MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 14 Februari 2017 10:30
Perampok Bank Pakai Bom Rakitan Itu sempat Dikira Orang Bisu

Agus Belajar Bikin Bom dari Video, Polisi Telusuri Indikasi Terorisme

DIJINAKKAN: Brigpol Saidi Amri Ritonga mengenakan baju antipeledak saat berusaha menjinakkan rangkaian bom di depan KCP BRI, Jalan P Suryanata, Samarinda, kemarin (13/2). Foto lain, tersangka Agus Fitriana menjalani serangkaian pemeriksaan di Polresta Samarinda. Tampak indekos tersangka di Dusun Pulau Mas Desa Bhuana Jaya, Tenggarong Seberang, dipasang police line. (RESTU/KP)

PROKAL.CO, TERIK matahari tak terasa di ruangan berukuran sekitar 7x10 meter itu. Embusan air conditioner (AC) yang biasa sejuk berubah seketika. Agus Fitriana, pelaku perampokan di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jalan P Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, membuat gempar ratusan orang. Bukan karena tindakan kasarnya, aksinya seperti terorisme kelas profesional.

“Tolong, ada bom, Pak,” teriakan perempuan sambil lari tergesa-gesa berusaha menyelamatkan diri. Seketika itu, suasana tenang di teller bank berubah panik. Begitu pula Titah, karyawan bank yang bertugas melayani nasabah terburu-buru menghubungi keluarganya yang bekerja sebagai aparat penegak hukum.

“Uwa, cepat ke sini (BRI). Ada bom di kantor,” sebut perempuan dengan makeup tipis di wajahnya. Di ujung telepon, Iptu Hardi sebagai Kasubag Humas Polresta Samarinda adalah pria yang dihubungi Titah.

Di atas lantai keramik putih, seragam Bayu Andi Saputra, sekuriti bank sudah kusut karena bergelut. Sebanyak 11 nasabah yang berada di ruangan berusaha menyelamatkan diri, namun ada pula yang membantu mengamankan Agus.

Kesigapan petugas yang mendapat laporan warga perlu diapresiasi. Tak sampai 10 menit, anggota Polsekta Samarinda Ulu sudah tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Tangan terborgol, pria berbadan gempal dengan rambut lurus belah kiri itu dibawa ke Polsekta Samarinda Ulu.

Wajah lebam dan lecet di beberapa bagian badan, Agus tak bisa lagi melawan. Puluhan warga yang tersulut emosi karena ulahnya mendaratkan bogem mentah. Dari tas yang berisikan bom, pelaku kedapatan membawa pisau dapur, obeng, dan rompi seragam tempatnya bekerja.

Berhasil diamankan, petugas lantas memasang kursi plastik dan tali rafia menandakan ada bom di tengah jalan. Lalu lintas kawasan tersebut pun tak bisa dilintasi, baik dari arah Tenggarong menuju Samarinda Kota, maupun sebaliknya.

Aksi warga Dusun Pulau Mas, RT 006, Desa Bhuana Jaya, Tenggarong Seberang, Kukar, itu sangat nekat. Menjelang matahari tepat berada di atas kepala, Agus masuk ke bank tanpa mengabaikan pertanyaan Bayu yang kala itu berjaga sendirian.

“Saya seperti biasa, menanyakan maksud dan tujuan kepada setiap orang yang masuk ke bank,” jelas Bayu. Tak ada yang dicurigai, karena penampilan Agus layaknya seorang nasabah yang hendak menyetor atau mengambil uang.

“Saya pikir malah dia (pelaku) orang bisu, karena tidak menjawab dan mengeluarkan kertas,” timpal Bayu. Matanya lantas terbelalak kala melihat tulisan “saya minta uang Rp 50 juta, atau saya ledakkan bom ini”.

Jari tangan kanannya lantas menunjukkan tas selempang warna biru gelap berbahan kain. Naluri sebagai keamanan tergerak. Badan gempal Agus tak bisa melemahkan kekuatan Bayu. Mengenakan baju hem biru lengan panjang, Bayu berusaha mencakar sekuriti bank. Namun, usaha pria yang diketahui sebagai karyawan tambang PT PAMA di Site Separi, Kukar itu sia-sia.

Kegaduhan di gedung menambah senewen nasabah. Bom rakitan terlempar keluar ketika Bayu dan Agus bergelut. Karyawan bank lantas lari ke atas dan berteriak minta tolong.

Tak dinyana, delapan pipa berukuran sepanjang 15 sentimeter dibalut dengan lakban putih berlilitkan kabel merah, biru, dan hitam menambah kecemasan. Pemicunya pun diketahui menggunakan PCB (printed circuit board) powerbank yang disambung dengan baterai berukuran sedang. Sementara di bagian lain, kertas aluminium foil dibungkus berisikan pasir basah.

Kaltim Post menelusuri bagaimana pembuatan bom oleh Agus. Bak pelaku profesional, pria kelahiran Karawang, Jawa Barat, itu menyusun rangkaian bom dari sebuah video tutorial.

Berdurasi sekitar 3 menit, video yang diketahui dari sebuah film layar lebar Bollywood itu ditonton dari komputer di indekosnya. Sayang, polisi belum berani membeberkan keseluruhan terkait rakitan bom. Berdasarkan penelusuran, bom tersebut dirakit pelaku sejak 10 hari lalu. Nah, jika berhasil meledak, jaraknya ledaknya bisa sampai 25 meter.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Eriadi, menjelaskan, aksi Agus tergolong teror namun dengan keperluan untuk pribadi. “Pelaku dililit utang sekitar Rp 15 juta, dia mencoba mengancam pihak bank untuk mendapatkan uang Rp 50 juta,” ujar Eriadi.

Perwira berpangkat melati tiga itu menegaskan bakal menyelidiki kehidupan pelaku. Lanjut dia, bank sudah bekerja sama dengan baik dengan menempatkan anggota yang bertugas menjaga keamanan.

HOBI JUDI ONLINE

Setelah sukses membuat geger dengan ancaman bom pipa miliknya, sosok Agus Fitriana (29), warga Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, mendadak terkenal. Kaltim Post kembali menelusuri sosok pria yang bermukim di indekos dengan penuh daun di depan kamarnya. Agus merupakan seorang perantauan asal Jawa Barat. Selama beberapa tahun terakhir, dia bekerja di sebuah perusahaan tambang di Tenggarong Seberang.

Berdasarkan alamat kartu tanda penduduk (KTP) yang dimiliki, dia bermukim di RT 006, Dusun Pulau Mas, Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, rupanya tersangka sudah sekitar 1,5 tahun terakhir tak lagi tinggal di rumah tersebut.

Dia rupanya menyewa sebuah bangsal milik warga berinisial EF No 65, RT 001, Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, Agus selama ini bekerja di PT Tekindo Mitra Mandiri, tepatnya di Sub-Kontraktor PT PAMA sebagai operator unit. Berdasarkan keterangan seorang sumber, tersangka dikenal sebagai sosok yang tertutup, pendiam serta jarang bergaul dengan warga sekitar.

Dari sumber yang sama, tersangka juga kerap didatangi oleh sejumlah temannya serta pihak leasingsepeda motor lantaran tagihan bulanan yang menunggak.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 09:22
Kereta Api Kaltim yang Gagal

Tidak Dilirik, Kaltim Tak Rugi

SAMARINDA – Rencana pembangunan rel kereta api untuk penumpang dicoret dari daftar proyek strategis…

Jumat, 20 April 2018 09:20

Langsung Praktik Bahasa Jawa di Luar Kampus

Beasiswa Darmasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) banyak peminat. Program…

Kamis, 19 April 2018 11:00

YAKIN NIH..?? Sepur Asing Jalan Terus, Katanya Dibiayai Investor Rusia

SAMARINDA – Pencoretan pembangunan rel kereta api di Kaltim dari proyek strategis nasional (PSN)…

Kamis, 19 April 2018 09:03
Balikpapan, Kebakaran di Dekat Bandara

Labfor Turun, Olah TKP Lebih Sekali

BALIKPAPAN – Tiga hari berturut-turut kebakaran terjadi di Kaltim. Mulai pusat perdagangan di…

Kamis, 19 April 2018 08:54

Cuti Lebaran Ditambah Tiga Hari

JAKARTA – Revisi surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang cuti bersama dan libur nasional…

Kamis, 19 April 2018 08:53

NAH KENAPA NIH..?? Soal Lahan Supermal, Pemkot Tagih Ganti Rugi

BALIKPAPAN – Sekelompok orang terlihat sibuk memasang spanduk pasangan calon dalam Pemilihan Gubernur…

Kamis, 19 April 2018 08:48

Dua Kali Gagal Tes, Tidak Membuat Patah Semangat

Setelah Lebaran tahun lalu, menjadi momentum mengubah nasib perempuan bernama Cahyaning Permana Dewi.…

Rabu, 18 April 2018 09:05
Hindari si Jago Merah, Sembunyi di Drum, Tiga Rumah Terbakar, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

INNALILLAHI.....Enam Tewas Terjebak Kobaran Api

SAMARINDA – Kebakaran hebat melanda Samarinda, tepatnya di Jalan Merdeka II, RT 91, Kelurahan…

Rabu, 18 April 2018 08:59

FAKTA TRAGEDI Kebakaran di Merdeka 2

KEBAKARAN di Jalan Merdeka 2 RT 91, Kelurahan Sungai Pinang, Samarinda yang menewaskan enam orang itu…

Rabu, 18 April 2018 08:54

Tantang Mahasiswa Jadi Inovator dan Entrepreneur

PERTAMINA mulai kembali menyentuh dunia pendidikan. Kali ini mendorong kreativitas pelajar di Kalimantan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .