MANAGED BY:
SENIN
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 17 Februari 2017 10:27
NAIK..!! Ongkos Naik Haji Jadi Rp 38,7 Juta

Tambah Jatah Makan, Living Cost Berkurang

PROKAL.CO, SAMARINDA – Ongkos naik hajitahun ini hampir dipastikan naik. Sejumlah faktor jadi pemicu. Seperti kenaikan kurs dolar Amerika Serikat, bertambahnya jumlah jamaah, hingga tingginya harga avtur. Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) naik 3,1 persen dibanding tahun lalu. Data dari Kementerian Agama Indonesia, pada 2016, rata-rata BPIH reguler se-Indonesia Rp 34.641.304. Jika nantinya naik 3,1 persen, rata-rata menjadi Rp 35.740.107 per jamaah. Bagi Kaltim, angkanya tentu lebih tinggi lagi.  Mengacu  BPIH Kaltim sebelumnya yang masuk embarkasi Balikpapan, BPIH tahun lalu adalah Rp 37.583.508. Jika naik 3,1 persen, diperkirakan ongkos yang harus disiapkan calon jamaah haji Kaltim adalah Rp 38.748.596.

Selain Balikpapan, di seluruh Indonesia ada 11 embarkasi lain. Yakni, Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, dan Jakarta. Ada juga Solo, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Lombok.  Tiap embarkasi berbeda-beda besaran BPIH-nya. Bergantung dengan cost living tiap-tiap daerah. Namun, rencana kenaikan ini belum bisa dipastikan. Kepala Kementerian Agama Kaltim Saifi pun belum berani berkomentar banyak. Sebab, saat ini dirinya masih menunggu keputusan resmi dari pusat. “Biaya ONH (ongkos naik haji–BPIH), dibahas di DPR RI. Sekarang belum ditetapkan,” ucap Saifi.

Perlu diketahui, BPIH sempat turun USD 132 alias Rp 1.768.800 pada 2016. Jadi, ada di angka Rp 34.641.304. Dengan kurs Rp 13.400, pada 2015, BPIH sebesar USD 2.717. Kemudian, menjadi USD 2.585.  Tidak hanya BPIH, kuota haji diperkirakan juga bertambah. Itu seiring dengan kebijakan Kerajaan Arab Saudi untuk menambah kuota haji Indonesia. Nah, meski kenaikan kuota haji positif, jumlah untuk jamaah haji asal Kaltim belum bisa disebutkan. “Sebab, kami belum dapat surat dari pusat tentang kuota tambahan,” sebut Saifi.

TAMBAH MAKAN

Sejumlah skenario baru disiapkan pemerintah menyambut penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Soal makanan menjadi salah satu fokus perbaikan. Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil mengungkapkan, tambahan makanan itu rencananya diberikan di Makkah. Hal itu merujuk pada masukan-masukan yang ditujukan kepada Kemenag dalam penyelenggaraan ibadah haji sebelumnya.

Dia menjelaskan, jamaah mengaku kesulitan mendapat makanan di sekitar hotel yang mereka tempati. Sebab, hotel mereka merupakan kelas bintang empat. Kalaupun ada, mereka harus merogoh kocek cukup dalam untuk satu kali makan. Sebab, rata-rata penyedia makanan hanya restoran kelas menengah dengan harga SAR 15–17 sekali makan. ”Terlebih untuk mereka yang berangkat pada gelombang pertama. Ini perlu,” ujarnya dalam rapat panja BPIH Komisi VIII, kemarin (16/2).

Jamaah gelombang pertama yang berangkat langsung dari Jakarta-Madinah akan melakukan perjalanan panjang ke Makkah. Dalam perjalanan selama 8 jam itu, banyak kemungkinan mereka sampai bukan saat jam makan yang ditentukan. Jadi, sering kali harus membuat jamaah mencari makanan sendiri di sekitar hotel. ”Sedangkan makan selanjutnya diberikan pada hari berikutnya. Jadi, mereka harus mencari makanan di sekitar hotel. Ini tidak seperti 15 tahun lalu, banyak yang menjajakan makanan di sekitar hotel,” paparnya.

Karena itu, perlu ada penambahan makanan di Makkah. Rencananya, makanan ditambah dua kali. Salah satunya diberikan dalam bentuk welcome dinner. Dengan penambahan itu, total makanan yang diberikan di Makkah sebanyak 26 kali. Rencana kebijakan tersebut tentu menyedot living cost yang diberikan pada jamaah. Bila tahun lalu jamaah diberi SAR 1.500, tahun ini dipangkas SAR 500 per jamaah. Jadi, jamaah hanya menerima SAR 1.000.

Merespons rencana tersebut, anggota Komisi VIII Achmad Mustaqim mengaku keberatan. Menurut dia, tambahan cukup diberikan satu kali. Itu pun harus diperjelas cara pembagiannya, terutama untuk jamaah yang tidak masuk dalam gelombang pertama. ”Mungkin sekali saja, jangan dua. Tentu saya melihat tambahan ini sangat bagus. Sebab, jamaah banyak mengeluh,” ungkapnya.

Kata dia, tambahan itu tentu berdampak pada besaran BPIH yang semakin membengkak. Dari rapat yang digelar tersendiri, kemungkinan terjadi kenaikan BPIH tahun ini. Yakni dari Rp 34.641.304 per orang menjadi Rp 35.740.107 per orang. Penyumbang kenaikan terbesar adalah biaya penerbangan dari Tanah Air menuju Arab Saudi. (nyc/jpnn/mia/oki/far/k8)


BACA JUGA

Senin, 27 Februari 2017 12:45
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

MENGEJUTKAN..!! Ternyata Juragan Angkot Itu Dihabisi Anak Sendiri

BALIKPAPAN – Pembunuhan Mulyadi, Putera Susilo, dan Lasiyem hingga kemarin (26/2) masih menyisakan…

Senin, 27 Februari 2017 12:12

Biaya Logistik Ditekan, Barang Jadi Murah

PROGRAM tol laut yang digagas Presiden Jokowi diyakini sejumlah pihak bakal mengurangi beban logistik.…

Senin, 27 Februari 2017 12:00

Inflasi Februari Lebih Rendah

JAKARTA – Inflasi awal tahun ini cukup tinggi, yakni di angka 0,97 persen. Besaran inflasi tersebut…

Senin, 27 Februari 2017 11:53
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

Dua Tersangka Ternyata Penjual Salome, Disumpahi Pemilik Kontrakan

DARI penelusuran Kaltim Post di rumah tersangka Fendy dan Adda, dari pemeriksaan awal kepolisian, keduanya…

Senin, 27 Februari 2017 11:48
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

Ada Satu Lagi Keluarga Diduga Terlibat

Selain Bambang Hermato, polisi menyatakan ada pelaku lain yang juga masih memiliki hubungan dengan korban…

Senin, 27 Februari 2017 10:17

Kaltara Jadi Koordinator Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie berharap, sumber daya alam (SDA) di Kalimantan bisa…

Minggu, 26 Februari 2017 10:19

Pelanggaran Nyata, Berakhir Hampa

  SAMARINDA – Penanganan kasus korban tewas di lubang bekas tambang menanti hasil akhir.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:18

Jokowi Jemput Raja Salman

JAKARTA – Pemerintah Indonesia betul-betul sibuk menyiapkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman…

Minggu, 26 Februari 2017 10:13

Tiga Terduga Pembantai Keluarga Juragan Angkot Diringkus

BALIKPAPAN – Polisi tak butuh waktu lama mengungkap kasus pembantaian satu keluarga di Balikpapan.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:11

Bakal Jadi Oscars Paling Politis

LOS ANGELES – Oscars selalu menjadi perhelatan yang menarik. Film-film terbaik Hollywood dikompetisikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .