MANAGED BY:
SENIN
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 16 Februari 2017 11:14
PLTG Sambera Masih Pakai Solar
-Ilustrasi

PROKAL.CO, SEJAK dioperasikan April 2009, PLTG Sambera belum sekalipun beroperasi dengan gas alam. Imbasnya, pengeluaran PLN untuk pembangkit yang berlokasi di jalan poros Samarinda-Bontang itu membengkak. Selama ini, PLTG berkapasitas 2x20 MW itu berbahan bakar solar.

Padahal, PLTG tersebut dibangun karena ketersediaan pasokan gas alam di wilayah operasi. Namun, kegagalan suplai oleh kontraktor sebelumnya ditengarai membuat PLTG hingga kini belum dapat pasokan yang seharusnya.

“Kami belum dapat gas dari pemasok mana pun. Meski di sana (Bontang) ada pemasoknya, tetapi PLN belum mendapat gas susut. Kalaupun ada buat PLN, harganya di luar harga yang bisa kami beli,” terang Plt Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Kaltimra, Wijayanto Nugroho, Selasa (14/2).

Dia memastikan, belum ada nota kesepahaman atau MoU antara PLN dan pemasok sebelumnya. Sejauh ini, MoU hanya pernah dilakukan kepada pemasok awal. Tetapi Wijayanto enggan menyebut pemasok tersebut. “Kami sudah tidak berhubungan lagi dengan mereka (pemasok gas),” sambungnya.

Hingga kini, Wijayanto masih belum paham mengapa pada awal operasinya, pemasok gas tidak mampu memenuhi keperluan gas PLTG Sambera. PLN, terang dia, sempat ingin mengambil sendiri pasokan gas itu, tapi jaraknya terlalu jauh.

Namun, penggunaan solar di PLTG Samberra sebutnya tidak akan mengganggu operasional. Karena sifatnya yang dual fuel. Pemeliharaan juga terus dilakukan. Apalagi pasokan solar dari Pertamina juga selalu lancar. “Kalau semuanya mulai BBM sampai anggarannya itu sudah ditentukan di pusat,” lanjut Wijayanto.

Sementara itu, GM PLN Wilayah Kaltimra Tohari Hadiat menuturkan, biaya solar di PLTG Sambera dua kali lipat dari harga gas. “Kalau pakai gas itu biayanya Rp 1.100 per kWh. Sementara kalau pakai solar Rp. 2.500 per kWh,” ujarnya

Memang, kata dia, kalau dilihat besar perbedaannya. Tetapi PLN beralasan hanya karena tidak ada gas, maka operasional dihentikan. Sementara pelanggan PLN di tiga kota, yakni Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong harus rela tidak teraliri listriknya. “Karena itu kami tidak operasi dan masyarakat tidak merasakan listrik. Tidak seperti itu,” sambungnya.

Awalnya, PLTG Sambera yang terletak di Jalan Samarinda-Bontang, Km 38, Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kukar, menggunakan gas dari PT Semco. Kala itu, ditarget beroperasi penuh mulai Mei 2009. Kendati demikian, terkait uji coba PLTG Sambera, tetap berdampak terhadap pelayanan PLN. Untuk menyinkronkan daya yang dihasilkan dapat bekerja dengan baik di Sistem Mahakam, PLN terpaksa melakukan pemadaman aliran listrik. 

Diketahui, PLTG Sambera merupakan pembangkit ke-12 yang memasok listrik di Sistem Mahakam. Adanya rencana penambahan pelayanan sambungan sebesar 80 MW, akan dilakukan secara selektif, terutama calon pelanggan yang masuk dalam daftar tunggu lama.

Kesebelas pembangkit yang telah beroperasi adalah PLTU Embalut 2x22,5 MW, PLTG unit III, PLTNG milik PT Kaltim Mex yang disewa berkapasitas 9 MW, PLTGU Tanjung Batu 60 MW, PLTD Karang Asam 28 MW, PLTD Keledang 18 MW, PLTD Gunung Malang 16 MW, PLTD Batakan 4 MW dan sewa 23 MW, 2 pembangkit milik PLN berkapasitas 40 MW dan 10 MW.

Dia menyatakan, PLN berupaya mengurangi ketergantungan PLTG terhadap penggunaan solar. Saat ini masih dalam pembahasan proyek pembangunan pipa gas sepanjang 53 kilometer di Tanjung Batu. “Untuk anggarannya merupakan kewenangan pusat,” sebut Tohari.

Jika melihat progress pembangunan pipa gas, PLN masih menunggu izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) atau pemanfaatan lahan bersama (PPLB) Balai Besar Dipterokarpa Samarinda, Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim. Selain itu, masih menunggu PPLB lahan bersama dari Bappeda Kukar.

MoU pun sudah ditandatangani PLN bersama Dipterokarpa 21 April 2016 lalu. Sementara itu, izin prinsip dari BPMPTSP (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dari provinsi Kaltim sudah selesai 29 Agustus 2016.

Sejauh ini, PLTG Sambera menambah daftar PLTG yang menggunakan BBM solar. Sebelumnya, PLTG Tanjung Batu juga mengalami masalah ini. Akibatnya, peran PLTG berdaya 20 MW itu tak maksimal. Dikarenakan, pasokan gas menurun sebelum kontrak selesai. Kondisi ini terjadi di September 2016.

“Kami harus membakar yang lebih mahal. Yaitu solar,” ucapnya. Dikatakan Tohari, dalam perjanjian antara PLN dengan PT Semco selaku pemasok gas, disepakati bahwa suplai gas ke Tanjung Batu sebesar 20 MMBTU (million metric British thermal unit per day). Namun, dalam setahun terakhir, suplai gas hanya 1,8 MMBTU. “PLN dirugikan gara-gara gasnya berkurang,” terangnya kala itu. (*/rdh/riz/rom/k8)


BACA JUGA

Senin, 27 Februari 2017 12:45
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

MENGEJUTKAN..!! Ternyata Juragan Angkot Itu Dihabisi Anak Sendiri

BALIKPAPAN – Pembunuhan Mulyadi, Putera Susilo, dan Lasiyem hingga kemarin (26/2) masih menyisakan…

Senin, 27 Februari 2017 12:12

Biaya Logistik Ditekan, Barang Jadi Murah

PROGRAM tol laut yang digagas Presiden Jokowi diyakini sejumlah pihak bakal mengurangi beban logistik.…

Senin, 27 Februari 2017 12:00

Inflasi Februari Lebih Rendah

JAKARTA – Inflasi awal tahun ini cukup tinggi, yakni di angka 0,97 persen. Besaran inflasi tersebut…

Senin, 27 Februari 2017 11:53
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

Dua Tersangka Ternyata Penjual Salome, Disumpahi Pemilik Kontrakan

DARI penelusuran Kaltim Post di rumah tersangka Fendy dan Adda, dari pemeriksaan awal kepolisian, keduanya…

Senin, 27 Februari 2017 11:48
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

Ada Satu Lagi Keluarga Diduga Terlibat

Selain Bambang Hermato, polisi menyatakan ada pelaku lain yang juga masih memiliki hubungan dengan korban…

Senin, 27 Februari 2017 10:17

Kaltara Jadi Koordinator Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie berharap, sumber daya alam (SDA) di Kalimantan bisa…

Minggu, 26 Februari 2017 10:19

Pelanggaran Nyata, Berakhir Hampa

  SAMARINDA – Penanganan kasus korban tewas di lubang bekas tambang menanti hasil akhir.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:18

Jokowi Jemput Raja Salman

JAKARTA – Pemerintah Indonesia betul-betul sibuk menyiapkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman…

Minggu, 26 Februari 2017 10:13

Tiga Terduga Pembantai Keluarga Juragan Angkot Diringkus

BALIKPAPAN – Polisi tak butuh waktu lama mengungkap kasus pembantaian satu keluarga di Balikpapan.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:11

Bakal Jadi Oscars Paling Politis

LOS ANGELES – Oscars selalu menjadi perhelatan yang menarik. Film-film terbaik Hollywood dikompetisikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .