi Penuh

TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai, Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 24 April 2018 09:29

“Selamat Jalan sang Petarung, Perjuanganmu Selalu Dikenang”

Mulai hari ini (24/4) sampai Sabtu (28/4) akan dilaksanakan adat Rambu Solo’ pemakaman almarhum…

Senin, 23 April 2018 10:19

Kaltim Tak Khawatir Dosen Asing, INI ALASANNYA....

SAMARINDA – Kebijakan pemerintah pusat membuka keran impor dosen asing memang menuai pro dan kontra.…

Senin, 23 April 2018 10:12
Dua Hari Polisi Olah TKP

Periksa Potongan Pipa Minyak yang Putus di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN – Seluruh potongan pipa minyak milik Pertamina yang menjadi barang bukti akhirnya berhasil…

Senin, 23 April 2018 10:05
Imigran Disarankan Tetap Tinggal di Rudenim

Penolakan Community House Menguat

BALIKPAPAN – Keinginan imigran menjadikan Balikpapan sebagai community house terus mendapat penolakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .