MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 13 Februari 2017 12:32
YES..!! Tanpa APBN, BSB Bisa Beroperasi

PROKAL.CO, SELAIN menyoroti proyek tol, DPD RI juga mengunjungi pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) kemarin (12/2). Proyek strategis di Benua Etam itu sedikit tersendat lantaran masalah keuangan. Anggota DPD asal Kaltim Aji Muhammad Mirza Wardana mengatakan, pembangunan proyek strategis di Kaltim mestinya bisa selesai sejak lama. Dia ingin mendorong semua pembangunan itu selesai dan segera bermanfaat bagi masyarakat. “Sebab, ini untuk keperluan masyarakat luas,” tegas dia.

Selain tol, Aji juga sudah menerima data progres dan kendala proyek BSB. Berdasarkan hal tersebut, ada bahan untuk mendorong proyek ini ke pemerintah pusat. Sebab, tanpa data tersebut dia tak bisa berbuat banyak di pusat.

Mirza mengatakan, anggaran pembangunan BSB selama ini ditanggung APBD Kaltim. Dia kagum terhadap Pemprov Kaltim. Bahwa hanya di Benua Etam yang membangun bandara dengan duit sendiri. Begitu pula dengan proyek jalan tol. “Kami ingin duit tambahan yang ditumpukan pada APBN bisa kami dorong. Kami yakin masih ada cara lain,” ujar dia.

Harapan itu, kata dia, bisa datang dari APBN Perubahan 2017 atau dari dana alokasi khusus (DAK). Langkah pertama mendorong di APBN murni, karena menurut dia belum ketuk palu sekitar awal Maret finalnya. “Masih bisa kami upayakan melalui DPR RI. Harapannya di APBN 2017 sudah bisa masuk,” ujar dia.

Sejumlah anggota DPD RI dari berbagai daerah menggelar kunjungan ke Kaltim untuk meninjau proyek. Setelah meninjau proyek jalan tol di Balikpapan dan BSB, dijadwalkan hari ini (13/2) rombongan meninjau aktivitas tambang batu bara di provinsi ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Salman Lumoindong mengatakan, dengan kondisi satu taxi way saja, sudah memungkinkan BSB beroperasi. Meski saat ini, untuk merampungkan BSB masih kekurangan anggaran Rp 475 miliar. Namun, dia menegaskan, tanpa duit itu, bandara sudah bisa beraktivitas sesuai rencana.

Kata Salman, taxi way, avron, dan exit way sudah ada. Pagar pengaman tinggal tender. Sekitar 4 kilometer dari 12 kilometer keperluan pagar pengaman itu dipasang di titik rawan. Anggarannya dari APBD Kaltim sebanyak Rp 5 miliar.

Dikatakan Salman, para pekerja saat ini masih berfokus pada penyelesaian runway yang berada di lahan bekas rawa sepanjang 200 meter. Adapun saat ini total panjang landasan pacu BSB yang sudah diaspal 1.200 meter.

Dia menyebut, masih ada lahan yang masih dilakukan preloading sebanyak 600 meter. “Target 2018 awal sudah bisa operasional. Sementara target fisik rampung pada 2017,” tegas dia. Sebelumnya, Kepala UPBU Temindung Samarinda Usdek Luthermand mengatakan, untuk memenuhi keperluan total kekurangan sebanyak Rp 475 miliar mesti bertahap hingga 2019. “Cuma masalah waktu saja,” paparnya.

Lantas, apa sudah bisa beroperasi bila pekerjaan yang didanai APBD Kaltim selesai akhir tahun ini? Pria berkacamata itu menerangkan, untuk memindahkan aktivitas dari Bandara Temindung ke BSB sudah bisa tahun ini. Artinya, masih pesawat ATR 42 seri 400 yang melayani penerbangan, sama seperti saat beroperasi di Temindung.

Untuk rute pun hanya melayani kabupaten/kota di Benua Etam. Sebab, untuk membuka rute baru mesti menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “Yang penting rute di Temindung dulu dipindahkan ke BSB,” ucap Usdek.

Sementara itu, untuk operasi penuh dan bisa didarati pesawat jenis Boeing 700-ER, ditargetkan akhir 2017 atau awal 2018. Sebelumnya rencana operasional penuh pada 2016. “Presiden bisa meresmikan. Pesawat kepresidenan sudah bisa mendarat di panjang runway (landasan pacu) 2.250 meter dan lebar 45 meter,” terang dia. (*/hdd/rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 13:01

809 Izin Usaha Pertambangan Distop, Baru 6 SK Terbit

SAMARINDA – Janji mengakhiri 809 izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim belum sepenuhnya dilakukan…

Jumat, 21 Juli 2017 13:00

100 Hari Penyerangan, Begini Kondisi Terakhir Novel Baswedan

KASUS penyerangan Novel Baswedan genap masuk hari ke-100, kemarin (20/7). Namun, sampai sekarang, kepolisian…

Jumat, 21 Juli 2017 13:00

Ini Alasan PLN Tak Sanggup Beri Setrum Sloklai

BALIKPAPAN – Perhatian terhadap Kampung Sloklai Lamaru yang 23 tahun tanpa aspal jalan dan listrik…

Jumat, 21 Juli 2017 12:56

NESTAPA..!! Kebakaran Bikin Duit untuk Kurban Ikut Hangus

LISTRIK tiba-tiba padam. Warga berhamburan berlari keluar rumah. “Kebakaran,” suara teriakan.…

Jumat, 21 Juli 2017 09:41

Foto Editan untuk Provokasi

PEMBUAT hoax yang satu ini mungkin punya nyali setara Mad Dog. Bagaimana tidak, dia berani membuat dan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:35
Bertandang ke Desa Bengkala, Kampungnya Warga Bisu-Tuli

Kembangkan Bahasa Sendiri, Bikin Penasaran Peneliti

Pulau Bali tidak hanya menyimpan panorama nan indah dan budaya yang kental. Salah satu desa di Kabupaten…

Jumat, 21 Juli 2017 09:28

Demi Bayi Laki-Laki, Aborsi Empat Kali

HABIS manis sepah dibuang. Seperti itulah nasib Yueyue. Perempuan asal Shengang, kota Wuhu, Provinsi…

Kamis, 20 Juli 2017 10:26
Bertandang ke Sloklai, 23 Tahun Tak Mengenal Aspal dan Listrik

Terisolasi di Kota yang Paling Dicintai

Sloklai, sebuah kampung di timur Balikpapan yang seakan tak merasakan remah dari kemajuan kota. JARAK…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Tak Merasa Ada Bantuan dari Pemkot

TAK hanya akses jalan yang babak belur dan belum pernah mengenal aspal yang jadi tantangan warga Sloklai.…

Kamis, 20 Juli 2017 10:16
Vaksin Terbukti Bisa Mengeliminasi Beberapa Penyakit

Guyur Rp 740 M demi Cegah Komplikasi dan Kecacatan

JAKARTA – Sejak awal tahun ini, Kementerian Kesehatan telah mengumumkan adanya tiga tambahan vaksin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .