MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 17 Februari 2017 11:14
IIntelijen Korut Nyamar Buka Restoran di Jakarta
BIG BOS: Kim Jong-un, muara semua laporan badan intelijen Korut.

PROKAL.CO,  

 JAKARTA- Kasus pembunuhan atas kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Senin (13/2) yang menyeret warga negara Indonesia bernama Siti Aisyah diyakini sebagai hasil kerja intelijen. Ada dugaan intelijen Korea Utara merekrut Aisyah sebagai salah satu agennya.

 

Laman The Star Malaysia melaporkan, lembaga intelijen Korut yang dikenal dengan sebutan Reconnaissance General Bureau (RGB) sudah lebih dari 20 tahun beroperasi di Malaysia, Singapura dan Indonesia. Sumber di kalangan intelijen menyebut operasi RGB di tiga negara itu merupakan jaringan terbesar di luar Korut.

 

Di Indonesia, untuk menutupi operasi, RGB biasanya menggunakan agen-agen yang menyamar sebagai insinyur, konsultan teknik konstruksi, hingga membuka restoran Korea.

 

“Mereka menggunakan restoran sebagai front utama untuk melakukan kegiatan intelijen dan pengawasan, menyasar politikus Jepang dan Korea Selatan, diplomat, petinggi perusahaan dan pengusaha,” ujar sumber The Star.

 

RGB berada di bawah kendali Kementerian Keamanan Negara dan melaporkan hasil kerjanya langsung ke Kim Jong-un. Di Indonesia, agen-agen RGB juga mengoperasikan pabrik-pabrik tekstil termasuk di Jakarta.

 

“Salah satunya terletak di atas sebuah restoran Korea Utara di pusat Jakarta yang menjadi bagian dari kantor RGB di Indonesia,” ujar sumber itu.

 

Untuk membiayai jaringan yang rumit, RGB juga menyelundupkan narkoba. Salah satu yang terungkap adalah penyelundupan 125 kilo heroin ke Australia menggunakan kapal dagang bernama Pong Su pada 2003.

 

Sumber itu menyebut penyelidikan oleh kepolisian Australia mengungkap bahwa RGB menggunakan Port Klang yang dikenal sebagai pelabuhan laut utama di Selangor, Malaysia sebagai tempat transit narkoba. Narkoba dibedah dan dikemas ulang di Port Klang untuk diselundupkan ke negara lain. (ms)

 

Sumber: jpnn.com


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 16:59

Setnov Divonis 15 Tahun..!! Ini Tanggapannya

JAKARTA- Terdakwa Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 500 juta oleh majelis…

Selasa, 24 April 2018 12:33

NURMANTYO Punya Kans Lawan Jokowi

JAKARTA- Pencalonan mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo bisa menjadi kuda hitam…

Selasa, 24 April 2018 12:25

Ini Alasan Pemerintah Mudahkan Izin Tenaga Kerja Asing

JAKARTA- Pemerintah meyakini bahwa penerbitan aturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018…

Senin, 23 April 2018 17:29

100 Ribu Kuota Guru untuk Rekrutmen CPNS 2018

Dunia pendidikan terus mendapat atensi intensif dari pemerintah. Terbaru, Kementerian Pendidikan dan…

Senin, 23 April 2018 17:25

Jokowi Bisa Kehilangan Tiket Capres, Ini Penyebabnya...

Jika ada figur baru yang diusung menjelang  Pilpres 2019, maka bukan tak mungkin petahana Joko…

Senin, 23 April 2018 17:20

Ojek Online Demo, Tuntut Perbaikan Tarif

Ribuan driver ojek online, Senin (23/4) menggelar aksi demo se- Indonesia. Di Jakarta, pusat pemerintahan…

Sabtu, 21 April 2018 19:27

Anak Mega Ini yang Jadi Calon Wapresnya Jokowi?

Siapa sosok tokoh yang bakal mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai cawapres di 2019 belum juga diketahui. Lantas…

Sabtu, 21 April 2018 19:26

GILE LU NDRO..!! Anak SD Mau Tawuran, Bawaannya Bikin Ngeri

Entah mencontoh siapa kelakuan para pelajar Sekolah Dasar (SD) di Sindangkasih, Purwakarta, Jawa Barat.…

Sabtu, 21 April 2018 17:47

Kasus Century, Agus Rahardjo: KPK Takkan Jadi Pengkhianat

Kasus Century kembali jadi perhatian setelah PN Jakarta Selatan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi…

Sabtu, 21 April 2018 17:41

Jangan Jadikan Setnov Justice Collaborator

Pledoi terdakwa Setya Novanto ditolak jaksa penuntut umum KPK. Penolakan ini disambut antusias Aktivis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .