MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 13 Februari 2017 12:00
KERAS..!! Kader Membelot, Golkar Siapkan Sanksi
Rita W

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Setelah dikukuhkan menjadi bakal calon gubernur (bacagub) Kaltim dari Partai Golkar, Rita Widyasari bergerak cepat. Komunikasi lintas-partai mulai diintensifkan. Tanpa berkoalisi dengan partai politik lain pun, sedianya Golkar bisa mengusung sendiri pasangan calon (paslon) calon gubernur dan wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. Modal 13 kursi di DPRD Kaltim telah cukup untuk itu. Ini mengingat syarat minimal pengusungan paslon sebesar 20 persen dari total jumlah kursi di parlemen sebanyak 55. Artinya, persentase itu setara 11 kursi.

“Sangat mungkin berkoalisi. Walaupun cukup (jumlah kursi), tidak perlu berkawan dengan yang lain, bukan berarti meninggalkan partai lain,” terang Rita didampingi seluruh ketua DPD Golkar kabupaten/kota di Hotel Bumi Segah, Jumat (10/2).

Saat pencalonan dirinya kala Pemilihan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) 2015, walaupun memilih jalur independen, juga didukung parpol. Meski bukan sebagai pengusung, namun, dia sadar, partai memiliki basis suara yang jelas dan bisa mendongkrak perolehan suara. Minimal, lanjut dia, dari para pengurusnya. “Bergandengan dengan partai lain sangat dibutuhkan. Tapi, bukan suatu keharusan,” paparnya.

Dalam pencalonan, partai hanya menjadi perahu. Tapi, tidak bisa totalitas seluruh suaranya ditujukan untuk mendukung calon tertentu. Sementara itu, dalam hajatan pemilihan kepala daerah, figur atau ketokohan menjadi penilaian utama. “Tetap kami mempertimbangkan untuk mengajak partai lain bergabung,” imbuhnya.

Dia menuturkan, ada beberapa partai yang sudah berkomunikasi dengan tim. Misalnya, PAN dan Gerindra. Namun, belum dalam pembicaraan yang formal. “Yang belum PDI Perjuangan. Ada juga yang mau bertemu, tapi belum ketemu jadwalnya dengan saya, yaitu PKS,” tuturnya.

Dalam survei pribadi yang dilaksanakan Rita dengan menggandeng Pusat Studi Demokrasi dan HAM, dari 14 nama yang dianggap tokoh, dia unggul dengan 55 persen. Menguntit di posisi dua, yakni Syaharie Jaang dengan 16 persen. Adapun survei itu untuk melihat ketokohan figur yang dikenal masyarakat sebagai bacagub Kaltim.

Di samping itu, melihat tingkat keterpilihan bila saat survei dilaksanakan merupakan hari pencoblosan. “Saya beberapa kali bertemu Pak Jaang dalam suatu acara. Beliau katanya siap jadi wakil saya,” ungkapnya.

Lebih mengutamakan dari internal atau eksternal untuk calon wakil? Terang dia, peluangnya sama. Namun, kembali lagi, semua bergantung hasil survei. Untuk internal, diungkapkannya hanya berkisar 5 persen. “Tentunya yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi dan hasil assessment,” ucap bupati Kukar dua periode itu.

Golkar Kaltim menyimpan sederet nama kader potensial sebagai bacagub dan bakal calon wakil gubernur. Di antaranya, Andi Sofyan Hasdam dan Makmur HAPK. Bukan tak menutup kemungkinan, ada kader Golkar yang dipinang partai lain. Namun, kata Rita, dalam aturan partai hal tersebut tak diperkenankan.

Sebab, ketika partai sudah mengeluarkan keputusan, seluruh kader harus tunduk terhadap itu. Dalam hal ini, mesti totalitas memenangkan paslon gubernur dan wagub yang diusung. “Kalau ada yang membandel, pasti ada mekanisme partai yang berlaku. Bisa sanksi yang berujung pemecatan,” terang dia.

Di Gorontalo, istri politikus Golkar Fadel Muhammad, Hana Hasanah, maju menjadi calon gubernur bukan melalui perahu partai beringin. Sementara itu, partai yang menaungi suami Hana mengusung cagub lain, Rusli Habibie. “Memengaruhi posisi suaminya,” ucap dia.

Diketahui, karena mendukung istrinya, Fadel dicopot dari posisi sekretaris Dewan Pembina Golkar. Di samping itu, terjadi dirotasi dari kursi pimpinan komisi di DPR RI. Bila tetap berkampanye untuk istrinya, Fadel terancam diberhentikan sebagai anggota partai.

Senada, ketua harian DPD Golkar Kaltim Makmur HAPK menambahkan, seluruh kader mesti solid mendukung paslon yang sudah ditetapkan partai. Kecuali, nantinya dewan pimpinan pusat mengeluarkan diskresi yang memperkenankan hal tersebut. “Sepanjang itu tidak ada, semua harus patuh,” kata Makmur. (ril/rom/k8)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:56

Golkar Kaltim Masih Menimbang

SAMARINDA – Rumor Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) DPP Golkar setelah penahanan sang…

Rabu, 22 November 2017 09:47

Merpati Pengantar Narkoba

BERABAD-abad silam, hingga 1940-an, merpati merupakan hewan paling berjasa dalam jalur komunikasi warga.…

Selasa, 21 November 2017 09:28

Banjir Harapan dari Penanganan Banjir

Tujuh belas proyek penanganan banjir dikerjakan dalam waktu hampir bersamaan. Akibatnya, warga menghadapi…

Selasa, 21 November 2017 09:24

Menumpuk karena Anggaran Lambat

BERBAGAI cara diambil pemerintah untuk menangani banjir. Tiga belas proyek pembangunan drainase disiapkan…

Selasa, 21 November 2017 09:23

Polisi Tunggu Petunjuk Ahli

TENGGARONG – Insiden tenggelamnya operator ekskavator di lubang galian tambang di konsesi PT Mega…

Selasa, 21 November 2017 09:20

Belum Banyak Dermaga, Suatu Saat Bisa Berbelanja di Sogo

Samarinda punya bengawan yang sangat menawan. Potensi besar menyedot wisatawan di perairan Sungai Mahakam.  …

Selasa, 21 November 2017 09:17

Suami Terlalu Perkasa, Istri Menyerah

BANGUN pagi seperti menjadi kebiasaan yang sulit bagi Bedu–nama samaran. Sementara Karin–juga…

Senin, 20 November 2017 09:12

Operator Tenggelam di Lubang Tambang

TENGGARONG – Kecelakaan kerja lagi-lagi terjadi di area pertambangan batu bara di Kutai Kartanegara…

Senin, 20 November 2017 09:08

Buka Rute Bergantung Daya Tarik Kota

SAMARINDA – Pengembangan rute internasional di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan…

Senin, 20 November 2017 09:07

Gagal Melobi Jokowi

PENAHANAN yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi akhir “pelarian” Ketua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .