MANAGED BY:
SENIN
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 13 Februari 2017 12:00
KERAS..!! Kader Membelot, Golkar Siapkan Sanksi
Rita W

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Setelah dikukuhkan menjadi bakal calon gubernur (bacagub) Kaltim dari Partai Golkar, Rita Widyasari bergerak cepat. Komunikasi lintas-partai mulai diintensifkan. Tanpa berkoalisi dengan partai politik lain pun, sedianya Golkar bisa mengusung sendiri pasangan calon (paslon) calon gubernur dan wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. Modal 13 kursi di DPRD Kaltim telah cukup untuk itu. Ini mengingat syarat minimal pengusungan paslon sebesar 20 persen dari total jumlah kursi di parlemen sebanyak 55. Artinya, persentase itu setara 11 kursi.

“Sangat mungkin berkoalisi. Walaupun cukup (jumlah kursi), tidak perlu berkawan dengan yang lain, bukan berarti meninggalkan partai lain,” terang Rita didampingi seluruh ketua DPD Golkar kabupaten/kota di Hotel Bumi Segah, Jumat (10/2).

Saat pencalonan dirinya kala Pemilihan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) 2015, walaupun memilih jalur independen, juga didukung parpol. Meski bukan sebagai pengusung, namun, dia sadar, partai memiliki basis suara yang jelas dan bisa mendongkrak perolehan suara. Minimal, lanjut dia, dari para pengurusnya. “Bergandengan dengan partai lain sangat dibutuhkan. Tapi, bukan suatu keharusan,” paparnya.

Dalam pencalonan, partai hanya menjadi perahu. Tapi, tidak bisa totalitas seluruh suaranya ditujukan untuk mendukung calon tertentu. Sementara itu, dalam hajatan pemilihan kepala daerah, figur atau ketokohan menjadi penilaian utama. “Tetap kami mempertimbangkan untuk mengajak partai lain bergabung,” imbuhnya.

Dia menuturkan, ada beberapa partai yang sudah berkomunikasi dengan tim. Misalnya, PAN dan Gerindra. Namun, belum dalam pembicaraan yang formal. “Yang belum PDI Perjuangan. Ada juga yang mau bertemu, tapi belum ketemu jadwalnya dengan saya, yaitu PKS,” tuturnya.

Dalam survei pribadi yang dilaksanakan Rita dengan menggandeng Pusat Studi Demokrasi dan HAM, dari 14 nama yang dianggap tokoh, dia unggul dengan 55 persen. Menguntit di posisi dua, yakni Syaharie Jaang dengan 16 persen. Adapun survei itu untuk melihat ketokohan figur yang dikenal masyarakat sebagai bacagub Kaltim.

Di samping itu, melihat tingkat keterpilihan bila saat survei dilaksanakan merupakan hari pencoblosan. “Saya beberapa kali bertemu Pak Jaang dalam suatu acara. Beliau katanya siap jadi wakil saya,” ungkapnya.

Lebih mengutamakan dari internal atau eksternal untuk calon wakil? Terang dia, peluangnya sama. Namun, kembali lagi, semua bergantung hasil survei. Untuk internal, diungkapkannya hanya berkisar 5 persen. “Tentunya yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi dan hasil assessment,” ucap bupati Kukar dua periode itu.

Golkar Kaltim menyimpan sederet nama kader potensial sebagai bacagub dan bakal calon wakil gubernur. Di antaranya, Andi Sofyan Hasdam dan Makmur HAPK. Bukan tak menutup kemungkinan, ada kader Golkar yang dipinang partai lain. Namun, kata Rita, dalam aturan partai hal tersebut tak diperkenankan.

Sebab, ketika partai sudah mengeluarkan keputusan, seluruh kader harus tunduk terhadap itu. Dalam hal ini, mesti totalitas memenangkan paslon gubernur dan wagub yang diusung. “Kalau ada yang membandel, pasti ada mekanisme partai yang berlaku. Bisa sanksi yang berujung pemecatan,” terang dia.

Di Gorontalo, istri politikus Golkar Fadel Muhammad, Hana Hasanah, maju menjadi calon gubernur bukan melalui perahu partai beringin. Sementara itu, partai yang menaungi suami Hana mengusung cagub lain, Rusli Habibie. “Memengaruhi posisi suaminya,” ucap dia.

Diketahui, karena mendukung istrinya, Fadel dicopot dari posisi sekretaris Dewan Pembina Golkar. Di samping itu, terjadi dirotasi dari kursi pimpinan komisi di DPR RI. Bila tetap berkampanye untuk istrinya, Fadel terancam diberhentikan sebagai anggota partai.

Senada, ketua harian DPD Golkar Kaltim Makmur HAPK menambahkan, seluruh kader mesti solid mendukung paslon yang sudah ditetapkan partai. Kecuali, nantinya dewan pimpinan pusat mengeluarkan diskresi yang memperkenankan hal tersebut. “Sepanjang itu tidak ada, semua harus patuh,” kata Makmur. (ril/rom/k8)


BACA JUGA

Senin, 27 Februari 2017 12:56

NGERI..!! Pedofilia Beraksi, Diduga Ratusan Anak Jadi Korban

SAMARINDA – Kasus kekerasan pada anak di Samarinda cukup mengkhawatirkan. Bahkan, pelakunya semakin…

Senin, 27 Februari 2017 12:45
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

MENGEJUTKAN..!! Ternyata Juragan Angkot Itu Dihabisi Anak Sendiri

BALIKPAPAN – Pembunuhan Mulyadi, Putera Susilo, dan Lasiyem hingga kemarin (26/2) masih menyisakan…

Senin, 27 Februari 2017 12:12

Biaya Logistik Ditekan, Barang Jadi Murah

PROGRAM tol laut yang digagas Presiden Jokowi diyakini sejumlah pihak bakal mengurangi beban logistik.…

Senin, 27 Februari 2017 12:00

Inflasi Februari Lebih Rendah

JAKARTA – Inflasi awal tahun ini cukup tinggi, yakni di angka 0,97 persen. Besaran inflasi tersebut…

Senin, 27 Februari 2017 11:53
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

Dua Tersangka Ternyata Penjual Salome, Disumpahi Pemilik Kontrakan

DARI penelusuran Kaltim Post di rumah tersangka Fendy dan Adda, dari pemeriksaan awal kepolisian, keduanya…

Senin, 27 Februari 2017 11:48
Pembunuhan Juragan Angkot di Balikpapan

Ada Satu Lagi Keluarga Diduga Terlibat

Selain Bambang Hermato, polisi menyatakan ada pelaku lain yang juga masih memiliki hubungan dengan korban…

Senin, 27 Februari 2017 10:28

HAYUUU..!! Reklamasi Tambang Diabaikan, Dewan Bawa ke KPK

SAMARINDA – Kasus korban tewas di lubang bekas tambang di Kaltim belum juga tuntas ditangani kepolisian.…

Senin, 27 Februari 2017 10:17

Kaltara Jadi Koordinator Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie berharap, sumber daya alam (SDA) di Kalimantan bisa…

Minggu, 26 Februari 2017 10:19

Pelanggaran Nyata, Berakhir Hampa

  SAMARINDA – Penanganan kasus korban tewas di lubang bekas tambang menanti hasil akhir.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:18

Jokowi Jemput Raja Salman

JAKARTA – Pemerintah Indonesia betul-betul sibuk menyiapkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .