MANAGED BY:
MINGGU
30 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 17 Februari 2017 08:15
Seribu Kelambu Air Dibagikan

Inovasi DKK Tangkal Demam Berdarah

- Balerina

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Balikpapan menjadi lokasi endemik demam berdarah dengue (DBD). Jumlah kasusnya mencapai ribuan saban tahun. Tahun ini, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan melakukan inovasi dengan membagikan kelambu air.

Inovasi tersebut mulai disosialisasikan kemarin (16/2) di Kantor Kecamatan Balikpapan Selatan. Kelambu air sama dengan kelambu pada umumnya, yang gunanya untuk menutup penampungan air. Jadi, nyamuk tak bisa masuk dan bertelur. Begitupun jentik di dalam tak dapat keluar ketika menjadi nyamuk.

Dalam sosialisasi kemarin, dibagikan 1.000 kelambu air kepada masyarakat. Kepala DKK Balikpapan Balerina mengatakan, Balikpapan Selatan dipilih sebagai percontohan (pilot project) karena merupakan daerah berbukit yang mayoritas masyarakatnya menyimpan air di dalam penampungan air.

"Kita pikirkan bagaimana supaya tampungan air tidak kemasukan jentik. Salah satunya dengan inovasi kelambu air, mencegah jentik nyamuk masuk ke air serta bisa menghentikan pertumbuhan jentik menjadi nyamuk," paparnya. Dalam pembagian kelambu air ini, DKK menggandeng Pertamina sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Balerina juga terus mengajak CSR perusahaan berperan membantu masyarakat dalam hal penyediaan kelambu air. Jadi, masyarakat termotivasi menggunakan inovasi ini. “Nanti tetap kader jumantik (juru pemantau jentik) yang ada cek jentik tiap pekan dan angka bebas jentik tiap bulan," imbuhnya.

Dia juga mengingatkan, selain menggunakan kelambu air, masyarakat harus waspada ketika sakit. Bila mengalami demam, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit.

Sementara itu, Wali Kota Rizal Effendi berharap, kelambu air bisa menjadi cara efektif untuk memberantas DBD. Dan dengan bahan yang terjangkau, kain sebagai penyaring, diharap bisa diaplikasikan di lingkungan masyarakat. "Karena ekonomis, masyarakat bisa buat sendiri sesuai ukuran tong penampungan air masing-masing. Dan supaya bisa mencapai angka bebas jentik hingga 95 persen," tutupnya. (*/ane/rsh/k8)


BACA JUGA

Minggu, 30 April 2017 08:30

22 SMP Gelar UNKP

BALIKPAPAN – Distribusi soal dan kertas jawaban Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) SMP tiba di…

Sabtu, 29 April 2017 01:45

NAH KAN..!! Ada Indikasi Pungli di Pemasangan Meteran PLN

BALIKPAPAN  –  Siap-siap bagi instansi yang masih bandel membiarkan pungutan liar (pungli)…

Sabtu, 29 April 2017 01:43

Balikpapan Target Juara di Penas XV

BALIKPAPAN  –  Dua puluh lima orang nelayan dan petani Balikpapan tengah bersiap mengikuti…

Sabtu, 29 April 2017 01:39

Head Truck Terkendala Kelas Jalan

BALIKPAPAN  –  Dinas Perhubungan masih harus gencar melakukan sosialisasi seputar Perwali…

Sabtu, 29 April 2017 01:37

Rawan Penyebaran Radikal ke Masyarakat Nelayan

BALIKPAPAN  -  Penyebaran paham radikal yang tak sesuai Pancasila dan mengarah terorisme dikhawatirkan…

Sabtu, 29 April 2017 01:37

Tak Lolos, Diberi Keterangan Resmi

BALIKPAPAN  –  Hati-hati penipuan. Bagi para calon siswa (casis) yang tidak lolos seleksi…

Sabtu, 29 April 2017 01:36

Nikmati Hidangan Klasik Lamb Fore Shank

BALIKPAPAN  –  Bagi para pencinta daging kambing, silakan mampir ke The Square Restaurant…

Jumat, 28 April 2017 11:11

Target Satu Juta Pelanggan, PLN Bangun Pembangkit 1000 MW

BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) Wilayah Kaltim-Kaltara bersama Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan…

Jumat, 28 April 2017 09:40

Tiga Kota Sasaran 1 Kg Sabu

BALIKPAPAN – Sabuseberat 1 kilogram nyaris beredar di Kaltim. Setelah pengembangan yang dilakukan…

Jumat, 28 April 2017 09:39

Jadwal Edar Kendaraan Besar Direvisi

BALIKPAPAN – Para pengusaha, khususnya di bidang ekspedisi tampaknya harus pintar-pintar mengatur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .