MANAGED BY:
SENIN
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 14 Februari 2017 12:00
WOW, ADA APA INI..? Gubernur Kritik Pemkab Kukar

Bahas Pencaplokan Lahan, Tak Satu Pun Pejabat Hadir

Awang Faroek Ishak

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengkritik penanganan konflik lahan antara petani di Kutai Kartanegara (Kukar) dengan PT Perkebunan Kaltim Utama (PKU). Gubernur mendesak Bupati Kukar Rita Widyasari segera menyelesaikan persoalan tersebut. Diketahui, PT PKU dituding mencaplok lahan warga Sungai Nangka, di Kecamatan Muara Jawa, Kukar.

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mengatakan, PT PKU harus merelokasi warga ke daerah baru. Di tempat baru ini, dia meminta tidak ada kegiatan tambang, kemudian warga diberi kebun dan plasma gratis. Jika persoalan masih buntu, dia pun merestui jika dugaan pencaplokan lahan bergulir ke meja hijau.

Meski demikian, Awang menegaskan, perusahaan milik Menko Maritim Luhut Panjaitan itu memiliki izin resmi dan sudah CnC. Jadi, dia menyarankan, konflik diselesaikan diluar pengadilan terlebih dahulu. “Saya upayakan pengacara negara dari Kejati Kaltim. PT PKU itu beli kebun dari orang lain. Jadi bukan mereka yang buka lahan,” jelasnya.

Dia menyesalkan minimnya perhatian Pemkab Kukar terhadap masalah petani di Sungai Nangka. Dalam pertemuan di Kegubernuran kemarin (13/2), dia telah mengundang Rita Widyasari untuk mencari jalan keluar. Tapi, jangankan bupati yang datang, camat pun tak ada. Yang ada hanya petani, Jatam dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Gubernur makin kecewa, ketika camat di lahan yang bersengketa telah diganti. “Tidak masuk akal desa yang sah secara hukum hilang jadi pertambangan. Kalau dikembalikan jadi desa saya yang paling pertama setuju,” kritik Awang sembari menegakkan telunjuk lalu disambut sorak riuh peserta rapat.

Di tempat yang sama, Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang mengatakan, PT PKU telah merampas lahan petani di Sungai Nangka. Kini PT PKU bisa beraktivitas, sementara petani merana. Dia meminta agar ada status quo. Bila petani tak bisa beraktivitas di lahan sengketa itu, maka PT PKU juga harus stop beroperasi.

 “Kami minta gubernur bersama kantor pertanahan untuk memverifikasi ulang lahan yang dirampas Toba Group (kelompok usaha yang menaungi PT PKU),” ucapnya. Warga Sungai Nangka, Akmal yang dihadirkan dalam pertemuan itu mengatakan, sejak PT PKU beroperasi pada 2004, tak pernah ada sosialisasi sedikit pun ke petani setempat.

Perusahaan tersebut, kata dia, mulai sosialisasi ketika sawit telah berbuah. Kemudian, petani dipaksa untuk mau bagi hasil menjadi 20 banding 80. “Itu akal-akalan yang tak sebanding,” ungkapnya. Warga yang protes, lanjut dia, mendapat intimidasi dari perusahaan. Dia pun heran, warga memiliki lahan dengan status sertifikat hak milik (SHM), sementara perusahaan juga punya legalitas yang sama di lahan tersebut.

“Kami menduga ini cacat hukum. Petani yang mencari keadilan diancam penjara. Sampai sekarang masih jadi tahanan Mapolres Tenggarong,” bebernya. (*/hdd/riz)


BACA JUGA

Senin, 27 Februari 2017 10:10

Dewan Nasional Dukung KEK MBTK

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sangat serius membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)…

Senin, 27 Februari 2017 10:09

2.460 Peserta Ikuti Gowes Anniversary Kelima

SAMARINDA - Sedikitnya 2.460 peserta mengikuti gowes anniversary ke-5 berdirinya komunitas Wana Bike…

Senin, 27 Februari 2017 10:06

Optimalkan Serapan Anggaran APBD Kaltim 2017

SAMARINDA - WakilKetua Komisi III DPRD Kaltim Agus Suwandy berharap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah…

Senin, 27 Februari 2017 10:00

Tiga Penjabat Dilantik

UJOH BILANG - Penjabat (Pj) Petinggi tiga kampung di Kecamatan Laham, Mahakam Ulu (Mahulu) dilantik…

Senin, 27 Februari 2017 09:03

RTRW Samarinda Cuma Pajangan, Nih Buktinya..!!

SAMARINDA – Realita pembangunan di Kota Tepian tak berjalan serupa rancangan tata ruang wilayah…

Senin, 27 Februari 2017 08:57

HAIISSS..!! Penataan Kota Samarinda Tak Sesuai Perencanaan

PENATAAN wajah Kota Tepian tak berjalan serupa perencanaan. Meski, penataan itu telah dibakukan menjadi…

Senin, 27 Februari 2017 08:53

CATAT..!! Riset Unmul Terbaik di Kalimantan

SAMARINDA – Publikasi penelitian bertaraf internasional Universitas Mulawarman (Unmul) dinyatakan…

Senin, 27 Februari 2017 08:40

Mengantre 28 Tahun untuk Naik Haji

SAMARINDA – Seulas senyum terlihat di wajah Marzuki. Setelah enam tahun menanti, tanah miliknya…

Senin, 27 Februari 2017 08:38

2.600 Peserta Lebihi Ekspektasi Panitia

RAUT lelah dan puas terpancar di wajah para goweser Minggu (26/2) pagi. Mereka baru saja menuntaskan…

Senin, 27 Februari 2017 08:36

Empat Pengedar Narkoba Diringkus, Polisi Kantongi Nama Radar Lain

SAMARINDA – Empat bandar berhasil diringkus dalam penggerebekan oleh kepolisian di kawasan Pasar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .