MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 12 Februari 2017 08:34
Bukan Hanya Tampilan, tapi Ramah Lingkungan

Penggunaan CC di Knalpot

LEBIH BAIK: Menggunakan CC dapat mereduksi kandungan berbahaya yang dikeluarkan oleh knalpot kendaraan Anda.

PROKAL.CO, HENDAK tampil gaya dengan knalpot custom namun ramah lingkungan? Tentu saja bisa Anda lakukan, namun dengan bantuan peranti ini, catayltic converter (CC). Ya, alat tersebut jadi bagian penting setiap kendaraan bermotor. Tak hanya membuat emisi gas rendah, CC juga dapat melindungi lingkungan dari gas karbon monoksida yang berbahaya. “Sayangnya, kebanyakan orang hanya mementingkan tampilan dan suara garang daripada keamanan dan fungsi yang sesuai kebutuhan,” tutur Panca Lim pemilik Mahkota Jaya Variasi, Jalan Sutomo, Samarinda.

CC terletak di saluran knalpot yang terbuat dari stainless steel yang tahan karat di bagian luar, sedang bagian dalamnya terdapat katalis yang terbuat dari logam mulia seperti platinum. Perkakas itu terletak di antara muffler dengan header atau di belakang exhaust manifold. Mekanisme kerja CC adalah menstimulasi reaksi kimia gas buang berbahaya seperti karbon monoksida, nitrogen monoksida, serta hidrokarbon menjadi senyawa yang tidak berbahaya bagi lingkungan. “Jadi jangan sepelekan CC bagi knalpot custom,” tegasnya. Sayangnya, penggunaan CC tak menjamin gas buang yang dikeluarkan bersih. “Tapi CC berperan mereduksi,” tambah pria yang akrab disapa Asiong tersebut.

Ironisnya, tak sedikit pengemudi yang tidak memahami fungsi CC. Sehingga saat mobil mulai tersendat kala dipacu dengan kecepatan tinggi dan sulit berakselerasi, peranti tersebut justru dianggap sebagai sumber masalah, lantaran jadi penyumbat gas buang yang keluar dari knalpot. “Jika demikian, kesalahan bukan diakibatkan CC, melainkan bahan bakar minyak yang Anda gunakan,” tuturnya.

CC menyaring kandungan timbal pada bensin. Kandungan timbal cukup tinggi dalam bahan bakar premium, sehingga saat proses pembakaran dapat sebabkan sumbatan pori-pori CC. Akhirnya, alat tersebut akan rusak dan akibatkan penurunan performa mesin. Disarankan untuk memakai bahan bakar pertamax yang bebas timbal.

“Hanya memang berat dalam segi harga, cukup mahal. Bisa sampai tujuh juta rupiah per unit,” sambung Panca.

Tetapi seiring majunya teknologi, CC tak lagi jadi benda yang sukar didapat. Beberapa merek kendaraan yang dipasarkan di Indonesia telah ramah lingkungan, dengan kata lain CC telah terpasang di knalpot. (*/day/*/ypl/k9)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:20

Langsung Candu saat Bertemu

MASA tempuh kuliahnya baru menginjak semester tiga kala itu. Ariza Oktovialdi atau biasa dipanggil Aldi…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:19

Lebih Tinggi dari Emas

HOTtoys merupakan perusahaan pembuat mainan asal Hong Kong. Action figure yang dihasilkan bukan sekadar…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:17

Warisan untuk Anak

ISTRI Ariza Oktovialdi atau Aldi sempat meminta agar hot toys koleksinya tersebut dibuang saja. “Ya…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:15

Olah Vokal, Tubuh, dan Rasa

MESKIPUN terasa sulit, setiap keterampilan tentu dapat dipelajari. Hukumnya, semakin sering dilatih,…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:11

Haus Berkarya, Lahirkan Prestasi

Ferry Bhatthara, Ade Jinho, Ardi Ajahya, Fahri Mahayupa, dan Irfan Romeo, merasa keresahannya sulit…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:05

Dari Diskusi Menuju Panggung Pentas

BELASAN orang berpadu dalam satu panggung bukan perkara mudah. Terlebih panggung seni teater dikenal…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:03

Lebih Rapi dan Anti-ribet

TERKADANG pria geleng kepala saat pujaan hati sibuk mencari barang dalam tas. Dalam hati tersirat heran…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:01

Cegah dengan Olahraga

BERWARNA putih kekuningan bak jerawat matang, namun berada di dalam kulit dan tidak bisa dikeluarkan…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:55

Anti-sikap Malas

TUBUH tegap, bugar, dan penuh wibawa tentu jadi harapan pria. Salah satu profesi yang nyaris seluruh…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:54

Mental Baja Penjaga Negara

PEMBANTU Letnan Dua (Pelda) Sukadir yang kini menjabat sebagai bintara tinggi jasmani, semula nyaris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .