MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 15 Maret 2017 07:54
TUNGGU SAJA...!! Progres Waterboom Terbesar di Kaltim Itu Sudah 80 Persen

Investor Bangun Wahana Plus Muesum Hiburan di Palaran

KOLEKSI ANTIK. Ratusan koleksi barang antik terpajang di rumah Hery Susanto Gun, pengusaha yang akan membangun sarana hiburan di Palaran. Beberapa koleksi dunia ini akan dipajang di museum yang menjadi bagian dari wahana wisata keluarga tersebut.(Rizki Hadid/KP)

PROKAL.CO, Tak perlu ribut-ribut soal Trans Studio jadi apa tidak. Faktanya, Samarinda sebentar lagi akan memiliki wahana waterboom terbesar di Kaltim.

PEMILIK PT Samarinda Golden Prima, Hery Susanto Gun tengah membangun wisata keluarga, yakni Floating Market Lembang di Palaran. Wahana ini memiliki waterboom dengan fasilitas lengkap.

Hery mengatakan, saat ini progres wahana hiburan yang dibangunnya itu mencapai 80 persen. Di dalamnya, ada museum dengan sekitar 400 koleksi barang antik yang akan dipajang. Di antaranya guci, keris, piring, binatang yang diawetkan, topi kerajaan, dan gamelan. Barang antik itu merupakan koleksi pribadinya yang dikumpulkan sejak lama. “Mengoleksi barang antik merupakan salah satu hobi saya,” sebutnya.

Dia mengatakan, museum itu terbuka untuk umum. Tujuannya untuk pendidikan. Selain koleksinya dari berbagai daerah, ada pula dari Tiongkok. Dia juga membuka peluang untuk kerja sama pihak ketiga. Semisal Pemprov Kaltim tertarik untuk menampilkan sejarah Benua Etam di museumnya atau warga Kaltim yang punya foto-foto bersejarah.

Dia mengakui, jika dihitung secara bisnis, sarana hiburan yang dibangunnya tak terlampau mendulang keuntungan maksimal. Meski demikian, dia sangat meyakini dapat menyumbangkan PAD yang maksimal bagi daerah.

Museum ini merupakan bagian dari kompleks sarana hiburan keluarga yang dibangunnya di Palaran. Hery mengatakan, sudah memiliki nama untuk bisnis pariwisata di lahan seluas 300 hektare itu, namun dia akan mengungkapkannya nanti. Konsep sarana hiburan itu, menurut dia, mirip dengan Floating Market Lembang, namun lebih lengkap dan besar.

Selain museum, ada pula waterboom, outbond, gazebo, kolam ikan, rumah adat, dan arena bermain airsoft gun. Perencanaan tempat ini dimulai sejak 2008 dan pekerjaan fisik sejak 2010. Dia pun enggan menyebutkan anggaran yang telah dikucurkan. Yang jelas, kata Hery, untuk waterboom saja menghabiskan puluhan miliar. Dia mengklaim waterboom itu terbesar se-Kaltim. Hal ini yang dianggapnya menjadi magnet bagi pengunjung. “Waterboom kami ambil dari kemiringan gunung, kemudian diberi fondasi batu yang kuat, meluncur dari atas ke bawah,” ulasnya.

Hery menerangkan, wahana ini ditargetkan buka pada 1 September mendatang, tapi diundur hingga akhir tahun nanti. Koleksi barang antik masih berada di rumahnya, belum dipindah ke museum. Sebab, masih menunggu pemasangan kamera pengintai yang terhubung ke kepolisian dan rekaman khusus.

Di Samarinda bakal dibangun Trans Studio. Apakah tidak merasa bersaing secara bisnis? Hery mengatakan, tak menganggap Trans Studio sebagai pesaing. Sebab, dirinya sejak awal tidak mengusung misi bisnis, tapi hanya karena hobi. “Tidak perlu takut. Saya hanya mau berbuat sosial untuk masyarakat supaya ada hiburan. Tak ada visi keuntungan, hanya PAD,” urainya. (*/hdd/lhl/k16)


BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 07:28

Idealnya, Percepat Industri Hilir

SAMARINDA – Boikot terhadap sawit dari Indonesia yang dilakukan Uni Eropa dinilai bakal berdampak…

Rabu, 26 April 2017 07:27

Salah Satu Akibat dari Maraknya LSM Oportunis

RESOLUSI parlemen Eropa menyebut sawit sebagai penyebab deforestasi sampai pelanggaran Hak Asasi Manusia…

Rabu, 26 April 2017 07:24

Kadin Kaltim dan Kutim Menunggu Formasi Baru

KEPENGURUSAN Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim saat ini belum berjalan. Kepengurusannya masih…

Rabu, 26 April 2017 07:22

Balikpapan Bakal Kebagian Dispenser Gas

PEMERINTAH mulai bergerak mendorong penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk transportasi. Sampai 2019…

Rabu, 26 April 2017 07:20

Kemenhub Berharap Konvensional Bermigrasi Manfaatkan Teknologi

Ini soal hak masyarakat untuk memilih. Lebih mudah, praktis, tarif terukur, dan bahkan lebih murah.…

Rabu, 26 April 2017 07:17

Tax Amnesty Usai, AS Baru Mulai Reformasi Pajak

Menteri keuangan negara-negara di dunia tidak sedang rileks. Pikiran terus terpacu mengamankan moneter…

Rabu, 26 April 2017 07:13

OJK Pertimbangkan Pengelolaan Dana Pensiun WNA

UNTUK menambah panjang daftar peserta dana pensiun (dapen) di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

Rabu, 26 April 2017 07:11

Sulit Penuhi Target Pelaporan SPT

JAKARTA - Hingga akhir periode laporan, 21 April lalu Ditjen Pajak mencatat menerima penyampaian Surat…

Rabu, 26 April 2017 07:10

7-Eleven Indonesia Diambil Alih Charoen Pokphand

PT CHAROEN Pokphand Indonesia dipastikan menjadi pemilik anyar jaringan convenience store 7-Eleven (Seven…

Rabu, 26 April 2017 07:09

Genjot Ekspor Rumput Laut Lawi-Lawi ke Jepang

DIREKTORAT Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengembangkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .