MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 17 Februari 2017 12:00
WNI Jadi Tersangka Pembunuhan Kim Jong-nam
DIRACUN DI BANDARA: Kim Jong Nam semasa hidup. Paspor Siti Aisyah salah satu perempuan yang diduga tersangka pembunuhan yang merupakan warga Indonesia. Foto bawah wajah yang diperkirakan tersangka saat diamankan polisi Malaysia.

PROKAL.CO, KUALA LUMPUR – Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aisyah (25), ditangkap Kepolisian Diraja Malaysia di sebuah hotel di kawasan Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin (16/2) dini hari. Aisyah menjadi tersangka kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un. Kepala Kepolisian Selangor Datuk Seri Abdul Samah Mat membenarkan hal tersebut.

”Iya betul. Sudah dikonfirmasi bahwa dia (Aisyah) adalah benar WNI berdasarkan paspor dan interogasi,” katanya kepada Jawa Pos di Kuala Lumpur kemarin (16/2).

Datuk Abdul mengatakan, saat ini, pihaknya belum bisa memastikan profil detail dari Aisyah. Pihaknya, masih mendalami latar belakang Aisyah yang tertangkap kamera CCTV berada di dekat Kim Jong-nam tidak lama sebelum pria tersebut tewas. ”Untuk mendalami latar belakangnya, kami melakukan penahanan selama tujuh hari, terhitung sejak hari ini (kemarin),” ungkapnya.

Pihak KBRI Kuala Lumpur mengaku belum bertemu dengan Aisyah. Karena itu juga, pihak KBRI KL belum bisa memastikan apakah perempuan yang ditangkap itu adalah Siti Aisyah seperti data yang tertera di paspor. ”Kan bisa saja orang itu hanya memegang paspornya. Bukan pemilik paspor,” kata Yusron B Ambary, koordinator fungsi konsuler KBRI Kuala Lumpur, kepada Jawa Pos saat ditemui di kantor KBRI KL.

Terkait pembunuhan ini, sebelumnya, Doan Thi Huong ditangkap setelah aksi keduanya terekam dalam CCTV di KLIA2. Aisyah kemudian ditangkap berdasarkan penyelidikan dan identifikasi melalui rekaman CCTV. Namun, hingga saat ini, pihak Kepolisian Malaysia belum merilis gambar Aisyah yang terekam CCTV. Mereka diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam. Aisyah dan Doan Thi Huong ditangkap secara terpisah.

Doan Thi Huong ditangkap terlebih dahulu di KLIA2 pada 15 Februari pukul 08.20. Pada hari yang sama, seorang pria berkebangsaan Malaysia bernama Muhammad Farid bin Jalaluddin juga ditangkap karena diduga sebagai kekasih dari salah satu tersangka perempuan. Dia ditangkap di kawasan Ampang.

Keesokan harinya, tepat pukul 02.00 dini hari, Polisi Kerajaan Malaysia menangkap Aisyah di sebuah hotel di kawasan Ampang. Datuk Abu mengatakan, Aisyah dan Farid ditangkap di dua lokasi berbeda. ”Untuk detail lokasinya, kami tidak bisa share,” tutur Datuk Abu.

Saat ini, tiga orang yang sudah diamankan tersebut akan ditahan selama tujuh hari terhitung dari kemarin untuk dilakukan pemeriksaan. Ditanya mengenai kemungkinan ada tersangka lain, Datuk Abu enggan berkomentar. Menurut dia, untuk saat ini, pihaknya masih harus mendalami kasus dan menunggu perkembangannya.

Kim Jong-nam dilaporkan terbunuh di KLIA2 sekitar pukul 21.00 pada 13 Februari lalu saat sedang menunggu pesawat yang akan membawanya ke Macau. Saat sedang menunggu pesawat, seseorang sempat merangkul Kim Jong-nam dan melemparkan cairan kepadanya. Tidak lama, dia yang mengaku pusing meminta tolong kepada resepsionis bandara untuk membawanya ke klinik di bandara tersebut.

Kim Jong-nam yang sempat kejang-kejang lalu dibawa dengan menggunakan tandu dan dilarikan ke rumah sakit Putra Jaya. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Kim Jong-nam meninggal dunia. Kematiannya yang tidak wajar itu kemudian mendapat perhatian dunia. Terlebih, dia adalah anak Kim Jong Il.  

MASIH DITAHAN

Deputi Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi menjelaskan, Kim Jong-nam masuk Malaysia menggunakan paspor atas nama Kim Chol. Zahid menduga, Kim Jong-nam membawa dua identitas berbeda. Namun, dia menegaskan, paspor yang dibawa Kim Jong-nam adalah paspor asli yang diterbitkan oleh pemerintah Korea Utara.

”Kemungkinan ini adalah dokumen undercover. Tapi ini adalah paspor asli,” katanya kepada wartawan saat ditemui setelah menghadiri rapat di Putrajaya, Malaysia, kemarin.

Terkait dengan jenazah Kim Jong-nam yang sampai berita ini diturunkan masih berada di Institut Perubatan Forensik Negara (IPFN) Hospital Kuala Lumpur, Malaysia. Pemerintah Malaysia akan memfasilitasi permintaan pemerintah Korea Utara untuk memulangkan jenazah Kim Jong-nam. Namun, hal tersebut harus dilakukan secara prosedural.  

Hingga saat ini, Malaysia masih belum menerima permintaan resmi pemulangan jenazah dari keluarga Kim Jong-nam. (and/jpnn/far/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 07:31

“Ditendang” Airlangga, Rita Tetap Cagub

SAMARINDA  –  DPD Golkar Kaltim kebagian tanda tangan pertama Airlangga Hartarto. Sehari…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:28

Gaffar Disidang Maraton Pekan Depan

SAMARINDA  – Tuntutan untuk bos Koperasi Samudera Sejahtera (Komura) telah dibacakan di Pengadilan…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:28

Klaim Aman Tabung Melon

BALIKPAPAN  –  Jelang Natal dan tahun baru, pasokan gas elpiji di Kaltim diklaim aman.…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:26

Jadi Percontohan Program Nasional

BUKAN  hanya bualan. Ide program Strukvaganza dinilai langkah kreatif untuk mendorong kesadaran…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:25

Runtuh, Lantai Dua Timpa Pekerja

BALIKPAPAN  –  Suara gemuruh dan getaran hebat membuat Megawati seketika keluar dari…

Jumat, 15 Desember 2017 08:38

Jalan Jenderal Makin Mulus

BALIKPAPAN – Jalan Irjen Safaruddin maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 makin lapang.…

Jumat, 15 Desember 2017 08:35

Bos Komura Dituntut 15 Tahun Penjara

SAMARINDA – Ketua Koperasi Samudera Sejahtera (Komura) Jafar Abdul Gaffar dan sekretarisnya, Dwi…

Jumat, 15 Desember 2017 08:30

Abun Siap Hadapi Kasasi

HERY Susanto Gun alias Abun dan Noor Asriansyah alias Elly masih harap-harap cemas atas putusan bebas…

Jumat, 15 Desember 2017 08:28

Airlangga Bakal Evaluasi Golkar Kaltim

SAMARINDA – Hasil rapat pleno DPP Partai Golkar yang menyepakati Airlangga Hartarto sebagai ketua…

Jumat, 15 Desember 2017 08:25

Turun ke Mal, Sosialisasikan Strukvaganza

SOSIALISASI program Strukvaganza terus digencarkan. Kamis (14/12) tim yang terdiri dari Kaltim Post,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .