MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 17 Februari 2017 09:11
Bisa Memble di Emirates
DÉJÀ VU: Alexis Sanchez tak kuasa menantang Bayern Muenchen di Allianz Arena. Arsenal dihadapkan misi mustahil meski masih mendapat leg kedua di kandang. (ODD ANDERSEN / AFP)

PROKAL.CO, MUENCHEN – Empat kali bersua Bayern Muenchen di fase knockout Liga Champions, empat kali pula Arsenal tersingkir. Pertemuan dalam babak 16 Besar musim ini jadi duel musim kelima klub berjuluk The Gunners itu dengan klub penguasa Bundesliga tersebut. Dan, kutukan Bayern pun selangkah lagi kembali berlanjut.

Itu setelah Arsenal mengulang deja vu-nya musim lalu begitu dipermak Bayern 1-5 di Allianz Arena, Muenchen, Kamis dini hari kemarin Wita (16/2). Nyaris sama seperti tahun lalu, gawang Arsenal pun sudah kebobolan empat gol di dalam kurun waktu sejam jalannya laga.

Thiago Alcantara memborong dua gol yang masing-masing di menit ke-56 dan 63. Tiga gol lainnya dicetak Arjen Robben (menit ke-11), Robert Lewandowski (53), ditutup Thomas Mueller dengan golnya menit ke-88. Sukses Alexis Sanchez memanfaatkan bola rebound dari penaltinya menit ke-30 pun tidak menolong Arsenal dari kekalahan.

Catat, inilah kekalahan terbesar Laurent Koscielny dkk musim ini. Uniknya, skuad asuhan Arsene Wenger ini terakhir kali tumbang dengan kebobolan lima gol itu terjadi di tahun lalu, juga atas Bayern. ''Secara keseluruhan saya akui mereka tim yang lebih bagus dari kami,'' ucap Wenger dikutip The Guardian.

''Mereka bermain sangat bagus pada babak kedua dan kami mengalami penurunan level permainan. Saya tidak melihat adanya sebuah eksekusi yang bagus (dari Arsenal),'' lanjut pelatih yang tidak pernah gagal mengantar Arsenal lolos ke Liga Champions sejak menukangi Arsenal 21 tahun silam tersebut.

Masih ada leg kedua di Emirates, London, 8 Maret mendatang. Namun, syaratnya berat. Karena Arsenal harus menang 4-0 agar lolos ke perempatfinal. Mampu? Gooner–sebutan fans Arsenal– saja dilaporkan Mirror mulai banyak yang menjual kembali tiket leg kedua nanti karena sudah tidak yakin timnya mengejutkan.

Faktanya, Arsenal memang tidak pernah mengalahkan klub papan atas Eropa saat di kandangnya sendiri dengan marjin empat gol lebih sepanjang histori Liga Champions. Apalagi setelah melihat penampilan dini hari kemarin WIB. Padahal, Wenger sudah terlihat belajar dari pengalaman 11 kalinya meladeni Die Roten–julukan Bayern.

Sebelum laga, tactician 67 tahun itu sudah berniat bermain bertahan dan mengejar hasil maksimal pada leg kedua di London. Itu kenapa meski dengan formasi tetap 4-2-3-1, Granit Xhaka dan Francis Coquelin sebagai double pivot sering turun. Akan tetapi dua pemain itu gagal memberi cover pertahanan Arsenal.

Begitu pula pemain tengah Arsenal yang lainnya seperti, Alex Iwobi, Mesut Oezil, dan Alex Oxlade-Chamberlain. Mereka kalah saingan dengan duet Thiago Alcantara dan Xabi Alonso. Thiago yang jadi man of the match dalam laga ini lebih banyak melakukan passing ketimbang Oezil.

Bahkan, jumlah passing completed Xabi 13 kali jauh lebih banyak ketimbang dari yang dikumpulkan oleh empat pemain Arsenal. Seperti Oezil, Xhaka, Kieran Gibbs, dan Alexis Sanchez. Keempatnya hanya melakukan total 83 passing completed. Lantas, Xabi bisa mencapai 100 passing completed.

Kegagalan lini tengah memenangi pertarungan itu pun berdampak dengan tembok di lini pertahanan. Apalagi begitu Koscielny ditarik menit ke-49 karena cedera hamstring dan digantikan Gabriel Paulista. Kombinasi bek tengah Shkodran Mustafi-Gabriel makin menyulitkan Arsenal untuk bangkit. Keduanya kerap panik saat Bayern menekan.

Dengan Per Mertesacker yang masih cedera, dan disusul Koscielny, maka saat leg kedua nanti Wenger kemungkinan tidak punya mempunyai lain di bek tengah. Tetap duo Mustafi-Gabriel. ''Tidak hanya kehilangan bek tengah, kami pun juga kehilangan mental dan organisasi permainan,'' ungkap Wenger.

Statistik menunjukkan superiornya Bayern atas Arsenal. Bukan hanya penguasaan bola yang bisa unggul sampai 74 persen. Begitu juga dengan jumlah tembakannya. Total 24 kali Bayern mengancam gawang Arsenal yang separo di antaranya tepat sasaran. Dan itu berkebalikan dengan Arsenal yang hanya tujuh tembakan dan lima on target.

Lima gol kemarin jadi jumlah gol tertinggi klub pengoleksi lima kali juara di Liga Champions itu sejak 2017. Sebelumnya, mentok dua gol diciptakan Philipp Lahm dkk di Bundesliga dan DFB Pokal. ''Ini pun sebenarnya bukan permainan terbaik kami. Arsenal menurut saya lebih banyak memberi celah bagi kami, dan kami pun memanfaatkannya,'' ucap Robben kepada stasiun televisi Belanda, Veronica TV.

Di atas kertas, Bayern sudah satu kaki menjejak perempatfinal meski masih harus menjalani leg kedua di London. Dikutip Daily Mail, Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru Bayern musim ini tersebut menegaskan bahwa timnya tidak akan mengendurkan ledakan mereka di London. ''Gairah yang sama juga akan kami tunjukkan di London,'' koarnya. (ren/jpnn/bby/k9)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 10:08

Libur, Tak Rusak Permainan

BALIKPAPAN - Sempat menunjukkan peningkatan performa di tiga laga terakhir, penampilan Persiba Balikpapan…

Kamis, 22 Juni 2017 10:04

Indra Sjafri Dukung Egy di Timnas U-22

JAKARTA - Keputusan coach Luis Milla untuk memanggil Egy Maulana Vikry ke Timnas U-22, mendapat dukungan…

Kamis, 22 Juni 2017 10:03

Menanti Papeda dan Gohu Ikan

JATAH libur Lebaran menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu pesepak bola. Salah satunya bagi pemain…

Kamis, 22 Juni 2017 10:00

Pesut Junior Kumpul Awal Juli

SAMARINDA - Tidak hanya tim senior yang mendapat jatah libur, Borneo FC U-19 juga bebas dari aktivitas…

Kamis, 22 Juni 2017 10:00

Buruknya Organisasi Pertahanan

BALIKPAPAN - Masalah lama masih menghantui Persiba Balikpapan. Buruknya organisasi pertahanan, terutama…

Kamis, 22 Juni 2017 09:56

Ingin Buat Sejarah

BALIKPAPAN – Pelatih kepala Persatuan Sepak Bola Angkatan Darat (PSAD) Kodam VI/Mulawarman, M…

Kamis, 22 Juni 2017 09:51

Setelah Lebaran Giatkan Latihan

TENGGARONG - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 yang bergulir tahun depan memang menyisakan…

Kamis, 22 Juni 2017 09:49

Jaring Talenta Muda Terbaik

TANJUNG REDEB – Menjelang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) 2017, Asosiasi Futsal…

Kamis, 22 Juni 2017 08:38

BISA IMBANG

  Karena, Chile dipimpin wasit dari Iran sudah 43 tahun yang lalu. Tepatnya ketika ditahan tanpa…

Kamis, 22 Juni 2017 08:27

Bisa Imbang karena Wasit

ALIREZA Faghani bukan nama tenar dalam perwasitan Asia dan dunia. Akan tetapi, Matthias Ginter, Niklas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .