MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 12 Februari 2017 08:34
Bukan Hanya Tampilan, tapi Ramah Lingkungan

Penggunaan CC di Knalpot

LEBIH BAIK: Menggunakan CC dapat mereduksi kandungan berbahaya yang dikeluarkan oleh knalpot kendaraan Anda.

PROKAL.CO, HENDAK tampil gaya dengan knalpot custom namun ramah lingkungan? Tentu saja bisa Anda lakukan, namun dengan bantuan peranti ini, catayltic converter (CC). Ya, alat tersebut jadi bagian penting setiap kendaraan bermotor. Tak hanya membuat emisi gas rendah, CC juga dapat melindungi lingkungan dari gas karbon monoksida yang berbahaya. “Sayangnya, kebanyakan orang hanya mementingkan tampilan dan suara garang daripada keamanan dan fungsi yang sesuai kebutuhan,” tutur Panca Lim pemilik Mahkota Jaya Variasi, Jalan Sutomo, Samarinda.

CC terletak di saluran knalpot yang terbuat dari stainless steel yang tahan karat di bagian luar, sedang bagian dalamnya terdapat katalis yang terbuat dari logam mulia seperti platinum. Perkakas itu terletak di antara muffler dengan header atau di belakang exhaust manifold. Mekanisme kerja CC adalah menstimulasi reaksi kimia gas buang berbahaya seperti karbon monoksida, nitrogen monoksida, serta hidrokarbon menjadi senyawa yang tidak berbahaya bagi lingkungan. “Jadi jangan sepelekan CC bagi knalpot custom,” tegasnya. Sayangnya, penggunaan CC tak menjamin gas buang yang dikeluarkan bersih. “Tapi CC berperan mereduksi,” tambah pria yang akrab disapa Asiong tersebut.

Ironisnya, tak sedikit pengemudi yang tidak memahami fungsi CC. Sehingga saat mobil mulai tersendat kala dipacu dengan kecepatan tinggi dan sulit berakselerasi, peranti tersebut justru dianggap sebagai sumber masalah, lantaran jadi penyumbat gas buang yang keluar dari knalpot. “Jika demikian, kesalahan bukan diakibatkan CC, melainkan bahan bakar minyak yang Anda gunakan,” tuturnya.

CC menyaring kandungan timbal pada bensin. Kandungan timbal cukup tinggi dalam bahan bakar premium, sehingga saat proses pembakaran dapat sebabkan sumbatan pori-pori CC. Akhirnya, alat tersebut akan rusak dan akibatkan penurunan performa mesin. Disarankan untuk memakai bahan bakar pertamax yang bebas timbal.

“Hanya memang berat dalam segi harga, cukup mahal. Bisa sampai tujuh juta rupiah per unit,” sambung Panca.

Tetapi seiring majunya teknologi, CC tak lagi jadi benda yang sukar didapat. Beberapa merek kendaraan yang dipasarkan di Indonesia telah ramah lingkungan, dengan kata lain CC telah terpasang di knalpot. (*/day/*/ypl/k9)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 13:00

Keajaiban Menutup Kekurangan

 Tampan dan baik tidak berdasarkan wajah, melainkan cinta dan semangat kuat yang terlahir dari…

Minggu, 10 Desember 2017 12:58

Ungkap Kekuatan Rey

TRAILER  seri kedelapan Star Wars telah ditonton 40 juta kali terhitung sejak pertama kali diunggah…

Minggu, 10 Desember 2017 12:56

Teka-teki Petaka Kereta

SINEMA Murder on the Orient Express telah menghabiskan lebih dari 80 tahun sebagai novel…

Minggu, 10 Desember 2017 12:55

Coco Masih Berkuasa

CERITA Miguel dari alam kematian memang kocak, buktinya dalam waktu dua pekan Coco sudah kumpulkan Rp…

Minggu, 10 Desember 2017 12:50

Lebih Garang tanpa Konde

MENJELANG tutup tahun, Toyota keluarkan roda empat anyar. Generasi kedua dari Rush hadir dengan besutan…

Minggu, 10 Desember 2017 12:48
Ketahui Cara Kerja Mobil 4WD

Unggul di Medan Ekstrem, Payah Kala Licin

MENJADI andalan melaju di medan ekstrem dan berkapasitas besar membuat mobil four wheel drive atau sering…

Minggu, 10 Desember 2017 12:46

Jika Patah bisa Fatal

    HDFORUMS TAK BERTENAGA: Salah satu akibat rusaknya ruang piston adalah mesin yang tidak…

Minggu, 10 Desember 2017 12:45

Wajib Ganti Oli setelah Libur

SEBELUM pergi berlibur atau bekerja di luar kota, Anda memastikan bahwa kendaraan ditinggal dalam kondisi…

Minggu, 10 Desember 2017 12:44

Kiat Menjaga Kebersihan Rantai

USIA rantai motor bergantung pemakaian dan jam terbang si roda dua. Paling utama yakni pada perawatan,…

Minggu, 10 Desember 2017 12:29

Penuh Kejutan, Bikin Penasaran

Anda pernah memelihara atau membudidayakan ikan louhan? Ikan hias air tawar tersebut awalnya hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .